XL Siapkan Duit Triliunan Buat Bangun Jaringan




(Ist)


Jakarta - Operator seluler XL Axiata masih akan terus memperkuat infrastruktur jaringannya, khususnya untuk 3G dan membangun ekosistem digital services. Alokasi biaya yang dianggarkan untuk belanja modal (capex) tahun 2013 ini berkisar Rp 8 triliun hingga Rp 9 triliun.

"Mayoritas capex tahun ini untuk support data services. 60% untuk bangun BTS baru 10 ribu unit. Sekarang kami sudah punya 39.452 BTS dan yang sudah 3G ada 13.142 unit," papar Turina Farouk, Vice President Corporate Communication XL di Oakwood Mega Kuningan, Jakarta, Senin (4/2/2013).


Dari sisi pendapatan data XL pada 2012 lalu jumlahnya mencapai Rp 3,718 triliun, naik 32% dari 2011. Kontribusinya untuk total pendapatan XL sekitar 20% dengan jumlah pengguna data 56% dari 45,2 juta pelanggan, atau sekitar 25,6 juta pengguna data.


"Dari sisi pendapatan kami saat ini, data menyumbang 20%, SMS 28%, voice 50%, dan VAS 2%. Total ARPU (average revenue per user) atau pendapatan per pelanggan kami Rp 31 ribu," ujar Turina.


XL pun terus menambah infrastruktur jaringan pita lebarnya untuk memperkuat layanan data. Tujuannya tak lain untuk menjadi tulang punggung jaringan di ekosistem digital services yang tengah digarapnya.


( rou / rns )


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!



readmore »»  

XL Siapkan Duit Triliun Buat Bangun Jaringan




(Ist)


Jakarta - Operator seluler XL Axiata masih akan terus memperkuat infrastruktur jaringannya, khususnya untuk 3G dan membangun ekosistem digital services. Alokasi biaya yang dianggarkan untuk belanja modal (capex) tahun 2013 ini berkisar Rp 8 triliun hingga Rp 9 triliun.

"Mayoritas capex tahun ini untuk support data services. 60% untuk bangun BTS baru 10 ribu unit. Sekarang kami sudah punya 39.452 BTS dan yang sudah 3G ada 13.142 unit," papar Turina Farouk, Vice President Corporate Communication XL di Oakwood Mega Kuningan, Jakarta, Senin (4/2/2013).


Dari sisi pendapatan data XL pada 2012 lalu jumlahnya mencapai Rp 3,718 triliun, naik 32% dari 2011. Kontribusinya untuk total pendapatan XL sekitar 20% dengan jumlah pengguna data 56% dari 45,2 juta pelanggan, atau sekitar 25,6 juta pengguna data.


"Dari sisi pendapatan kami saat ini, data menyumbang 20%, SMS 28%, voice 50%, dan VAS 2%. Total ARPU (average revenue per user) atau pendapatan per pelanggan kami Rp 31 ribu," ujar Turina.


XL pun terus menambah infrastruktur jaringan pita lebarnya untuk memperkuat layanan data. Tujuannya tak lain untuk menjadi tulang punggung jaringan di ekosistem digital services yang tengah digarapnya.


( rou / rns )


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!



readmore »»  

Qualcomm Bocorkan Kedatangan Android Key Lime Pie




(Ist/Cnet)


San Francisco - Pengguna Android kemungkinan besar sudah bisa mencicipi 'dessert' terbaru yang dihidangkan Google. Kabar ini tak sengaja bocor dari slide presentasi Qualcomm.

Informasi ini lantas dimuat sejumlah situs dan blog teknologi pekan lalu. Namun tak lama kemudian, pihak Qualcomm buru-buru meminta informasi mengandung hak cipta itu ditarik. Setidaknya respons Qualcomm mencuatkan spekulasi bahwa informasi ini sah.


Adalah Android Police yang pertama kali melansir slide presentasi Qualcomm. Namun seperti dilaporkan Cnet dan dikutip detikINET, Senin (4/2/2013), artikel itu kini telah dihapus. Sebagai gantinya, muncul tulisan seperti di bawah ini:


"The information previously posted at this URL contained Qualcomm confidential and copyrighted information that was posted without Qualcomm's authorization. It has been removed at Qualcomm's request. Please immediately destroy any copies that you have made of this information".


