Cerita Tifatul: Di-bully di Twitter dan Operator Bandel

http://us.images.detik.com/content/2013/07/29/328/tifkominfo460.jpgMenkominfo Tifatul Sembiring (dok. kominfo)


Jakarta - Menkominfo Tifatul Sembiring mengaku sering mendengar keluhan pengguna terkait layanan suatu operator telekomunikasi yang byar-pet. Sampai-sampai, timeline akun Twitternya disesaki dengan kicauan pengguna.

Sayangnya, kicauan tersebut tak cuma berisi keluhan dan masukan. Melainkan jadi semacam aksi bully kepada sang menteri. "Saya hampir setiap hari di-bully di Twitter, di sosial media, karena ini (gangguan jaringan-red.). Tapi dari mereka (follower-red.) juga kerap memberi masukan," ujarnya, saat memimpin apel siaga persiapan Lebaran di halaman kantor Kementerian Kominfo, Senin (29/7/2013).


Salah satu contohnya adalah saat ngadatnya layanan BlackBerry beberapa waktu lalu. Berkaca dari kejadian ini, Tifatul berharap operator atau penyedia layanan bersikap pro aktif dalam memberikan klarifikasi tentang masalah yang terjadi.


"Dijelaskan masalahnya, jangan malah Kementerian (Kominfo) yang menjadi juru bicara. Ini tidak cuma buat BlackBerry tetapi kepada seluruh operator," tegasnya.


Ia yakin jika ada masalah dan dijelaskan secara baik-baik -- bukan malah kabur dari persoalan -- pengguna bakal menerima. "Namanya jaringan pasti orang akan maklum dengan namanya peak (trafik padat-red.). Tapi tolong cepat klarifikasi," lanjut menteri asal Partai Keadilan Sejahtera ini.


Tifatul pun mencuatkan semacam sanksi sosial bagi penyedia layanan yang bandel lantaran layanannya kerap ngedrop. Singkat saja, kalau mengecewakan, tinggalkan!


"Kalau saya terserah saja pelanggan. Kalau Anda tidak puas, ganti saja yang lain, kok repot-repot amat. Kalau Anda beli barang di toko, tidak puas dan tidak suka, ya jangan belanja di toko itu lagi, cari saja yang lain. Pilihannya banyak kok," tukasnya.


Dengan cara itu, konsumen dikatakan bakal memberi hukuman sosial kepada operator atau penyedia layanan yang tidak memberi layanan bagus. Sehingga lama-lama, mereka akan berbenah jika tak mau terus kehilangan pelanggan.


Pun demikian, bukan berarti pemerintah selaku regulator telekomunikasi lepas tangan atas gangguan jaringan yang terjadi. Selama itu melanggar aturan, pemerintah siap memberi sanksi.


"Kalau mereka melanggar UU, baru kita berikan sanksi. Tetapi kita sering dengar (kicauan) sedikit-sedikit usir, atau apalah itu, tidak bisa seperti itu (langsung diusir-red.). Ini perdagangan bebas, ada aturannya. Kalau kita bisa beri sanksi yang kita beri sanksi kepada mereka," Tifatul menandaskan.


(ash/fyk)



readmore »»  

Magic Glass, Pelindung Layar Moto X Lawan Gorilla Glass

Jakarta - Menjelang tiga hari sebelum 'kelahirannya' pada 1 Agustus mendatang, bocoran lain Moto X masih menghampiri. Smartphone hasil duet Google-Motorola tersebut dilaporkan bakal mengusung teknologi pelindung layar yang lebih baik dari Gorilla Glass.

Disebut Moto Magic Glass, pelindung layar yang bakal tersemat pada lapisan luar layar Moto X ini sejatinya tetap mengandalkan basis desain Gorilla Glass. Namun dengan tambahan lapisan berbahan dasar alumunium pada bagian terluarnya.


Uniknya, meski dengan tambahan material, penggunaan Magic Glass pada Moto X justru disebut membuatnya tampil lebih tipis, lebih ringan dan juga lebih awet.


(ubergizmo)


Info lain yang dibocorkan oleh Taylor Wimberly, seorang yang diketahui kerap membocorkan kehadiran Moto X seperti dikutip detikINET dari Ubergizmo, Senin (29/7/2013), adalah penggunaan antena dual LTE Mimo Smart yang diyakini mampu menghadirkan penerimaan sinyal yang lebih kuat serta memastikan kecepatan data super kencang.


Selain itu, Moto X sendiri diyakini bakal langsung digandeng oleh 4 operator seluler terbesar di AS yakni Verizon, AT&T, T-Mobile, dan Sprint pada peluncurannya nanti.


