Pakai iPhone Sambil Di-charge, Gadis Ini Tewas Tersetrum

China - Seorang remaja di China tewas dengan tragis. Ia meninggal dunia saat sedang menelepon dengan smartphone Apple iPhone yang sedang diisi ulang.

Investigasi telah dilakukan terhadap kematian gadis bernama Ma Ailun yang bermukim di wilayah Xinjiang itu. Gadis berusia 23 tahun itu meninggal dunia diduga kuat karena tersetrum.


Namun demikian, otoritas yang berwenang masih menyelidiki lebih lanjut apakah ponsel iPhone tersebut yang menyebabkan terjadinya setruman. Pihak keluarga sendiri sudah meminta kompensasi dan penjelasan dari Apple.


"Saya berharap Apple bisa memberikan penjelasan kepada kami," kata saudara perempuan Ma yang dikutip detikINET dari The Australian, Senin (15/7/2013).


Apple sendiri langsung mengeluarkan pernyataan duka cita pada keluarga Ma. Mereka pun melakukan investigasi.


"Kami merasa menyesal terhadap terjadinya kecelakaan yang tidak menguntungkan ini," demikian pernyataan dari perwakilan Apple setempat.


(fyk/ash)



readmore »»  

APJII: Mana Langkah Konkretmu, Menkominfo?

Jakarta - Para pebisnis internet (Internet Service Provider/ISP) yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) mempertanyakan langkah konkret yang diambil oleh Menkominfo Tifatul Sembiring terkait upaya perlindungan terhadap ISP.

Tuntutan ini diharapkan segera terjawab karena saat ini ISP anggota APJII yang memiliki lisensi resmi, aktif membayar pajak, membayar PNBP berupa BHP/USO tiba-tiba menjadi ilegal menjalankan praktik usahanya.


Situasi yang dihadapi para ISP ini sebagai dampak hasil sidang Tipikor yang memvonis IM2 dan mantan Dirutnya, Indar Atmanto karena kerjasama antara IM2-Indosat. Indar dihukum 4 tahun, denda Rp 200 juta, dan uang pengganti Rp 1,3 trilliun terhadap IM2.


Dijelaskan APJII, pola kerjasama yang berjalan selama ini bahwa setiap perusahaan jasa jaringan (operator jaringan) dalam menjalankan usahanya ke masyarakat akan bekerjasama dengan perusahaan jasa internet (ISP).


Namun, kerjasama IM2-Indosat berbuah vonis pahit. Dengan vonis disalahkannya kerjasama IM2-Indosat itu, maka secara tidak langsung semua ISP dan perusahaan operator jaringan dalam melaksanakan bisnisnya juga dianggap ilegal.


Permintaan agar Menkominfo memberikan perlindungan pada APJII itu disampaikan oleh Ketua Dewan Penasehat APJII Sylvia W Sumarlin dan Sekjen Sapto Anggoro.


"Menteri Tifatul Sembiring bertanggungjawab atas runyamnya situasi saat ini. Menkominfo harus memberikan perlindungan kepada seluruh anggota ISP dan NAP atau pemilik lisensi resmi, untuk bisa menjalankan usahanya," kata Sapto.


"Kami harap Menkominfo melindungi ISP yang dalam situasi bingung. Sebab, dengan vonis dari sidang Tipikor kasus kerjasama IM2-Indosat itu, maka kegiatan melayani internet masyarakat, setiap saat bisa dinyatakan ilegal," imbuhnya, dalam keterangan tertulis, Senin (15/7/2013).


Bila dianggap ilegal, maka setiap saat bisa dihentikan oleh kepolisian karena alasan tidak taat hukum. "Kenapa kami minta Kemkominfo, karena hanya Menkominfo yang bisa melakukan ini. Sebagai bisnis khusus, mestinya hukum berlaku lex specialist, dimana yang memeiliki wewenang melanggar atau tidaknya itu di tangan regulator khusus telekomunikasi dalam hal ini Kemkominfo," tegas Sapto.


