Laris, Samsung Khawatir Galaxy S5 Kehabisan Stok

Jakarta - Respon positif sepertinya berhasil di raih Galaxy S5. Di hari pertamanya meluncur ke pasaran, ponsel andalan Samsung itu dilaporkan sukses melampaui pendahulunya hampir 2 kali lipatnya.

Seperti dilansir dari media Korea Selatan, di beberapa negara yang disambangi Galaxy S5 menorehkan penjualan lebih tinggi sekitar 30% dibanding Galaxy S4 saat dipasarkan di hari pertamanya. Bahkan di sejumlah negara lainnya, Galaxy S5 berhasil melampaui penjualan Galaxy S4 hingga 2 kalinya.


Namun dibalik raihan tersebut, ternyata Samsung memiliki kekhawatiran mengenai keterlambatan pasokan Galaxy S5 ke seluruh negara yang dihampirinya.


Fitur andalan seperti pemidai sidik jari, sensor pendeteksi detak jantung, kemampuan tahan air, dan kamera utama dengan teknologi ISOCELL yang tersemat pada Galaxy S5 disebut-sebut membuat proses produksi ponsel jagoan Samsung ini tidak dapat secepat pendahulunya.


Seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Minggu (13/4/2014), Galaxy S5 sendiri saat ini telah dipasarkan di 125 negara. Adapun total jumlah negara yang rencananya akan didatangi Galaxy S5 seluruhnya berjumlah 150 negara.


Indonesia menjadi kloter pertama yang dihampiri Galaxy S5. Di Indonesia, Galaxy S5 dibanderol sebesar Rp 8,5 juta.


(yud/yud)



readmore »»  

Siapkan Galaxy S5 Active, Samsung bakal Benamkan 277 Aplikasi

Jakarta - Seperti halnya Galaxy S4, ponsel jagoan terbaru Samsung yakni Galaxy S5 kabarnya juga akan memiliki sejumlah varian, Salah satu yang santer terdengar adalah Galaxy S5 Active. Tak hanya menyodorkan ketangguhan, konon Samsung bakal membenamkan ratusan aplikasi di dalamnya.

Mengikuti pendahulunya, Galaxy S5 Active disinyalir menonjolkan ketangguhan yang dimilikinya. Bila Galaxy S5 versi standar telah memiliki sertifikasi IP67 yang berarti tahan direndam di kedalaman air hingga 1 meter selama 30 menit, maka Galaxy S5 Active memiliki sertifikasi yang lebih tinggi lagi yakni IP68.


Tak sekedar tahan terhadap hempasan debu, artinya Galaxy S5 Active sanggup berada di kedalaman air hingga 1,5 meter dengan waktu mencapai 1,5 jam.


Namun kemungkinan tak cuma ketangguhannya yang jadi kelebihan, berdasarkan bocoran yang dibeberkan pemilik akun @evleaks, seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Minggu (13/4/2014), calon ponsel tangguh Samsung ini juga bakal menyodorkan 277 aplikasi bagi penggunanya.


Sayangnya dalam bocorannya tak dijelaskan aplikasi macam apa yang disodorkan Samsung. Selain itu, bisa jadi 277 aplikasi yang dimaksud juga bercampur dengan aplikasi bawaan Samsung yang jumlahnya juga lumayan banyak.


Pun begitu, total 277 aplikasi adalah jumlah yang tidak sedikit meski bila tercampur dengan aplikasi bawaan.


(yud/yud)



readmore »»  

Pora The Lake Rescuer, Game Bersih-bersih Danau Toba

http://us.images.detik.com/content/2014/04/13/654/jonathandlm.jpgJonathan Risman T.


Jakarta - Ikan Pora-pora kesal melihat Danau Toba, lingkungan tempat tinggalnya, dikotori sampah. Bersenjatakan senapan yang mengeluarkan gelembung, ikan Pora-pora pun memerangi sampah.

Demikian jalan cerita game Pora The Lake Rescuer. Game yang dibuat tim New Eleven Del dari Institut Teknologi Del, Samosir, Sumatera Utara ini, rupanya mampu memikat perhatian juri Imagine Cup 2014 tingkat nasional.


Jonathan Risman Tambunan, mewakili timnya, menceritakan proses pengembangan game untuk Windows Phone tersebut. Danau Toba yang dekat dengan lingkungan kampus mereka, diakui Jonathan sebagai sumber inspirasi kemunculan Pora The Lake Rescuer.


"Permainannya sederhana. Kami ingin menceritakan kalau ikan-ikan bisa bicara, mereka akan kesal dengan banyaknya sampah. Jadi hero-nya ikan Pora yang membantu bersih-bersih," papar Jonathan.


pora


Pora, dengan senjatanya yang mengeluarkan gelembung, akan menangkap sampah, kemudian membawanya ke permukaan danau. Jenis gelembungnya pun dikatakan Jonathan bermacam-macam. Semakin tinggi levelnya, semakin canggih kemampuan gelembung.


