Survei: Pengguna iPhone Cenderung Mapan dan Terpelajar

Washington - Pengguna Android memang lebih banyak dari user iPhone. Namun bila dibandingkan dengan perangkat Android yang diminati berbagai pengguna, iPhone dilaporkan lebih banyak dipilih oleh kalangan yang sudah mapan dan terpelajar.

Survei yang dilakukan pusat riset Pew Research Center dan diikuti sekitar 2225 pengguna smartphone di Amerika Serikat mengungkap bahwa tingkat pendidikan dan besarnya penghasilan mempengaruhi pemilihan sebuah smartphone.


Survei ini mengungkap 49% pengguna smartphone berpenghasilan diatas USD 150 ribu per tahun rata-rata pernah menggunakan perangkat iPhone untuk menemani aktivitasnya.


Sedangkan 40% pengguna smartphone yang penghasilan per tahunnya USD 75 ribu hingga USD 150 ribu mengandalkan iPhone sebagai penunjang aktivitasnya. Sebagai perbandingan, jumlah pengguna Android dalam rentang penghasilan yang sama berada di kisaran 27% dan 31%.


Makin kecil jumlah penghasilan, semakin rendah pula kemungkinan pengguna smartphone memilih iPhone. Dan tidak hanya besarnya penghasilan, ternyata tingkat pendidikan juga dapat mempengaruhi pengguna smartphone.


Survei tersebut turut menguak bahwa 38 persen pengguna smartphone yang memiliki pendidikan S1 ataupun S2 memilih menggunakan perangkat iPhone untuk kesehariannya. Sedangkan 29 persen memilih perangkat Android.


Adapun pengguna smartphone yang baru lulus SMA, 25 persen lebih mengandalkan perangkat Android. Sedangkan seperti dikutip detikINET dari The Register, Jumat (7/6/2013), hanya 11 persen yang memilih menggunakan perangkat iPhone.


(fyk/fyk)



readmore »»  

Awas! Nyalakan Ponsel di Pesawat Terancam 4 Tahun Penjara

Jakarta - Undang-undang Telekomunikasi telah jelas melarang menyalakan ponsel di atas pesawat karena dapat menganggu navigasi. Bahkan hukumannya tidak main-main, ancaman penjara mulai dari 4 tahun hingga 15 tahun.

Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto, UU No.36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, telah jelas disebutkan pelarangan gangguan (interferensi) frekuensi radio.


Secara jelas, kata Gatot, larangan ini tertuang pada Pasal 33 ayat (2) dan Pasal 38. Pasal 33 Ayat (2) yang menyebutkan bahwa penggunaan spektrum frekuensi radio dan orbit satelit harus sesuai dengan peruntukannya dan tidak saling mengganggu.


Penggunaan spektrum frekuensi radio dan orbit satelit dalam konteks ini adalah komunikasi navigasi udara yang dipergunakan dalam penerbangan udara. Sehingga wajib bagi tiap penumpang mematuhi semua peringatan bijaksana yang disampaikan awak pesawat, baik pilot, co-pilot, purser dan pramugari.


"Di Pasal 38 menyebutkan, bahwa setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan gangguan fisik dan elektromagnetik terhadap penyelenggaraan telekomunikasi," kata Gatot, Jumat (7/6/2013).


Sehingga seandainya ada pihak-pihak tertentu yang menggunakan spektrum frekuensi radio tidak berizin, atau mungkin sudah berizin namun tidak sesuai dengan peruntukannya ,maka akan dikenai sanksi pidana sebagaimana disebutkan pada UU Telekomunikasi.


Dikatakan Gatot, pasal 53 ayat (1) yang menyebutkan, barang siapa yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud maka bisa diancam dengan denda Rp 400 juta atau pidana penjara paling lama empat tahun.


"Sementara bila akibat dari tindakan itu menyebabkan kematian, maka akan diancam kurungan penjara 15 tahun. Sesuai dengan Pasal 53 ayat 2," sebutnya.


(tyo/rou)



readmore »»  

Alasan Teknis Tentang Bahaya Ponsel di Pesawat

Jakarta - Larangan menyalakan ponsel di dalam pesawat wajib dipatuhi oleh setiap penumpang. Selain ada landasan Undang-undangnya, ada juga alasan lain mengapa ponsel jadi begitu berbahaya di pesawat.

Dijelaskan oleh Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto, ponsel tidak hanya dapat mengirimkan atau menerima frekuensi radio, tetapi juga memancarkan radiasi tenaga listrik untuk menjangkau menara pemancar radio BTS yang kemampuannya sangat tergantung pada kualitas jaringan seluler tersebut.


