Intel Berencana 'Bunuh' Atom

Jakarta - Siklus produksi varian prosesor Intel Atom sepertinya tidak akan lama lagi. Intel dilaporkan bakal mematikan prosesor garapannya yang menghuni kelas entry-level tersebut.

Alasan keputusan yang diambil Intel itu pun terbilang nyeleneh, karena Intel Atom identik dengan entry-level dan murah.


Sepertinya Intel tidak setuju dengan image tersebut mengingat Clover Trail+ yang masuk dalam keluarga Intel Atom merupakan prosesor mobile SoC (System on Chip) dengan kinerja mumpuni. Apalagi kinerja Clover Trail+ dilaporkan sanggup menempel kinerja prosesor terbaik Qualcomm dan Nvidia.


Masih belum jelas apakah nama yang akan digunakan Intel untuk menggantikan Atom, namun diprediksi kuat Intel akan menyematkan nama yang lebih reputable seperti halnya Pentium dan Celeron.


Apalagi seperti dikutip detikINET dari Tech Power Up, Senin (22/7/2013), Intel berencana mengadopsi sistem BGA (Ball Grid Array) bagi Core i3, Pentium dan juga Celeron.


Yang mana sebelum melakukan hal tersebut, Intel memang digosipkan ingin mengurangi varian produknya saat ini, dan rencana itu sepertinya telah dimulai dari Atom.


(yud/ash)



readmore »»  

Lagi, Fujifilm Stop Produksi Film Fotografi

Jakarta - Fujifilm lagi-lagi menghentikan produksi film fotografinya. Kali ini adalah giliran Fujifilm Neopan 400B&W dan film slide Provia 400X.

"Kami mengetahui bahwa penghentian dari produk yang banyak dicintai ini sangat sulit baik untuk retailer maupun pengguna," tulis Fujifilm North America Corporation. Mudah ditebak, hal ini dipicu tak lain oleh turunnya permintaan secara world-wide.


Dalam buletin yang diterima oleh Freestyle Photographic Supplies yang berbasis di Los Angeles, Fujifilm juga memutuskan penghentian itu demi efisiensi perusahaan.


Perusahaan asal Jepang ini menyarankan pada pengguna untuk mengganti Neopan 400 dengan Neopan 100 dan Provia 400X dengan Provia 100F.


Adapun penghentian produksi film fotografi ini bukan kali perdana dilakukan Fujifilm. Sebelumnya mereka telah menstop produksi Fujichrome Velvia 100F dalam format 35mm, 120 dan 4x5. Kemudian Velvia 50 dalam format 4x5 dan 8x10.


Pada bulan Mei tahun lalu, Fujifilm juga mengumumkan bahwa pihaknya hingga tak akan lagi mengapalkan film APS (Advanced Photo System)-nya. Film ini pertama kali dikembangkan tahun 1996.


(sha/ash)



readmore »»  

Perkaya Maps, Apple Caplok Penyedia Layanan Navigasi

Jakarta - Kegagalan Apple Maps membuat pembesut iPhone ini makin berbenah memperbaiki aplikasi navigasinya tersebut. Apple dilaporkan baru saja mengakuisisi pemilik aplikasi navigasi yang mampu menginformasikan arah transportasi dan kepadatan trafik.

Adalah HopStop, aplikasi ini sejatinya memang telah hadir di perangkat iOS. Adapun kegunaannya untuk menginformasikan pengguna iPhone tentang moda transportasi yang dibutuhkan bila ingin menuju suatu lokasi.


Kelebihan lainnya adalah memberitahu kepadatan trafik saat menuju lokasi, sehingga pengguna dapat memilih jalur alternatif lain untuk menghindari kemacetan yang terjadi.


"Apple banyak mengakuisisi perusahaan kecil teknologi dari waktu ke waktu, namun secara umum kami tidak ingin membicarakan tujuan ataupun rencana kami atas akuisisi yang kami lakukan," elak Kristin Huguet selaku juru bicara Apple saat ditanya alasan apple mengakuisisi HopStop.


Meski begitu, seperti dikutip detikINET dari All Things D, Senin (22/7/2013), sejumlah analis secara gamblang mengatakan bahwa tujuan Apple sangat jelas yakni untuk menghadirkan improvisasi navigasi yang lebih baik pada aplikasi navigasi garapannya, Apple maps.


