Siap Dipesan, Berapa Harga LG G3 di Indonesia?

Jakarta - Dalam waktu dekat pemesanan LG G3 akan segera dibuka di Indonesia. Lantas, berapa harga jual tercanggih dari Negeri Gingseng itu?

"Mulai pekan depan, smartphone yang menjadi buah upaya LG dalam menciptakan keselarasan antara kecanggihan dan pengalaman penggunaan yang simpel ini, sudah dapat dipesan," buka Adinda Nesvia, Product Marketing Head LG Mobile Communications Indonesia.


Lebih lanjut ia menyatakan, opsi pesan awal (pre-order) bagi peminat LG G3 ini di Indonesia bakal mulai dibuka pada Senin, 16 Juni 2014 hingga 25 Juni 2014.


Kolaborasi lintas industri antara LG dengan berbagai mitra bisnisnya, menurut Adinda, menjanjikan bauran penawaran terbaik bagi peminat LG G3 di masa pesan awal ini. Harga pasar LG G3 di Indonesia sendiri telah ditetapkan sebesar Rp 6,999,000.


Lahir dari trah seri G, penamaan LG bagi lini smartphone premiumnya, LG G3 memulai perkenalan resmi perdananya di London pada 27 Mei lalu. Tepat sehari setelahnya, LG G3 mulai dipasarkan di Korea Selatan.


Mengusung konsep Simple is the new Smart, pengembangan LG G3 dikatakan berawal dari riset yang menemukan keinginan konsumen akan hadirnya smartphone dengan kepintaran dari teknologi yang hadir dengan pengalaman penggunaan yang mudah dan simpel.


Di negeri asalnya, Korea Selatan, penjualan LG G3 mencapai 100 ribu unit di 5 hari pertama peluncurannya menunjukkan animo luar biasa dari konsumen.Next


(eno/eno)

readmore »»  

Update Android 4.4.3 Bawa Masalah Baru?

Jakarta - Belum lama ini Google merilis update Android 4.4.3 untuk pengguna Nexus. Tapi bukannya bikin ponsel makin canggih, pembaruan ini malah dilaporkan membawa banyak masalah baru.

Ya, sejumlah pengguna Nexus 4, Nexus 5, 7 dan 10 mengaku menemukan sejumlah masalah baru setelah mereka update ke Android 4.4.3. Padahal pembaruan itu dijanjikan bakal memberikan performa baru yang lebih baik.


Menurut situs Neowin, yang dikutip detikINET, Minggu (15/6/2014), para pengguna Nexus mengeluh bahwa update 4.4.3 malah membuat ponsel atau tablet mereka sering restart.


Selain itu ada juga yang mengaku para pengguna sulit menggunakan Wifi/3G, ada bug di notifikasi, dan beberapa aplikasi yang sering crash. Padahal masalah ini tidak pernah terjadi pada Android 4.4.2.


Namun tak semua pengguna Nexus mengalami hal itu, detikINET yang menggunakan Nexus 5 dan Android 4.4.3 tak pernah menjumpai masalah yang disebutkan di atas. Sebaliknya, kemampuan kamera justru meningkat berkat update yang digulirkan Google.


Lalu bagaimana dengan Anda, apakah pernah mengalami masalah serupa?


(eno/eno)



readmore »»  

Sony Bikin Sensor yang Mirip Mata Manusia

Jakarta - Prinsip kerja kamera yang menyerupai mata manusia sepertinya menginspirasi Sony untuk berinovasi. Untuk meniru bentuk retina mata manusia, Sony kabarnya telah berhasil membuat sensor CMOS dengan bentuk yang melengkung.

Keunggulan sensor melengkung jika dibanding sensor datar konvensional adalah tingkat sensitivitas cahayanya. Sensor melengkung yang diciptakan Sony diklaim 1,4 kali lebih sensitif terhadap cahaya di bagian tengah, dan 2 kali lebih sensitif pada bagian sudut-sudutnya.


Hal tersebut dikatakan Kazuichiro Itonaga, device manager Sony R&D Platform dalam simposium VLSI Technology di Hawaii. Seperti yang dikutip detikINET dari spectrum, Minggu (15/6/2014), sensor jenis ini bisa digunakan dengan lensa datar yang mempunyai bukaan diafragma lebih besar. Dengan bukaan yang lebih besar, jumlah cahaya yang masuk ke dalam sensor tentu akan lebih banyak.