"Dalam kondisi on, ponsel tetap dapat memancarkan sinyalnya terus menerus secara periodik meski pada jarak ketinggian tertentu. Selain itu ponsel tetap teregistrasi pada jaringannya dan akan tetap melakukan kontak dengan BTS terdekat," jelas Gatot, Jumat (7/6/2013).


Ponsel, televisi dan radio menurut otoritas penerbangan FAA dikatagorikan sebagai portable electronic devices (PED) yang berpotensi mengganggu peralatan komunikasi dan navigasi pesawat udara.


"Pasalnya, peralatan tersebut dirancang untuk mengirim dan menerima sinyal. Pada radio FM misalnya, oscilator frekuensi di dalam radio yang mendeteksi gelombang FM mengganggu secara langsung sinyal navigasi VHF pesawat udara," tambahnya.


Sehingga, ponsel yang dipakai di dalam pesawat udara tetap memiliki jangkauan transmisi.


Nah, saat pesawat terbang menambah jarak dan menjauhi BTS di darat, tenaga yang akan dihasilkan juga bertambah kuat, hingga dapat mencapai batas maksimum. Oleh karenanya, risiko adanya gangguan pun akan semakin besar.


"Apabila sistem komunikasi antara pilot di cockpit pesawat terbang dengan menara bandara terganggu, atau tidak jelas, maka komunikasi antar pesawat pun menjadi terganggu dan berpeluang mengakibatkan pilot salah membaca panel instrumen," sebut Gatot.


Bahkan, menjelang take-off dan landing justru merupakan fase kritis, karena jaringan akan menciptakan tenaga yang yang dihasilkan oleh ponsel pada tingkat tertentu karena jarak masih memadai untuk tetap tersambung dengan jaringannya.


"Mengingat fase kritis ini cukup tinggi kontribusinya terhadap berbagai kecelakaan pesawat udara, sehingga sangat wajar seandainya awak kabin selalu melarang penggunaan ponsel pada saat penumpang boarding atau sesudah pesawat landing," tandasnya.


(tyo/fyk)



readmore »»  

Instagram Meluncur di Windows Phone 26 Juni?

Jakarta - Desas-desus yang menyebutkan Instagram akan hadir di Windows Phone bukanlah hal baru. Kabar terbaru menyebutkan, Instagram kemungkinan segera hadir di platform milik Microsoft tersebut bulan ini.

Sebelumnya, situs teknologi China WPDang melansir foto yang diklaim adalah Nokia EOS. Mengutip sumber yang mengetahui hal ini, WPDang melaporkan Instagram akan hadir di Windows Phone pada 26 Juni.


Seperti dilansir TechRadar, Jumat (7/6/2013), situs ini juga dengan yakin menyebutkan Instagram di Windows Phone akan memiliki filter eksklusif. Kemungkinan besar, Instagram di Windows Phone nantinya baru akan hadir di ponsel Nokia terbaru, misalnya Lumia 928.


Nokia sendiri memang 'mengejar' Instagram mengincar basis selebriti yang memakai layanan tersebut. Ini tentunya akan bisa memberikan promosi gratis bagi Nokia.


Kedatangan Instagram di sistem operasi selain iOS dan Android masih simpang siur. Namun tak sengaja, Nokia mengatakan bahwa kehadirannya suatu saat akan terjadi. Beberapa waktu lalu, salah satu orang Nokia 'keceplosan' menuliskan mengenai Instagram di Windows Phone di halaman resmi Nokia Swedia di Facebook.


Tulisan yang dimaksud sebenarnya adalah untuk menjawab pertanyaan dari salah satu Facebooker di halaman tersebut. Meski begitu, waktu pastinya masih menjadi misteri.


Belum ada informasi lebih detail mengenai hal ini. Apakah nantinya aplikasi foto tersebut menjadi aplikasi eksklusif Nokia atau apakah juga akan tersedia di piranti Windows Phone lain, belum diketahui.


(rns/fyk)



readmore »»  

Ketika Galaxy S4 Ditantang Ponsel China

Galaxy S4 salah satu Android papan atas dengan berbagai fitur menarik. Tapi kehadirannya bukan tanpa penantang, di Indonesia ada beberapa ponsel sejenis yang siap menghadangnya. Seperti smartphone dari vendor China berikut ini.