Apalagi HopStop saat ini diketahui memiliki 2 juta pengguna aktif yang mengandalkan layanannya tersebut. Tentunya hal itu cukup membuktikan bahwa informasi yang ditampilkan oleh HopStop terbilang akurat dan diyakini akan mampu memberikan tawaran navigasi yang lebih baik bagi pengguna Apple Maps kelak.


HotStop (allthingsd)


(yud/ash)

readmore »»  

Sony Garap Lensa Smartphone dengan Built-in Sensor?

Jakarta - Memotret dengan kamera di ponsel agaknya akan makin menarik dengan piranti yang kabarnya tengah dipersiapkan Sony ini. Menurut rumor, perusahaan Jepang tersebut tengah menggarap lensa untuk smartphone yang mumpuni.

Ya, bukan lensa kamera smartphone biasa, namun lensa yang di dalamnya telah ditanamkan sensor. Kabar ini menyeruak dari situs Sony Alpha Rumors (SAR) yang juga membocorkan fotonya.


Tak hanya sensor, diprediksi lensa itu juga akan dibekali dengan konektivitas WiFi serta memori. Selain bisa 'bekerja' dengan smartphone, lensa ini juga bisa dipakai secara terpisah.


Dikutip dari ExtremeTech, Senin (22/7/2013), lensa pertama tersebut akan berbagi sensor dan lensa yang sama dengan seri RX100 II. Kamera saku mewah itu memiliki sensor Exmor R BSI-CMOS 20,2MP 1 inci dan lensa Zeiss f/1.8-4.9 dengan 3.6x optical zoom.


SAR mengklam, mendapatkan informasi ini dari sumber yang mengetahui hal tersebut dan kabarnya piranti yang dimaksud akan segera hadir di pasaran. Mereka juga mengklaim, bahwa "lens camera" generasi berikutnya akan memiliki model yang sama namun dengan sensor yang lebih kecil dan zoom yang lebih panjang.


Adapun dengan WiFi, pengguna dimungkinkan untuk menjadikan ponselnya salah satunya sebagai viewfinder. Lensa ini juga diprediksi akan memiliki baterai yang ditempatkan secara built-in.


(sha/ash)



readmore »»  

Awas, 500 Juta Ponsel Terancam Dibobol Hacker

Boston, AS - Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan tentang celah keamanan di kartu SIM yang cukup berbahaya. Celah itu berpotensi memungkinkan hacker menyerang ponsel dari jarak jauh dengan target sedikitnya 500 juta ponsel.

Hacker berpotensi mengambil alih kartu SIM dalam ponsel untuk melakukan kejahatan finansial ataupun pengintaian elektronik. Celah tersebut ditemukan biro sekuriti asal Jerman, Security Research Lab.


International Telecommunications Union (ITU), lembaga telekomunikasi dunia yang bernaung di bawah PBB, menyebutkan bahwa temuan tersebut sangat signifikan dan patut diperhatikan.


"Temuan tersebut menunjukkan pada kita soal risiko keamanan cyber," sebut Hamadaoun Toure, Sekjen ITU. Pihaknya akan memperingatkan regulator telekomunikasi di 200 negara terkait ancaman tersebut.


Adapun GSM Association, lembaga yang menaungi sekitar 800 operator selular di seluruh dunia, juga sedang meneliti celah itu. Demikian juga dengan Gemalto NV, perusahaan pembuat kartu SIM terbesar di dunia.


Karste Nohl, peneliti dari Security Research Lab menyatakan kemungkinan aksi hacking hanya berlaku pada kartu SIM yang memakai teknologi enskripsi lama yang disebut sebagai DES. Diestimasi, ada 500 juta ponsel yang masih menggunakan standar tersebut.


Karsten menjelaskan, celah yang ada memungkinkan hacker mendapat kunci digital kartu SIM untuk memodifikasinya. Proses hacking bisa dilakukan hanya dalam dua menit saja.


"Kami bisa memata-mataimu. Kami tahu enskripsi untuk melakukan panggilan. Kami bisa membaca SMS. Tidak hanya mengintai kami bisa juga mencuri data dari kartu SIM, juga identitas ponsel," kata dia.


"Jika Anda memiliki nomor MasterCard atau PayPal dalam ponsel, kami bisa mendapatkannya juga," tambahnya yang detikINET kutip dari Reuters, Senin (22/7/2013).