Selama ini, ISP diklaim APJII sudah bekerja sesuai dengan aturan yang ada, berdasarkan UU Telekomunikasi 36/1999, UU ITE 11/2008, PP No 52/2000, PP 53/2000, dan peraturan menteri terkait.


Secara garis besar, aturan ini menyebutkan bahwa dalam menyelenggarakan jasa telekomunikasi, penyelenggara jasa telekomunikasi menggunakan jaringan telekomunikasi milik penyelenggara jaringan telekomunikasi.

Untuk menjadi penyelenggara jasa internet ke masyarakat, ISP tidak cukup berbekal SIUP tapi harus memiliki lisensi resmi dari Kemkominfo yang di dalamnya berisi bermacam kewajiban.


Setiap tahun, para pemilik ISP dan NAP serta jaringan lainnya sudah membayar Biaya Hak Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi (BHP) dan Universal Service Obligation (USO) sebesar 1,75% dari pendapatan kotor.

"Kalau kami sudah memenuhi kewajiban, mendapatkan lisensi dan membayar bermacam-macam kewajiban, tapi tidak mendapatkan perlindungan resmi dari Menkominfo, kami sangat sesalkan," pungkas Sapto.


(ash/fyk)



readmore »»  

5 Smartphone Android Paling Tangguh

Beberapa produk smartphone Android tidak hanya mengedepankan kecanggihan fitur. Namun juga ketangguhan bodinya.

Ya, beragam produsen telah mengeluarkan ponsel Android tangguh, dibekali kemampuan tahan air atau tahan debu, bahkan tahan banting. Dan selain bodinya tangguh, software maupun spesifikasinya pun semakin bagus.


Smartphone Android generasi baru apa saja yang dibekali ketahanan bodi mumpuni berikut spesifikasi bagus? Berikut beberapa di antaranya.



readmore »»  

Sedang Di-charge, Samsung Galaxy S4 Terbakar

Abu Dhabi - Musibah menimpa Sarah Shurrab, pengguna Samsung Galaxy S4 yang tinggal di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Ponsel Android kelas atas itu tiba-tiba terbakar saat baterainya sedang diisi ulang.

Peristiwa ini terjadi sangat cepat, tepatnya saat dia sedang mengisi ulang ponsel miliknya tersebut di tengah malam. Alangkah kagetnya perempuan itu saat bangun pagi, Galaxy S4 yang baru dimilikinya sebulan terakhir mendadak gosong akibat terbakar.


“Saya tidak bisa menjelaskan rasa frustasi saya ini. Kekecewaan dan rasa ketakutan ketika saya menemukan Samsung Galaxy S4 terbakar pada bagian sambungan charger,” katanya, seperti dikutip detikINET dari Emirates 247, Senin (15/7/2013).


“Ponsel itu ditemukan terbakar saat pengisian. Saya hanya bersyukur kepada Tuhan terbangun di tengah malam dan mengendalikannya dari kerusakan ke rumah saya dan keluarga," tulisnya ke pihak Samsung dan ke media.


Sarah mengaku, baru saja mengisi ulang ponselnya tersebut kurang dari 3 jam saja. Sehingga alangkah kecewa dan terkejutnya melihat kerusakaan tersebut.


Awalnya, Sarah tidak mendapatkan pergantian dari Samsung dari masalahnya tersebut. Namun, setelah tulisannya beredar luas di media, dirinya langsung dihubungi dan Galaxy S4 miliknya diganti.


“Disepakati bahwa mereka akan mengganti S4 saya yang terbakar, walaupun ini bukan bagian kebijakan dari mereka dan ini adalah murni pengecualian bagi saya,” tandasnya.

(tyo/fyk)



readmore »»  

Apple Mulai Kesulitan Garap iWatch?

Jakarta - Jam tangan pintar iWatch yang saat ini kabarnya terus digarap oleh Apple mulai mendapatkan tantangan untuk mengerjakannya. Apple disebut-sebut sedikit mengalami kesulitan mewujudkan calon produk futuristik yang diinginkan.