"Semakin besar buble, akan menangkap lebih banyak sampah. Ada rintangan berupa duri-duri. Kalau tidak hati-hati, bisa memecahkan buble," ujar Jonathan.Next


(rns/yud)

readmore »»  

Innovation Accelerators Boyong Inovasi IT dalam Perusahaan

Jakarta - Hampir seluruh bidang bisnis kini dijejali implementasi IT sebagai bagian prosesnya. Selain bergantung pada keputusan CIO (Chief Information Officer), perusahaan-perusahaan yang perusahaan - yang dikenal sebagai 'Innovation Accelerators' juga mendorong implementasi teknologi ini dengan terus memadukan inovasi bisnis dan IT sebagai strategi inti di seluruh organisasi mereka.

Menurut hasil survei “Business Transformation and the CIO Role” yang diumumkan oleh Red Hat, dari 420 pemimpin bisnis di dunia, melalui Harvard Business Review Analytic Services, menemukan bahwa para Innovation Accelerators ini (32% dari responden survei) menantikan perubahan yang signifikan dalam tiga tahun ke depan, terutama dalam hal bagaimana mereka terlibat dengan dan belajar mengenai pelanggan, serta dalam model bisnis mereka, produk dan jasa, juga proses pengguna akhir.


Mereka juga lebih cenderung untuk fokus pada kesempatan untuk menghasilkan pendapatan dengan strategi-strategi pengalaman pelanggan yang baru (71%), inovasi model bisnis (69%) dan inovasi layanan (68%). Sebaliknya, perusahaan-perusahaan yang tidak menjadikan inovasi sebagai prioritas akan lebih fokus pada otomatisasi proses bisnis (70%).


Responden juga percaya inovasi dengan IT akan mengubah cara karyawan melakukan pekerjaan mereka (48% mengatakan hal tersebut akan berubah secara signifikan, 15% mengatakan itu akan berubah secara keseluruhan); produk/jasa perusahaan (46% mengatakan cara karyawan akan berubah secara signifikan; 11% mempredikasi hal tersebut berubah secara keseluruhan), dan model bisnis (42% berharap akan berubah secara signifikan, 13% mengatakan hal berubah secara keseluruhan).


Untuk Innovation Accelerators, jumlahnya jauh lebih tinggi: 70% mengatakan pendekatan mereka ke pelanggan dan wawasan akan berubah secara signifikan, dan 33% mengindikasikan akan berubah secara keseluruhan.


Perubahan-perubahan ini juga mengarah kepada sejumlah proyek tertentu yang akan dikerjakan para responden dalam 3 tahun mendatang. Lebih dari setengah responden survei berencana untuk mengotomatisasi proses bisnis (67%); menjalankan strategi pengalaman pelanggan (66%); menciptakan aplikasi baru (60%); dan berinovasi dalam layanan (57%) dan model bisnis (56%).


“Jelas dari hasil survei bahwa setiap organisasi harus berusaha untuk menjadi Innovation Accelerator. Perusahaan-perusahaan ini telah beralih dari strategi ‘keep the lights on’ di mana mereka mendorong inisiatif strategis seperti pengalaman pelanggan dan inovasi layanan,” ujar Lee Congdon, CIO, Red Hat, seperti detikINET kutip dari keterangan yang diterima.


“Sangat jelas bagi saya bahwa peran CIO juga berpengaruh terhadap hasilnya, mereka memainkan peran penting dalam inovasi bisnis yang digerakkan IT,” imbuhnya.


(yud/yud)



readmore »»  

Ajak Go Green, Developer Bandung Buat Aplikasi GreenAct

Jakarta - Gemas dengan perilaku tidak ramah lingkungan, sekelompok developer asal Bandung membuat aplikasi yang mengajak penggunanya go green. Aplikasi ini menjadi kontribusi mereka mengurangi dampak pemanasan global.

"GreenAct pada dasarnya aplikasi berbasis komunitas. Di sini kita bisa mengukur dan memberitahukan ke teman-teman aktivitas yang kita lakukan, yang bisa mengurangi efek global warming," kata Abraham Krisnanda, mewakili teman-temannya yang tergabung dalam tim Ganesia.


Dijelaskannya, aplikasi di Windows Phone ini bisa mengukur berapa banyak energi, pengeluaran karbon dan air yang berhasil dihemat si pengguna dalam aktivitasnya sehari-hari.


Bersama tiga temannya Edward Samuel, Raymond Lukanta, dan Anasthasia Amelia, Abraham hanya perlu waktu kurang lebih tiga minggu untuk merampungkan aplikasi ini. Meski demikian, bukan berarti mereka tak mengalami kendala.