Demikian juga yang terjadi di Android Authority dan situs serta blog teknologi lain yang sempat melansir kabar ini. Bagaimanapun, kabar ini sudah terlanjur menyebar.


Informasi ini masih bisa ditelusuri dari sejumlah situs dan blog. Berdasarkan keterangan, slide presentasi membahas perilisan generasi terbaru Android yang disebut 'K-release'.


Sesuai dengan urutan abjad, setelah Jelly Bean maka Android terbaru akan dinamai dengan huruf depan K. Sebelumnya beredar kabar bahwa 'hidangan pencuci mulut' terbaru Google ini akan bernama Key Lime Pie.


Dalam slide ini juga Qualcomm membahas pengembangan chip terbarunya. Qualcomm menolak memberikan konfirmasi mengenai kedatangan Android Key Lime Pie. Google juga tidak bersedia merespons terkait laporan ini.


Android 5.0 atau Key Lime Pie kabarnya akan datang sekitar bulan Maret - Juni. Kemungkinan besar, event Google I/O Conference akan menjadi ajang kemunculan perdananya.


( rns / ash )


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!



readmore »»  

Bangun Ekosistem Digital, XL Ingin Panen Duit di 2015




Ilustrasi (Ist.)


Jakarta - Operator seluler XL Axiata tengah gencar-gencarnya membangun ekosistem digital services. Diakui, dari sisi revenue memang masih belum seberapa saat ini. Namun, jika ekosistem tumbuh pesat dalam tiga tahun ke depan, saat itulah XL akan 'panen duit'.

Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Istilah pribahasa ini mungkin bisa menjadi ilustrasi langkah ekspansi digital services yang sedang ditempuh oleh operator terbesar ketiga di Indonesia ini.


Layanan digital services yang tengah digarap XL antara lain, mobile advertising, mobile commerce, machine to machine (M2M), cloud services, dan mobile finance.


"Sejak akhir 2011, fokus kami di tiga tahun pertama bangun ekosistem dulu. Mempersiapkan back end, nanti kita bisa menuainya di 2015 dengan target kontribusi digital services 5%-7%," kata Yessie D. Yosetya, Senior General Manager m-Finance XL di Oakwood Mega Kuningan, Jakarta, Senin (4/2/2013).


Untuk layanan m-commerce dan m-finance, XL menggarapnya lewat layanan XL Tunai. Namun sayangnya sejak dihadirkan akhir 2011 lalu, penggunanya baru 250 ribu dengan transaksi paling banyak 100 per hari.


Nah, ini yang tengah coba digenjot XL. Diharapkan dengan terus memperkuat fitur layanan ini, seperti pengiriman uang dari luar negeri (remittance), penggunanya bisa tumbuh menjadi 2 juta di akhir 2013.


"Sekarang pangsa pasarnya melebar, yang punya keluarga di luar negeri pun akan menggunakan XL Tunai juga," papar Yessie D Yosetya, Senior General Manager m-Finance XL.


Dari jumlah transaksi, start pertumbuhan XL Tunai diakui masih lambat. Saat awal digelar, cuma ada 10 transaksi per hari. Tapi perlahan tumbuh jadi 100 transaksi per hari pada Desember 2012 lalu.


"Angkanya tidak setinggi yang di domestik, dan kebanyakan transaksi pengiriman dari luar negeri karena didorong oleh permintaan keluarga dari Indonesia saja," kata Yessie.


Namun peluang untuk mendapatkan cuan dari transaksi lewat XL Tunai terbuka lebar setelah XL berhasil menggaet Western Digital dan Celcom Malaysia untuk kerja sama pengiriman uang dari 110 negara lebih di luar negeri.


Dari setiap transaksi pengiriman, XL akan mendapat Rp 5 ribu untuk uang yang ditransfer di bawah Rp 200 ribu. Sementara Rp 200 ribu ke atas hingga Rp 5 juta, XL akan mengenakan biaya transaksi Rp 10 ribu.


"Peluangnya masih besar karena banyak masyarakat di Indonesia yang tidak punya rekening bank. Ada 40% populasi yang masih unbankable dan belum terjamah layanan finansial. Ini bisa digarap melalui XL Tunai," kata Yessie.


XL sendiri menilai layanan ini juga baru bisa dinikmati hasilnya pada 2015 mendatang meski dari sisi pengeluaran untuk membangun ekosistem ini biayanya lebih besar.


