G1X Mark II: Ketika Canon Belajar dari Kesalahan

Jakarta - Dua tahun yang lalu, Canon mengeluarkan kamera compact unik sebagai salah satu reaksi untuk bersaing dengan sistem kamera mirrorless. Kamera tersebut dinamakan Canon G1X.

Kelebihan kamera ini adalah mengunakan sensor gambar yang ukurannya di antara kamera DSLR Canon dan four thirds yang digunakan Olympus, Panasonic. Dengan ukuran sensor gambar yang relatif besar, kualitas gambar yang dihasilkan setara dengan kamera DSLR.


Namun G1X gagal menjadi populer karena kinerja autofokusnya sangat lambat, jendela bidik optik ala kamera Canon G tidak optimal karena sebagian pandangan terhalang oleh panjangnya lensa. Selain itu ukurannya juga tidak bisa dibilang kecil, dan harganya juga tinggi.


Setelah dua tahun berlalu, Canon mempelajari kesalahan mereka dan memperbaikinya lewat Canon G1X generasi kedua (Mark II). Ukuran sensor gambarnya sama. Uniknya resolusi gambarnya justru menurun dari 14MP ke 13MP.


Tapi bukan masalah karena pengurangan resolusi sensor gambar bisa jadi meningkatkan kualitas gambar di kondisi gelap saat memakai ISO tinggi. Meskipun kualitas sensor gambarnya kurang lebih sama, tapi spesifikasi lainnya meningkat cukup berarti.


Spesifikasi Canon G1X mark II antara lain:


-. 12.8 MP, sensor gambar 1.5 inch.

-. Lensa 28-120mm f/2-3.9 = Sedikit lebih panjang dan bukaan maksimumnya 1 stop lebih besar (menyerap 2 kali cahaya lebih terang).

-. Tidak ada jendela bidik optik, tapi tersedia jendela bidik elektronik yang dapat dibeli terpisah

-. Layar LCD touchscreen, bisa diputar ke atas atau ke bawah.

-. Resolusi layar LCD 1 juta titik (meningkat dari 900ribu titik).

-. Ukurannya lebih kecil dan terasa lebih kokoh.

-. Kinerja autofokus jauh lebih cepat dari versi yang pertama, tapi bukan yang tercepat di kelasnya.

-. Kecepatan foto berturut-turut 5 foto per detik.

-. Berat: 553 gram.

-. Dimensi: 116 x 74 x 66 mm.Next





(ash/ash)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Duh! Ada Flappy Bird Pencuri Pulsa

Jakarta - Setelah resmi dihapus dari toko aplikasi Google dan Apple, kini di luar sana banyak beredar file instalasi Flappy Bird. Tapi hati-hati, beberapa di antaranya bisa menguras pulsa Anda.

Flappy Bird memang fenomenal, tapi pembuatnya membutuskan untuk menghapus burung menjengkelkan itu agar tidak lagi bisa dimainkan oleh para penggemarnya. Cukup aneh, tapi memang itu keadaannya.


Momentum itu kemudian dipakai oleh para penjahat cyber untuk melakukan aksinya. Mereka menyebar file instalasi Flappy Bird yang sudah disisipi program jahat.


Flappy Bird jahat itu ditemukan oleh Paul Ducklin, pakar virus dari Sophos. Ia pun menjelaskan bagaimana game gadungan itu dipakai untuk mencuri pulsa oleh para pembuatnya.


Flappy Bird itu disebarkan melalui toko aplikasi pihak ketiga di luar Google Play Store dan Apple Play Store. Saat pertama diinstal, game mengklaim bahwa semua sistem permainan di dalamnya hanya sebatas trial.


Sampai di titik tertentu, para calon korban akan diminta mengirim SMS dengan tarif premium agar bisa melanjutkan permainan. Tapi meski pesan dikirim dan pulsa sudah tersedot, Flappy Bird itu tetap tidak bisa dimainkan seperti yang sudah dijanjikan.


"Jangan sampai Anda terjebak dengan tipuan seperti ini, meski Anda sangat ingin memainkan Flappy Bird," imbau seperti dikutip detikINET dari IT Portal, Senin (17/2/2014).