Produk China yang dimaksud adalah OPPO Find 5 dan ini bukanlah ponsel China biasa. Memang, nama OPPO tidak sebesar Samsung di dunia smartphone, namun salah satu produk mereka memiliki fitur dan spesifikasi yang bisa bersaing dengan Galaxy S4.


Galaxy S4, punya prosesor 8 inti yang bekerja secara bergantian (masing-masing 4). Kemudian memori RAM sebesar 2 GB, GPU PowerVR SGX 544MP3, dan kamera 13 MP.


Kemudian penantangnya OPPO Find 5 juga punya spesifikasi yang tak kalah mentereng. Prosesornya sudah menggunakan Snapdragon S4 quad core 1,5 GHz, kemudian memori 2 GB dan GPU Andreno 320. Kalau soal layarnya keduanya sama-sama menggunakan ukuran 5 inchi beresolusi 1920 X 1080 pixel.


Meski punya dapur pacu yang sama-sama kencang, tapi keduanya dijual dengan harga yang terpaut jauh. Galaxy S4 saat ini dijajakan sekitar Rp 7,5 juta, sementara OPPO Find 5 dijual Rp 5,5 juta.


Nah, dilihat dari data di atas kira-kira ponsel manakah yang paling layak dibeli? Yuk.. simak terus komparasi yang dilakukan detikINET berikut ini.



readmore »»  

BlackBerry Messenger Tunggu Persetujuan Google dan Apple

Jakarta - BlackBerry Messenger memang akan tersedia gratis di iOS dan Android. Namun bukan pada tanggal 27 Juni seperti disebutkan dalam akun Twitter resmi operator T-Mobile Inggris.

T-Mobile sendiri sudah mengucapkan permintaan maaf terhadap kesalahan informasi tersebut. Mereka juga telah menghapus tweet pengumuman BBM segera rilis di Android dan iOS.


"Maaf, kami terlalu bergairah dengan kedatangan aplikasi BBM ke Android/iOS. Belum ada tanggal pasti ketersediaannya saat ini, makanya tetap pantau terus," tulis T-Mobile Inggris di Twitter.


Juru bicara BlackBerry sendiri sudah membantah BBM untuk iOS dan Android rilis pada tanggal 27 Juni. Saat ini statusnya masih menunggu persetujuan dari toko aplikasi App Store dan Google Play.


"Pada 14 Mei, BlackBerry mengumumkan rencana untuk membuat BBM tersedia di iOS dan Android, yang menunggu persetujuan dari App Store dan Google Play," demikian pernyataan BlackBerry.


Jadi mengapa operator sebesar T-Mobile bisa salah menyampaikan informasi? Kemungkinan BBM benar akan menghampiri Android dan iOS pada akhir Juni, namun BlackBerry masih belum mau mengumumkannya.


Beberapa pihak menilai, BBM untuk Android dan iOS akan tersedia tidak lama lagi. Demikian seperti detikINET kutip dari Cnet, Jumat (7/6/2013).


Artikel Terkait:

-. Lepas BBM, Ponsel BlackBerry Masih Laku?

-. BlackBerry Q10 dan Q5, Apa Bedanya?

-. Inspirasi BBM Channel Ternyata dari Indonesia




(fyk/rns)



readmore »»  

Google Patenkan 'Muka Jelek' Sebagai Password

San Francisco - Google punya cara baru memperketat keamanan perangkat. Jika sebelumnya sudah ada fitur Face Unlock, kini Google mematenkan cara unlock terbaru, yaitu menampilkan muka jelek.

Dikutip dari TechRadar, Jumat (7/6/2013), paten fitur unlock kali ini mengharuskan pengguna menjulurkan lidah, menaikkan alis atau gaya muka jelek lainnya di kamera depan, untuk bisa menggunakan perangkat tersebut.


Fitur Face Unlock hadir pertama kalinya di Android Ice Cream Sandwich. Di Android Jelly Bean, fitur ini diperbarui dengan penambahan keharusan 'mata berkedip'. Pasalnya, perangkat masih bisa tertipu melalui cara ini, dengan menampilkan foto si pengguna di depan kamera.


Google sebenarnya bukan satu-satunya perusahaan mendaftarkan paten teknologi sejenis. Apple disebut-sebut telah lebih dulu mendaftarkan teknologi serupa sejak Desember 2011.


Namun bedanya, Apple yang telah mendaftarkan teknologi tersebut dengan nama 'face and presence detection' berencana mengaplikasikannya bukan pada smartphone melainkan di perangkat MacBook-nya.


(rns/fyk)



readmore »»