"Prospek bisnis digital service ke depan 20%-25% di 2015 akan datang dari mobile financial," ujarnya.


Hal itu juga diakui Turina Farouk, Vice President Corporate Communication XL. Dari sisi belanja modal tahun ini, alokasi biaya yang dianggarkan XL tidak kecil. XL menargetkan capital expenditure (capex) untuk 2013 ini sekitar Rp 8 triliun-Rp 9 triliun.


"Dari sisi pendapatan kami saat ini, data menyumbang 20%, SMS 28%, voice 50%, dan VAS 2%. Total ARPU atau pendapatan per pelanggan kami Rp 31 ribu. Dari sisi pendapatan data 2012 jumlahnya Rp 3,718 triliun, naik 32% dari 2011. Kontribusinya ke total pendapatan XL sekitar 20% dengan jumlah pengguna data 56% atau sekitar 25,6 juta," paparnya.


XL pun terus menambah infrastruktur jaringan pita lebarnya untuk memperkuat layanan data. Tujuannya tak lain untuk menjadi tulang punggung jaringan di ekosistem digital services yang tengah digarapnya.


"Mayoritas capex tahun ini untuk support data services. 60% untuk bangun BTS baru 10 ribu unit. Sekarang kami sudah punya 39.452 BTS dan yang sudah 3G ada 13.142 unit," pungkas Turina.


( rou / ash )


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!



readmore »»  

Unik! Powerbank Ini Ditenagai Air




PowerTrekk (cnet)


Jakarta - Ponsel kehabisan daya pastinya pernah dialami oleh hampir semua pengguna. Namun untuk mengatasi hal tersebut, pengguna biasanya bakal mengandalkan tenaga alternatif dari perangkat powerbank bila sulit menemukan sumber daya.

Bagaimana bila ternyata powerbank yang digunakan ternyata dayanya juga habis, sedangkan pengguna ponsel sedang menunggu paggilan penting dari seseorang. Tenang saja, powerbank yang satu ini dapat dengan mudah menyelesaikan masalah tersebut.


Berbeda dengan powerbank pada umumnya, powerbank yang bernama PowerTrekk ini justru membutuhkan air sebagai sumber dayanya.


Sejatinya, PowerTrekk merupakan powerbank berteknologi fuel cell dimana untuk mengisi dayanya pengguna diharuskan memasukan beberapa miligram air pada sebuah wadah yang disebut PowerTrekk Pukk.


Selanjutnya saat dipasangkan pada PowerTrekk, wadah tersebut dengan sendirinya akan mengekstrak zat hidrogen dari air untuk selanjutnya digunakan sebagai sumber daya untuk langsung mencharger ponsel ataupun mengisi daya sebuah baterai yang tersemat padanya.


Setiap wadah PowerTrekk Pukk diklaim mampu menghasilkan aliran listrik sebesar 2,5 watt pada setiap 5 volt.


Dikutip detikINET dari Cnet, Senin (4/1/2013), sayangnya harga yang ditawarkan untuk menebusnya terbilang sangat mahal yakni USD 229 atau sekitar Rp 2,2 jutaan.


Sedangkan untuk wadah PowerTrekk Pukk yang dibutuhkan untuk mengekstrak hidrogen dari air, pengguna wajib menebusnya dengan harga USD 4 atau sekitar Rp 38 ribu untuk setiap unit.


( ash / ash )


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!



readmore »»  

Super Komputer Coba Ungkap Rahasia Otak Manusia




Ilustrasi (mashable)


Jakarta - Sebuah proyek ambisius siap dilakukan oleh sejumlah peneliti. Proyek yang dinamakan 'Human Brain Project' tersebut bertujuan membuat replika atas apa yang mampu dilakukan oleh sebuah otak manusia.

Namun replika otak manusia yang dimaksud tersebut sejatinya berbentuk sebuah simulasi yang akan dijalankan menggunakan sebuah super komputer.


Simulasi otak manusia tersebut dikembangkan guna mengetahui bagaimana cara otak manusia bekerja, misalnya saat digunakan untuk berpikir.


Tidak tanggung-tanggung, demi mewujudkan rencana tersebut, dana sebesar USD 1,6 miliar telah disiapkan.


Bahkan dikatakan, proyek yang akan dikembangkan oleh 200 peneliti tersebut akan dikembangkan menggunakan hardware dengan kinerja di atas rata-rata karena super komputer tersebut konon akan memiliki kinerja seribu kali lebih tinggi dibanding superkomputer yang saat ini ada.


