Kontes FotoStop Januari: Arsitektur

Jakarta - 'Arsitektur', inilah tema kontes FotoStop detikINET di bulan Januari 2014. Pilar-pilar bangunan yang kokoh, gedung yang berdiri megah, jembatan, dan berbagai bangunan dengan arsitektur menarik lainnya, mampu menjadi obyek foto yang menggugah emosi.

Di bulan Januari ini, kami pun menantang Anda untuk bisa mengabadikan konstruksi bangunan yang Anda anggap bagus dan mengirimkannya ke link berikut via komputer (dalam versi desktop, bukan versi mobile atau apps).


Anda akan berkesempatan mendapatkan gelar jawara dan berhak membawa pulang hadiah Rp 500.000. Tentunya, foto yang ditampilkan di galeri FotoStop akan dikurasi terlebih dulu.


Ayo, tunggu apa lagi? Hunting dan kirim foto Anda detik ini juga!


(ash/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Penjualan Elektronik di Indonesia Tembus Rp 38,5 Triliun

Jakarta - Gabungan seluruh perusahaan elektronik di Indonesia mencatat penjualan produknya di sepanjang 2013 telah menembus Rp 38,5 triliun atau naik 11% dibanding tahun sebelumnya.

Demikian diungkapkan Ketua Gabungan Perusahaan Elektronik (Gabel) Ali Soebroto Oentaryo. Realisasi tersebut sayangnya masih di bawah target Gabel yang mengharapkan adanya pertumbuhan penjualan sebesar 15%.


Menurut Ali, perlambatan pertumbuhan penjualan terjadi sejak kuartal ketiga 2013 lalu. Salah satu pemicunya adalah pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS sebesar 20%. Hal itu menggerus pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga daya beli masyarakat terpukul.


"Depresiasi rupiah membuat harga jual elektronik impor naik 20%. Harga elektronik lokal juga terdongkrak, karena biaya produksi membengkak sekitar 20%. Sebagian komponen elektronik masih diimpor dengan menggunakan dolar AS," ujarnya seperti dikutip, Sabtu (11/1/2014).


Dijelaskannya, pabrikan elektronik tidak dapat langsung menaikkan harga jual sebesar kenaikan biaya produksi. Kenaikan harga dilakukan secara bertahap untuk menghindari kemerosotan penjualan. Tahap awal, kenaikan harga jual berkisar 2%-3%, kemudian naik lagi 2%-3%.


Ali khawatir, krisis rupiah bisa memicu kebangkrutan industri elektronik. Hal ini bisa terjadi jika pabrikan menahan kenaikan harga jual demi menjaga pertumbuhan pasar.


Selain menaikkan harga jual, pabrikan menyiapkan langkah lain untuk menyiasati efek pelemahan kurs. Salah satunya dengan melansir produk model baru dengan harga baru. Namun, hal ini membutuhkan tambahan investasi.Next


(rou/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Aturan Teknis Data Center Masih Uji Publik

Jakarta - Kementerian Kominfo hingga 14 Januari 2014 masih meminta masukan dari publik terkait aturan teknis yang disiapkan Peraturan Menteri mengenai data center di Indonesia.

"Uji publik Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang Pedoman Teknis Pusat Data masih kami buka hingga 14 Januari 2014," ungkap Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S Dewa Broto, seperti dikutip dalam keterangannya, Sabtu (11/1/2014).


Gatot menjelaskan, pertimbangan utama penyusunan RPM ini adalah kepentingan penegakkan hukum, perlindungan dan penegakkan kedaulatan negara terhadap data warga negaranya, penyelenggara sistem elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di Indonesia.


Salah satu dasar hukum penyusunan RPM ini adalah PP No. 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Pasal 17 dari PP tersebut menyebutkan, Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib memiliki rencana keberlangsungan kegiatan untuk menanggulangi gangguan atau bencana sesuai dengan risiko dari dampak yang ditimbulkannya.


Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Indonesia untuk kepentingan penegakan hukum, perlindungan, dan penegakan kedaulatan negara terhadap data warga negaranya.