"Kesulitannya adalah kami tentu saja harus melakukan riset. Kita cari data dan membuat konversi data seperti jumlah air, karbon dan listrik yang dihemat," tambah anggota lainnya, Edward.


Sebagai sumber konversi data, mereka mengambil sumber yang memiliki standar perhitungan global. Sumber-sumber tersebut antara lain berasal dari situs Car Fuel Data, CO2 and Vehicle Tax Tools, Cycling Carbon Emission, Water Formula dan Electricity Money Conversion yang disertakan pada keterangan resource di aplikasi tersebut.


Aplikasi yang informasinya bisa diakses via greenact.cloudapp.net ini, membawa Ganesia masuk ajang Imagine Cup 2014 tingkat nasional yang digelar Microsoft. Di event tahunan Microsoft tersebut, tim yang terdiri dari mahasiswa Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung ini masuk dalam sembilan besar dari seleksi 746 peserta dari berbagai kampus di Indonesia.


"Kita bakal terus mengembangkan aplikasi ini. Ke depannya, user experience dibuat lebih matang, gandeng perusahaan yang care dengan lingkungan, ada gamification juga supaya user semakin tertarik pakai, dan rencananya bisa multiplatform," sebut Edward.


(rns/yud)



readmore »»  

HTC Beberkan Kelebihan HTC One M8 Dibanding Galaxy S5

Jakarta - Sebuah dokumen internal milik HTC terungkap ke publik. Di dalamnya menjelaskan sejumlah ‘ajaran’ mengenai kelebihan milik HTC One M8 dibanding Galaxy S5 yang wajib ditonjolkan oleh garda terdepan HTC ke calon konsumennya. Apa saja?

‘Ajaran’ pertama yang wajib ditonjolkan adalah ‘metal beats plastic’. Artinya material metal yang digunakan HTC One M8 diklaim lebih baik ketimbang bahan plastik yang masih dipertahankan Samsung pada Galaxy S5.


Sedangkan yang kedua adalah fitur Boom Speaker yang dimiliki oleh HTC One M8. Produsen Taiwan ini menonjolkan keluaran suaranya yang 25% lebih nyaring dibanding versi sebelumnya. Disusul kelebihan ketiga adalah fitur Motion Launch yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai fungsi pada HTC One M8 hanya dengan satu tangan.


Yang keempat adalah fitur Duo Camera yang dimilikinya. Penggunaan dua kamera belakang pada HTC One M8 ini memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menambah efek, baik sebelum melakukan penjepretan ataupun sesudahnya.


Terakhir adalah jaminan yang diberikan HTC bagi pengguna HTC One M8 yang mengalami kerusakan pada layar hingga pecah. Selama 6 bulan setelah pembelian, pengguna yang mengalami masalah tersebut, akan mendapatkan penggantian komponen secara gratis. Meski pecahnya layar HTC One M8 diakibatkan kesalahan sendiri.


Selain itu, seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Jumat (11/4/2014), dokumen tersebut juga mewajibkan tim sales membeberkan kelebihan lainnya yang dimiliki HTC One M8 semisal Blinkfeed.


(yud/yud)



readmore »»  

Samsung Ingin Patenkan Smartwatch Gear Solo

Jakarta - Beberapa hari lalu beredar isu yang mengatakan Samsung tengah mengembangkan smartwatch Galaxy Gear yang berfungsi penuh layaknya sebuah ponsel Android. Isu terbaru pun seakan memastikannya karena Samsung disebut ingin segera mematenkan ciptaannya tersebut.

Berdasarkan info yang sebelumnya beredar, Gear Solo bakal memiliki slot kartu SIM sebagai sumber konektivitas dan kemampuan melakukan panggilan dan menerima telepon secara independen. Artinya, Gear Solo tak perlu terhubung dengan perangkat Android lainnya untuk berfungsi maksimal.


Meski belum ada bocoran seperti apa desain yang diusungnya, Samsung kabarnya ingin segera mematenkan varian penerus Galaxy Gear tersebut. Adapun negara tempat Gear Solo didaftarkan patennya adalah AS.


Sejumlah spekulan pun menyebut upaya Samsung terlebih dahulu mematenkan Gear Solo, bisa jadi dilakukan guna menghindari ‘serangan’ Apple perihal pelanggaran paten yang sering dituduhkan padanya.


Menariknya, ternyata tak hanya smartwatch Gear Solo yang didaftarkan patenya oleh Samsung. Seperti detikINET kutip dari Ubergizmo, Jumat (11/4/2014), pesaing terkuat Apple ini turut mematenkan varian smartwatch lainnya yang bernama Gear Now.


Namun informasi mengenai Gear Now masih jauh dari kejelasan, terutama perihal kelebihan yang ditawarkan dibanding varian Galaxy Gear lainnya.

(yud/yud)



readmore »»