Dikutip detikINET dari Mashable, Senin (4/1/2013), tujuan proyek yang rencananya akan mulai berjalan akhir tahun 2013 tersebut guna mengungkap rahasia cara kerja otak manusia yang selama ini belum diketahui.


( ash / ash )


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!



readmore »»  

Transfer Uang Tanpa Punya Rekening Bank? Ini Caranya!




Suasana Acara (xl)


Jakarta - Pelanggan seluler XL kini sudah bisa menerima uang kiriman yang ditransfer dari luar negeri, khususnya dari Malaysia dan Arab Saudi serta 110 negara lainnya -- meskipun tidak memiliki rekening bank di Indonesia.

Transaksi remittance ini sudah bisa digunakan oleh pengguna XL Tunai sejak Februari 2013 ini berkat kerja sama antara XL Axiata, Western Union, dan Celcom Axiata.


"Layanan ini akan sangat membantu saudara-saudara kita yang bekerja di luar negeri. Mereka bisa mengirimkan uang hingga Rp 5 juta ke keluarganya di kampung halaman dengan cepat, aman, dan mudah," kata Dian Siswarini, Direktur Teknologi, Konten & New Business XL, di Oakwood Mega Kuningan, Jakarta, Senin (4/2/2013).


Saat ini layanan XL Tunai International Remittance baru berupa layanan penerimaan uang dari luar negeri dan belum berlaku untuk pengiriman uang ke luar negeri.


Pengiriman uang dari luar negeri seperti dari Malaysia, Arab Saudi, Hong Kong, Singapura, dan 100 negara lainnya bisa dilakukan melalui agen Western Union di negara setempat.


Sedangkan pengiriman melalui Celcom Axiata dengan nama layanan Air Cash hanya bisa dilakukan oleh pelanggan Celcom di Malaysia.


Sementara di Indonesia, penerima uangnya bisa siapa saja asalkan memiliki nomor XL yang aktif dan bisa menerima SMS untuk informasi saldo XL Tunai.


"Nah, saldo XL Tunai itu bisa diuangkan di 7.100 outlet Alfamart, 3.000 outlet pulsa dan kantor dealer rekanan XL yang bertanda khusus, serta di 120 XL center yang di Indonesia. Jadi sekarang kami sudah punya 10 ribu lebih titik untuk pencairan uang remittance tersebut," terang Yessie D Yosetya, Senior Manager m-Finance XL.


Selain itu, pelanggan XL juga bisa melakukan penarikan uang secara COD (cash on delivery) atau layanan pengantaran uang di beberapa kota di Pulau Jawa oleh petugas XL (Pak Tunai), antara lain di Jakarta, Cirebon, Tegal, Indramayu, Sumenep, Jember, dengan membuat janji terlebih dulu di lokasi yang disepakati.


Untuk pengiriman uang dari luar negeri, konversi mata uang dilakukan di agen pengirim di luar negeri. Sedangkan pengguna XL akan menerimanya dalam saldo rupiah dalam batas maksimal Rp 5 juta.


"Untuk pengiriman di bawah Rp 200 ribu, kami mengenakan biaya transaksi Rp 5 ribu. Sedangkan di atas Rp 200 ribu sampai Rp 5 juta kena Rp 10 ribu saja," jelas Yessie.


Untuk penarikan tunai, pelanggan XL yang menerima uang harus memperlihatkan SMS dengan kode penarikan serta kartu identitas jatidiri yang sah. Uang yang masih berupa saldo harus diambil dalam waktu maksimal 14 hari sejak permintaan penarikan uang.


Yessie sendiri memaparkan, saat ini pengguna XL Tunai baru berjumlah 250 ribu dari total 45,2 juta pelanggan XL. Namun hingga akhir tahun 2013 ini jumlahnya diharapkan membengkak jadi 2 juta pengguna.


Selain untuk remittance penerimaan kiriman uang dari luar negeri, saldo XL Tunai juga bisa digunakan untuk belanja di Alfamart, bayar iuran listrik bulanan maupun prabayar di PLN, belanja online di Multiply.com dan Blibli.com, serta pembelian tiket pesawat di Lion Air dan Garuda Indonesia.


( rou / ash )


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!



readmore »»