Ketentuan lebih lanjut mengenai kewajiban penempatan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur oleh Instansi Pengawas dan Pengatur Sektor terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan setelah berkoordinasi dengan Menteri.


Beberapa hal penting yang diatur dalam RPM ini adalah setiap Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di Indonesia.


Fasilitas infrastruktur yang didesain dan dibangun berdasarkan standar yang sesuai dan praktik terbaik untuk mencapai operasi yang efisien dan andal.


"Perlu diperjelas, bahwa RPM ini lebih bersifat pengaturan teknis dari keberadaan pusat data. Sedangkan ketentuan aspek konten diatur oleh instansi terkait sesuai sektornya setelah berkoordinasi dengan Menteri Kominfo," pungkas Gatot.


(rou/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Microsoft Surface 3 Dipersenjatai Tegra K1

Jakarta - Microsoft mungkin akan menjadi produsen pertama yang mengandalkan prosesor terbaru Nvidia Tegra K1. Memiliki kinerja grafis yang diklaim lebih baik dari PlayStation 3 dan Xbox 360, Tegra K1 bakal ikut mempersenjatai Surface 3.

Kelebihan Tegra K1 terletak pada chip grafis yang diusungnya. Dengan 192 core GPU, Tegra K1 sanggup memuntahkan GPU Horsepower sebesar 365 Gflops. Bandingkan dengan kinerja grafis Xbox 360 yang hanya dapat menyodorkan GPU Horsepower sebesar 240 Gflops dan PS3 yang hanya 192 Gflops.


Meski demikian, kemungkinan besar Surface 3 masih akan menggunakan Tegra K1 yang versi 32 bit. Karena disebutkan Microssoft merencanakan peluncuran Surface 3 sebelum bulan Juli 2014. Sementara Tegra K1 versi 64 bit disampaikan Nvidia baru akan hadir pada akhir tahun.


Selain Surface 3, Microsoft juga dikatakan tengah menggarap Surface Mini. Adapun ukuran layar yang diusungnya antara 7 inch atau 8 inch. Meski mini, resolusi layar yang akan diusungnya telah mengadopsi full HD 1920x1080 pixel.


Seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Sabtu (11/1/2014), adapun prosesor yang akan digunakan oleh Surface Mini adalah Intel Baytrail+. Selain itu, Surface Mini juga akan menawarkan fitur Air Gesture.


(yud/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Kominfo Terbitkan Payung Hukum TV Digital

Jakarta - Menkominfo Tifatul Sembiring telah menandatangani Peraturan Menteri No. 32/2013 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Televisi Secara Digital dan Penyiaran Multipleksing Melalui Sistem Terestrial sebagai pengganti Peraturan Menkominfo No. 22 Tahun 2011.

"Menkominfo menandatangani peraturan menteri tersebut pada 29 Desember setelah melalui proses uji publik pada 10-17 Desember," ungkap Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto, seperti dikutip dari keterangannya, Sabtu (11/1/2013).


Ditambahkannya, Kementerian Kominfo juga telah mengumumkan hasil seleksi lembaga penyiaran penyelenggaran penyiaran multipleksing televisi digital di lima zona pada 30 Juli 2012, dan dilanjutkan dua zona pada 26 April 2013 sesuai Peraturan Menkominfo No. 22/2011.


"Namun pada perkembangannya, regulasi yang mengatur pelaksanaan TV digital itu (Peraturan Menkominfo No. 22/2011) sempat memperoleh gugatan hukum melalui Mahkamah Agung," kata Gatot.


Implikasi keputusan Mahkamah Agung itu, lanjut Gatot, adalah ketiadaan penghentian siaran (switch off) televisi analog ke digital, ketiadaan kelembagaan (Lembaga Penyiaran Penyelenggara Penyiaran Multipleksing), dan ketiadaan zona baru.


Namun, keputusan MA itu tidak bersifat retroaktif. Artinya hasil seleksi lembaga penyiaran penyelenggara penyiaran multipleksing yang sudah berlangsung tetap berlaku dan tidak membatalkan proses migrasi teknologi sistem televisi analog ke sistem televisi digital.