Hacker hanya bisa mengakses data yang disimpan di kartu SIM. Sehingga yang disimpan di luar kartu SIM relatif aman.


(fyk/ash)



readmore »»  

'Jalan Pintas' Facebook untuk Ponsel Pemula Diserbu

Jakarta - Membuat dunia menjadi lebih terbuka dan terhubung adalah misi Facebook melalui 'Facebook for Every Phone'. Aplikasi ini memungkinkan orang dari belahan dunia mana pun terhubung melalui perangkat apa saja, tak harus smartphone.

"Saat ini pengguna 'Facebook For Every Phone' per bulannya mencapai 100 juta orang. Ini merupakan pencapaian penting buat kami," demikian pernyataan Facebook melalui keterangan tertulisnya, Senin (22/7/2013).


Diklaim Facebook, jutaan orang di negara seperti India, Indonesia dan Filipina, bergantung pada teknologi ini untuk terkoneksi dengan Facebook. Namun Facebook tidak menjabarkan secara detail jumlah pengguna di tiga negara utama tersebut.


"Pengalaman pertama menggunakan internet di Facebook dan produk ini telah memudahkan bagi orang untuk merasakan pengalaman terbaik, apapun mobile phone yang mereka gunakan," kata Javier Olivan, Vice President Growth and Analytics di Facebook.


"Ini merupakan pencapaian penting karena berarti jutaan lebih orang terhubung dengan temannya," sambungnya.


'Facebook for Every Phone' adalah aplikasi Facebook yang tersedia di lebih dari 3.000 jenis feature phone berbagai merek.


Dengan aplikasi ini, pengguna bisa mencicipi pengalaman menggunakan Facebook secara komprehensif, mirip dengan aplikasi Facebook untuk smartphone. Ya, bisa dibilang semacam 'jalan pintas' bagi pengguna ponsel pemula untuk merasakan sensasi smartphone saat Facebookan.


Adapun fitur yang tersedia meliputi fitur populer Facebook seperti News Feed, Messenger dan Photo, termasuk juga fitur untuk membuka akun baru dan mencari teman.


Lebih mengasyikkan lagi, pengalaman ini dioptimalkan agar penggunaan datanya lebih sedikit dibandingkan aplikasi Java lainnya. Alhasil, biaya konsumsi data pun diklaim menjadi lebih terjangkau.


'Facebook for Every Phone' sendiri tersedia berkat teknologi Snaptu, perusahaan mobile platform yang diakuisisi Facebook pada 2011.


Snaptu lalu diubah menjadi 'Facebook for Every Phone' pada Agustus di tahun yang sama. Hingga kini, tim kecil ini pun terus mendorong pertumbuhan penggunanya.


(rns/ash)



readmore »»  

Situs Apple Diusili Hacker

Jakarta - Apple mengaku bahwa salah satu situs miliknya telah diusili peretas. Mereka berusaha masuk, dan mencuri data pribadi para developer iOS.

Untungnya Apple mengenkripsi data para developer tersebut. Sehingga hacker yang berhasil menyusup tidak berhasil mencuri data yang bersifat sangat sensitif tersebut.


Akibat serangan tersebut situs developer Apple lumpuh sementara. Apple mengaku harus melakukan beberapa perbaikan seperti update software yang ada di server, membenahi database dan melakukan penambalan.


Situs yang diserang hacker tersebut adalah tempat di mana developer mencari informasi soal Apple, mulai dari dokumentasi perusahaan tersebut, hingga panduan untuk membuat aplikasi di iOS. Situs ini juga biasa dijadikan wadah diskusi para developer.


Selain itu situs developer Apple juga biasa dipakai developer untuk menguji aplikasi buatan mereka, dan di dalamnya juga terdapat sertifikat yang bisa dipakai untuk mensubmit aplikasi di iOS. Jadi situs ini memang menjadi salah satu situs yang berpengaruh baru ekosistem iOS.


Pun demikian tidak disebutkan kapan situs tersebut akan kembali online. Seperti yang dikutip detikINET dari Apple Insider, Senin (22/7/2013).


Artikel Terkait:

-. Mereka yang Jadi Bulan-bulanan Hacker China

-. Mengenal Anonymous, Grup Hacker Paling Berpengaruh di Dunia

-. 5 Negara dengan Tentara Cyber Terkuat

(eno/ash)



readmore »»