(yud/ash)



readmore »»  

Apple Daftarkan Paten Baterai Tahan Lama

Jakarta - Aplikasi paten terbaru yang didaftarkan Apple memperlihatkan bagaimana pembesut iPhone tersebut akan membuat baterai gadget lebih awet. Apple mematenkan teknologi yang membuat perangkat mengkonsumsi lebih sedikit daya, bergantung kebiasaan si pemakai, lokasi dan faktor lain.

Dipublikasikan pekan lalu oleh Patent and Trademark Office Amerika Serikat (AS), paten yang dinamakan 'power management for electronic devices' ini memaparkan kunci menghemat dan mengurangi daya yang dikonsumsi ponsel atau tablet.


Seperti dikutip dari Cnet, Senin (29/7/2013), dengan teknologi ini, perangkat mobile bisa memonitor aktivitasnya sendiri untuk menentukan kapan dan berapa lama si pengguna mengisi ulang baterainya, seberapa jauh si pengguna berpergian, dan faktor lainnya.


Dari informasi yang didapatnya, perangkat akan menyimpan cadangan energi baterai dengan mematikannya secara otomatis atau dengan menurunkan beberapa fungsi. Misalnya dengan menonaktifkan sementara aktivitas email atau menurunkan tingkat kecerahan layar.


Aktivitas ini selanjutnya akan disimpan sebagai skema power management yang akan digunakan setiap hari. Tujuannya, tentu saja memastikan daya baterai bertahan hingga pengguna mengisi ulang baterainya.


Temuan seperti ini akan sangat bermanfaat terutama untuk perangkat mobile. Namun Apple juga menyertakan perangkat lain seperti laptop, perangkat gaming dan pemutar musik digital.


Belum lama ini, Apple juga baru saja mematenkan jenis baterai fleksibel. Dalam paten itu disebutkan, baterai fleksibel memungkinkan baterai dibentuk sesuai dengan perangkat elektronik yang dibuat. Kemungkinan besar, baterai jenis ini akan dibenamkan pada jam tangan pintar iWatch.


(rns/ash)



readmore »»  

Google Glass Jadi Alat Bikin Film Porno

Jakarta - Ketakutan Google Glass digunakan untuk hal-hal negatif akhirnya terbukti. Salah satu pelaku industri pornografi sudah menunjukkan cara menggunakan wearable device ini untuk membuat film dewasa.

Sebelumnya, Google sudah bertindak tegas agar konten porno tidak tampil di kacamata futuristiknya tersebut.


Aplikasi porno di Google Glass tersebut dirilis oleh MiKandi, sebuah toko aplikasi khusus konten dewasa untuk Android.


Dengan aplikasi ini, pengguna Google Glass bisa melihat foto atau menonton video yang difilmkan menggunakan Google Glass. MiKandi, ingin memperluas sudut pandang orang pertama video, menjadi interaksi one on one yang sama-sama menggunakan Google Glass.


Nah, seakan ingin menyindir Google Glass, MiKandi membuat video parodi seperti 'behind the scene' bagaimana film porno dibuat dalam pendekatan melalui kacamata ini.


Dikutip detikINET dari Complex, Senin (29/7/2013), video berjudul First-Ever Google Glass Porn ini memperlihatkan bagaimana James Deen dan lawan mainnya menggunakan kacamata pintar saat melakukan hubungan intim.


Terkesan lucu karena sambil bercinta keduanya saling melakukan aktivitas dengan menggunakan Google Glass.


Tidak diketahui apakah video ini akan benar-benar dirilis atau sekadar parodi. Yang jelas, Google tidak akan berdiam diri jika produknya jadi bercitra negatif.


Artikel Terkait:

-. Kontroversi Google Glass, Intip Lawan Jenis Sampai Pornografi

-. FotoINET: Mari Kita Sambut Google Glass!

-. Fitur-fitur Keren di Kacamata Pintar Google

-. Aksi Konyol Fotografer Menjepret dengan Google Glass

(tyo/ash)



readmore »»  

Meretas Mobil akan Menjadi Tren

Jakarta - Hacker yang sukses meretas komputer, ponsel, atau konsol game mungkin sudah biasa. Ke depannya para peretas tersebut punya target baru, yakni mobil dengan fitur pintar.

Belakangan memang semakin banyak mobil keluaran terbaru yang dibenamkan fitur pintar, seperti Toyota Prius dan beberapa tipe lain keluaran Ford dan merek besar lainnya. Hal inilah yang mulai dilirik oleh para peretas.


Bahkan Direktur Intelijen IOActive Chris Valasek dan insinyur keamanan untuk Twitter Charlie Miller, pernah menemukan celah berbahaya pada mobil-mobil yang sudah menggunakan on-board computers, sebuah fitur wajib pada kendaraan di Amerika Serikat sejak 1996.