Pertimbangan proses migrasi teknologi sistem televisi digital ke analog yang tetap membutuhkan payung hukum dan pembatalan Peraturan Menkominfo No. 22/ 2011 itu yang kemudian melatarbelakangi terbitnya Peraturan Menkominfo No. 32/2013.Next


(rou/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Kelamaan Pelototi Gadget, Mata Kita dalam Bahaya

Jakarta - Waktu rata-rata yang dihabiskan seseorang di depan perangkat elektronik seperti ponsel, tablet, layar komputer, maupun layar televisi adalah sembilan jam per hari.

Demikian laporan terbaru Vision Council, sebuah asosiasi perdagangan nirlaba. Laporan ini tampaknya sepele, tapi jangan salah, hal itu justru bisa menyebabkan ketegangan pada mata dan masalah penglihatan lainnya.


Para peneliti yang melakukan survei pada lebih dari 7.000 orang, menemukan bahwa waktu yang dihabiskan di depan gadget atau layar televisi terus meningkat untuk anak-anak dan orang dewasa.


Dalam setahun, jumlah orang yang mengaku menghabiskan 10 jam per hari pada perangkat elektronik naik sebesar 4%. Hampir 70% orang dewasa di Amerika Serikat mengalami ketegangan mata sebagai akibat dari meningkatnya penggunaan perangkat elektronik.


"Orang dewasa berusia 18 sampai 34 tahun merasakan ketegangan mata pada tingkat yang lebih tinggi (45%) daripada rekan-rekan mereka yang lebih tua," ujar para peneliti dalam sebuah laporan, seperti dikutip Everyday Health, Sabtu (11/1/2014).


Douglas Lazzaro, MD, profesor dan ketua di Departemen Ophthalmology di SUNY Downstate Hospital di Brooklyn, New York mengatakan, terus-menerus menatap layar dapat menyebabkan sejumlah masalah.


Disebutkan olehnya, semakin lama Anda melihat layar komputer, ketegangan mata cenderung semakin meningkat dan dapat menyebabkan sakit kepala.Next


(rou/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

BlackBerry Dapat Suntikan Dana Rp 3 Triliun

Jakarta - BlackBerry baru saja mendapatkan suntikan dana segar dari Fairfax Financial Holdings senilai USD 250 juta atau setara Rp 3 triliun melalui pembelian surat utang.

Seperti detikINET kutip dari Reuters, Sabtu (11/1/2014), pembelian obligasi ini merupakan bagian dari pembelian surat utang Blackberry senilai USD 1 miliar yang pernah diumumkan sebelumnya.


Fairfax juga sebelumnya sudah membeli sebagian utang itu senilai USD 250 juta. Sedangkan perusahaan pendukung lain seperti badan pengelola investasi Qatar, Brookfield Asset Management, and Markel Corp, Canso Investment Counsel sudah membeli total USD 300 juta.


Dengan persetujuan itu Fairfax akan menggandakan kepemilikan utangnya di BlackBerry. Fairfax saat ini memiliki 9,9% saham BlackBerry sehingga menjadikannya sebagai pemegang saham terbesar.


Vendor smartphone asal Kanada ini bisa memanfaatkan suntikan dana tersebut untuk memperbaiki kinerja dan mengembalikan daya saingnya di industri smartphone. Seperti diketahui, BlackBerry merugi USD 2,6 miliar dalam dua kuartal dan pangsa pasarnya hanya tersisa 1% secara global.


CEO BlackBerry John Chen menegaskan, perusahaan asal Kanada ini akan terus berjuang untuk bisa selamat dari kesulitan keuangan, salah satunya dengan menggenjot pasar korporasi.


BlackBerry juga akan membagi perangkat atas dua segmen yakni retail dan korporasi. Untuk perangkat smartphone retail khusus emerging market, semua proses produksi, manufaktur, hingga inventory akan dipercayakan pada Foxconn. Salah satunya BlackBerry Jakarta.


BlackBerry sendiri akan fokus untuk memproduksi handset BlackBerry untuk pasar enterprise. Ponsel ini nantinya akan tetap mengusung keyboard fisik. Berbeda dengan yang diproduksi Foxconn, yang hanya mengandalkan layar sentuh dan berbanderol di bawah USD 200.


(rou/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»