Hingga kini belum diketahui berapa jumlah korban dari Flappy Bird gadungan tersebut, para pengguna pun diimbau agar lebih teliti jika ingin berburu Flappy Bird di luar toko aplikasi resmi.


(eno/tyo)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Esia dan Path Mulai Bersinergi

Jakarta - Usai kucuran dana ke Path senilai USD 25 juta, Bakrie Grup mulai menunjukkan geliat. Melalui Bakrie Telekom,operator Esia tersebut melakukan kunjungan ke kantor pusat Path di San Francisco.

Pertemuan Esia dengan Path dilakukan untuk membahas berbagai kemungkinan kerjasama antara keduanya untuk bersinergi mengembangkan pasar. Saat ini sinergi dilakukan melalui program bebas kuota data untuk pelanggan Esia yang menggunakan media sosial Path.


"Kami akan mendukung keberadaan Path untuk menjadi media sosial terbaik di Indonesia. Sinergi ini tentunya diharapkan memberikan manfaat besar bagi pengembangan bisnis terutama dalam hal pengembangan layanan data dan bisnis OTT kami," jelas Direktur Utama PT Bakrie Telecom Jasitro Abi, melalui rilisnya, Senin (17/2/2014).


Salah satu hal menarik dari hasil pertemuan tersebut adalah kemungkinan memanfaatkan platform isi ulang atau pulsa untuk mendapatkan fitur Path yang bersifat premium.


Selain terus melakukan inovasi layanan suara (voice) dan pesan (SMS) ESIA, tren positif pengembangan bisnis layanan data Esia terlihat dari antusiasme penggunaan ponsel pintar Esia


Pada kegiatan mobile roadshow "ESIA Safari" di Jabodetabek dan sejumlah daerah lainnya di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Ponsel pintar Maxfun menjadi perangkat seri Max yang paling diminati masyarakat dengan harganya yang ekonomis.


Lebih dari 70% ponsel Esia Maxfun yang didistribusikan telah laku terjual dan permintaan masih terus berlanjut di 2014.


(tyo/tyo)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Ubuntu Versi China Goyang Dominasi Windows

Jakarta - Tak disangka sistem operasi Ubuntu versi China ternyata sangat disukai di Negeri Tirai Bambu itu. Dalam satu semester, tercatat sudah lebih dari 1 juta orang yang menggunakan sistem operasi tersebut.

Ubuntu Kylin, yang disebut Canonical sebagai versi Ubuntu yang dioptimalkan untuk masyarakat China memang terbiang sukses. Sejak diluncurkan 6 bulan lalu sistem operasi ini sudah diunduh sebayak 1,3 juta kali.


"Itu adalah jumlah yang sangat mengesankan mengingat China adalah pasar PC terbesar di dunia," tulis pernyataan Canocical. Seperti dikutip detikINET dari Beta News, Senin (17/3/2014).


Ke depannya Canocical percaya bahwa pengguna Ubuntu Kylin akan semakin banyak di China. Sebab, mereka sudah bekerjasama dengan para OEM seperti Dell, HP dan Lenovo untuk memasarkan komputer dengan sistem tersebut di dalamnya.


"Seperti negara lain, warga China juga senang membeli komputer yang didalamnya sudah pre-installed sistem operasi," jelas Canocical.


Dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 1,35 mliar, China memang merupakan pasar potensial untuk segala jenis sistem operasi. Ubuntu pun berharap bisa mengoyahkan dominasi Windows di Negeri Panda itu.


(eno/tyo)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Obama Diminta Selamatkan Flappy Bird

Jakarta - Dicabutnya Flappy Bird dari Apple dan Android masih menyimpan rasa penasaran bagi penggemarnya. Bahkan Presiden AS Barack Obama untuk turun tangan.

Seseorang bernama D.S menuliskan petisi di internet, melalui surat dalam dunia maya memohon kepada pemerintah AS dengan judul 'selamatkan jutaan pemain yang tak berhasil memainkan game ini'.