Isu ini menyeruak setelah sumber orang dalam menyebutkan bahwa Apple agresif mempekerjakan pekerja untuk bidang desain. Seperti dikutip detikINET dari Engadget, Senin (15/7/2013), para pekerja ini direkrut untuk memecahkan masalah yang ada.


Sayangnya, tidak diketahui pasti apa yang menjadi masalah utama dari jam tangan pintar tersebut. Apple sendiri belum berkomentar mengenai isu iWatch yang meluncur bebas di tengah penggemarnya.


Sebelumnya diberitakan, lembaga paten dan merek dagang Amerika Serikat (AS) mempublikasikan sejumlah penemuan Apple. Salah satunya menyebutkan baterai fleksibel yang akan dibenamkan pada jam tangan pintar iWatch.


Dalam paten itu disebutkan, baterai fleksibel yang akan digunakan pada perangkat elektronik itu mengandung sel energi murni seperti galvanic atau sel photovoltaic.


"Teknologi ini memungkinkan baterai dibentuk sesuai dengan perangkat elektronik," demikian penggalan deskripsi paten tersebut.


(tyo/fyk)



readmore »»  

Tiny Thief Siap Ikuti Kesuksesan Angry Birds

Jakarta - Rovio kembali meluncurkan game terbarunya yang diberi nama Tiny Thief. Perusahaan game asal Finlandia ini pun berhasrat bisa mengikuti kesuksesan dari Angry Birds.

Tiny Thief memang hadir tak lama setelah game Icebreaker: A Viking Voyage dirilis akhir Juni lalu. Dengan jalan cerita yang pastinya berbeda, game ini tetap mengajak pemain untuk memecahkan teka-teki dengan rumus tertentu.


Seperti dikutip detikINET dari Macrumors, Minggu (14/7/2013), game Tiny Thief bercerita tentang aksi pencuri cilik dengan latar belakang masa lampau.


Mirip seperti Robin Hood, dia mencuri, untuk melawan ketidakadilan, keserakahan dan lain sebagainya. Dia menggunakan kecerdikannya untuk mengalahkan musuh-musuh yang mengejarnya.


Dalam setiap menyelesaikan misinya, sang tokoh utama harus melakukan berbagai hal mulai dari menebang lollipop raksasa, melepas beruang dari kandangnya dan banyak lainnya.


Game ini sudah bisa di-download di Android dan iOS. Dengan ukuran file 49.1 MB untuk iDevice, pengguna harus merogoh kocek sebesar Rp29 ribu.


Penasaran dengan gameplay Tiny Thief, ada baiknya Anda melihat cuplikan videonya berikut ini.


(tyo/tyo)



readmore »»  

Infinity Blade: Dungeons Batal Dirilis

Jakarta - Kabar buruk datang dari game Infinity Blade. Sekuel game tersebut, Infinity Blade: Dungeons secara resmi dihentikan penggarapannya oleh studio game Chair. Apa alasannya?

Menurut Co-Founder Chair Donald Mustard, pembatalan pengerjaan ini dikarenakan ditutupnya studio yang membuat game ini, yakni Impossible Studios. Sehingga Infinity Blade: Dungaeons pun terkatung-katung nasibnya.


"Ketika studio yang mengerjakan (Dungeons) ditutup, permainan dibatalkan. Itu benar-benar bisa saya katakan," kata Mustard, seperti dikutip detikINET dari IGN, Minggu (14/7/2013).


Mustard tidak bisa menjanjikan apa-apa apakah Infinity Blade: Dungeons akan diteruskan atau tidak. Namun, dia berjanji akan ada game favorit lainnya yang bakal bisa dinikmati oleh penggemar di iOS.


"Kita di Chair terus berupaya agar ini bukan akhir dari Infinity Blade: Dungeons. Entah itu dari game atau produk lainnya," sebut Mustard.


Ini mungkin menjadi kekecewaan tersendiri, mengingat di dua serial sebelumnya game tersebut selalu mencetak hits.


(tyo/tyo)



readmore »»