Mereka mengatakan hanya dengan mengakses perangkat itu sebentar, seseorang dapat dengan cepat memprogram ulang fitur di mobil. Bahkan dengan 'meracik ulang' sistem komputer mobil, rem bisa dinonaktifkan, menghidupkan/mematikan lampu, membunyikan klakson dan lainnya.


Percobaan meretas mobil juga pernah dilakukan pada Toyota Prius. Saat itu seorang hacker berhasil untuk membuat mobil tersebut ngerem mendadak saat berada di kecepatan 130 KM/jam. Sangat berbahaya bukan?


Untuk menghadapi fenomena tersebut, dua 'hacker putih' bernama Charlie Miller dan Chris Valasek sudah menyiapkan sedikitnya 100 halaman paper mengenai serba-serbi keamanan di dalam sistem kendaraan.


Semua isi paper tersebut akan mereka paparkan di ajang khusus para pertas bernama Defcon, di Las Vegas. Ini membuktikan bahwa kendaraan mulai dibidik oleh para peretas untuk melakukan aksinya, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Senin (29/7/2013).


(eno/ash)



readmore »»  

Augmented Reality Bikin App Lowongan Kerja Makin Keren

Jakarta - Augmented reality punya banyak fungsi menarik. Sejumlah perusahaan sudah mulai memanfaatkannya, misalnya toko online yang memungkinkan pengguna menjajal pakaian secara virtual sebelum membelinya.

Nokia menginginkan augmented reality tampil berbeda dengan membenamkannya dalam aplikasi untuk smartphonenya. Perusahaan asal Finlandia ini baru saja meluncurkan aplikasi pencarian lowongan kerja berbasis augmented reality bernama JobLens.


Diklaim Nokia, aplikasi di Windows 8 ini akan menjadi masa depan dalam hal pencarian lowongan kerja. Tak hanya menawarkan daftar lowongan kerja seperti kebanyakan aplikasi pencarian kerja lainnya, JobLens menawarkan hal berbeda.


Menggunakan augmented reality, JobLens akan menampilkan pekerjaan dalam tampilan map, memperlihatkan dengan jelas di mana tepatnya lokasi kantor yang sedang membuka lowongan berada.


Dilansir Telegraph, Senin (29/7/2013), aplikasi ini juga terhubung dengan social media, termasuk Facebook, Twitter, LinkedIn dan Windows Live, untuk melihat apakah ada teman si pengguna yang terkoneksi dengan manager perusahaan bersangkutan.


Saat akan melamar pekerjaan, pengguna bisa membagi CV mereka ke perusahaan yang dituju melalui akun Microsoft SkyDrive. Jika aplikasi mereka sukses, JobLens akan memberikan arahan dan informasi menuju lokasi wawancara.


Untuk saat ini, aplikasi JobLens baru bisa digunakan di London dan beberapa negara Eropa lainnya. Nokia baru bekerjasama dengan 30 perusahaan untuk menyajikan layanan pencarian kerja berteknologi augmented reality ini. Belum diketahui apakah Nokia akan memperluas layanannya ke negara lain.


(rns/ash)



readmore »»  

Nexus 7 Terbaru Digarap LG?

Jakarta - Kolaborasi Google dan LG berlanjut. Setelah memilih produsen asal Korea Selatan ini untuk memproduksi Nexus 4, Google diisukan kembali mempercayai LG untuk memproduksi Nexus 7 terbaru. Ini artinya Google menggeser Asus yang sebelumnya memproduksi Nexus 7 versi lawas.

Prediksi yang diungkap oleh Ming-Chi Kuo, seorang analis yang dikenal tahu banyak mengenai isu seputar teknologi tersebut sekaligus menjelaskan rencana Google yang makin meningkatkan kerjasamanya dengan LG adalah bertujuan untuk semakin menancapkan kukunya di pasar perangkat berlayar sentuh.


Selain itu, pemilihan LG kembali oleh Google untuk membesutnya perangkat Nexus juga disebut akan membawa LG menjadi salah satu pemain utama di ranah perangkat tablet, selain Samsung dan Apple.


Apalagi saat ini LG juga dikatakan telah menjadi salah satu pemain besar dalam pasar perangkat layar sentuh berkat teknologi layar sentuh GF2 yang diisukan bakal digunakan iPad 5 dan teknologi IPS yang telah banyak diadopsi jutaan smartphone saat ini.


Menariknya, seperti dikutip detikINET dari Ubergizmo, Senin (29/7/2013), Kuo juga mengatakan tujuan lain Google meningkatkan kerjasamanya dengan LG adalah guna menggoyang dominasi Samsung dan berharap dapat memiliki kontrol pada segmen tertentu pasar smartphone.


(yud/ash)



readmore »»