"Flappy Bird, merupakan game ini mengalami kematian mendadak. Game menyebabkan banyak orang yang kehilangan kesempatan untuk memainkan game ini di perangkatnya," demikian surat tersebut, yang dikutip detikINET dari Cnet, Senin (17/2/2014).


"Saya ingin membawa Flappy Bird untuk mengalami rasa emosional yang sama. Kami ingin mereka, setiap keluarga, menghabiskan momen bermain dengan game ini," tambah surat yang ditujukan ke Gedung Putih.


Sayangnya, sebelum petisi online ini sampai ke Presiden Obama, surat ini keburu menghilang dari peredaran di dunia maya.


(tyo/tyo)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Xiaomi Siapkan 'Pembunuh' Moto G

Jakarta - Sepak terjang Xiaomi rasanya tidak boleh diremehkan. Vendor asal China yang siap berekspansi ke pasar internasional ini, baru saja resmi menghadirkan Android murah dengan spesifikasi tinggi, Hongmi 1s.

Hongmi 1s ini sudah bisa dipesan di China seharga USD 130 atau di kisaran Rp 1,5 juta. Mengingat Xiaomi kabarnya segera memasuki pasar Indonesia, mungkin saja Hongmi 1s nantinya menyambangi Tanah Air.


Memangnya seperti apa spesifikasi yang diusungnya? Dibandingkan Motorola Moto G yang sering dilabeli Android murah terbaik saat ini, Hongmi 1s sepertinya bisa diadu.


Dikutip detikINET dari UberGizmo, Senin (17/2/2014), Hongmi 1s memakai prosesor quad core 1,6 GHz Snapdragon 400, sama seperti prosesor di Moto G. Ditunjang dengan RAM 1GB.


Spesifikasi kunci lain seperti kamera 8 megapixel dengan LED flash, kamera depan 1,6 megapixel, memori internal 8GB, slot microSD, baterai 2.000 mAh, OS Android Jelly Bean, dan layar 4,7 inch resolusi 1280 x 720 pixel.


Ya, dibandingkan Moto G yang dijual USD 179, Hongmi 1s banderolnya lebih murah dan spesifikasinya lebih tinggi. Persaingan Android murah dengan spesifikasi bagus pun tampaknya semakin sengit.


Xiaomi memang belum setenar Motorola di kancah global. Namun di China, smartphone Xiaomi termasuk paling laris. Dan dalam waktu dekat, Xiaomi juga berencana merambah pasar internasional.


Pada akhir Februari ini, ponsel Xiaomi dilaporkan akan hadir perdana di negara tetangga Singapura. Kemudian berlanjut ke negara Asia Tenggara lainnya, termasuk Indonesia.


(fyk/tyo)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Ini Alasan Apple 'Bunuh' Kloningan Flappy Bird

Jakarta - Setelah 'kematian' Flappy Bird, seketika muncul game sejenis dengan nama mirip di Android dan iOS. Tren aji mumpung ini, sayangnya tidak akan bertahan lama.

Karena, Google dan Apple tengah berperang melawan game-game yang berusaha mencari keuntungan dari meningkatnya popularitas Flappy Bird. Di kedua platform tersebut ,memang muncul nama game seperti Flappy Fish, Flappy Pig dan lain sebagainya.


Ketegasan ini ditunjukan Apple dengan melarang salah satu pengembang Juice Media yang curhat melalui Twitter karena aplikasi bernama Flappy Dragon ditolak masuk di App Store.


"Kami menemukan nama aplikasi Anda mencoba untuk memanfaatkan aplikasi popular," kata pihak Apple yang ditirukan oleh Juice Media, seperti dilansir The Verge, Senin (17/2/2014).


Bahkan beberapa pengembang juga menerima tanggapan serupa dari Apple dan Google. Dalam beberapa kasus , pengembang mempertimbangkan untuk mengubah judul di gamenya.


Seorang juru bicara Apple mengatakan bahwa perusahaan tidak hanya menolak game dengan nama 'Flappy', melainkan judul yang jelas berusaha untuk mengelabui pelanggan, membuat mereka berpikir aplikasi merupakan pengganti atau berhubungan dengan yang asli . Sementara Google belum memberikan komentar.


(tyo/tyo)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»