Untuk memproduksi sensor melengkung ini, Sony menggunakan mesin tekuk canggih yang bisa menekuk sensor hingga menyerupai lengkungan retina mata manusia. Setelah dilengkungkan, sensor tersebut dilapisi oleh keramik untuk menjaga bentuknya.


Saat ini, Sony sudah bisa memproduksi sensor CMOS melengkung ini dalam dua ukuran, full-frame 43mm, dan 11mm. Sensor full-frame tersebut kemungkinan besar akan digunakan dalam kamera sekelas A7s.


Sedangkan sensor CMOS 11mm tersebut ternyata mempunyai dimensi yang sama dengan sensor milik Nokia Lumia 1020. Dengan begitu, bukan tak mungkin Sony akan menggunakan sensor jenis ini pada ponsel buatan mereka di masa depan.


(eno/eno)



readmore »»  

Periode 'Grandfather' Domain Apapun.id Ditutup

Jakarta - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) resmi menutup periode prioritas pendaftaran nama domain ‘anything.id’ untuk pemegang Domain Tingkat Dua (DTD).id sebelumnya. Periode yang populer dengan sebutan ‘Periode Grandfather’ ini telah berlangsung selama 8 minggu sejak dimulai pada 21 April 2014.

Grandfather merupakan periode prioritas kedua setelah Periode Sunrise untuk para pemegang merek. Setelah Grandfather, domain apapun.id akan memasuki Periode Landrush yang merupakan periode prioritas terakhir sebelum domain apapun.id dirilis untuk publik pada 17 Agustus 2014.


Selama periode Grandfather, 966 nama domain didaftarkan. Ada beberapa nama populer yang mendaftarkan diri selama periode ini. Sebutlah nama-nama seperti Yahoo, Acer, Kompas, ATI,Flickr, Nawala, Gramedia, Telkomsel, Kalbe, atau Vodafone. Dari lembaga negara, tercatat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga turut mendaftarkan nama domain KPK.id.


Dari 966 nama domain, delapan nama domain diputuskan melalui lelang. Delapan nama domain tersebut adalah diabetes.id, finance.id, franchise.id, insurance.id, kamera.id, obatherbal.id, online.id, dan zakat.id. Domain online.id mendapat penawaran tertinggi dengan biaya akuisisi sebesar Rp 110 juta. Penawaran ini dilakukan oleh Utomo Prawiro Widjaja dari PT. Digital Asia Utama.


Ketua Umum PANDI, Andi Budimansyah, mengaku gembira telah berhasil menyelesaikan dua tahapan prioritas pra-rilis domain apapun.id. “Tinggal satu tahap prioritas lagi sebelum domain apapun.id dapat didaftarkan dengan sistem pendaftar pertama atau first come first serve mulai 17 Agustus 2014,” ujar Andi.


Mulai 16 Juni 2014, domain apapun.id akan masuk ke Periode Landrush dan bisa diikuti oleh seluruh Warga Negara Indonesia dan institusi. Sama seperti periode prioritas sebelumnya, jika terjadi pendaftaran nama domain oleh dua pihak atau lebih, pemenangnya akan ditentukan dengan lelang.


Ketua PANDI Bidang Sosialisasi dan Komunikasi, Sigit Widodo, mengungkapkan, Periode Landrush merupakan kesempatan terakhir bagi pihak-pihak yang perlu mengamankan nama domain yang diinginkannya. “Sebelum domain apapun masuk ke masa general availability setelah rilis pada 17 Agustus 2014,” ujarnya.


Sigit berharap, kesempatan terakhir ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Untuk mengikuti periode prioritas ini, pendaftar harus membayar biaya administrasi sebesar Rp 100 ribu dan biaya akuisisi minimal sebesar Rp 1 juta.


“Biaya administrasi dan biaya akuisisinya paling rendah dibandingkan Periode Sunrise dan Periode Grandfather. Kalau masih dirasa mahal, silakan tunggu rilis pada 17 Agustus nanti,” tambah Sigit, dalam keterangan yang diterima detikINET, Minggu (15/6/2014).


Setelah rilis pada 17 Agustus 2014, pendaftar nama domain tidak dikenakan biaya admistrasi dan biaya akuisisi dan hanya dikenakan biaya tahunan sebesar Rp 500 ribu. (eno/eno)



readmore »»  

Di Flickr, iPhone Kalahkan Kamera DSLR

Jakarta - Kualitas gambar yang dihasilkan oleh kamera smartphone semakin bertambah bagus setiap produsen merilis produk barunya.

Tak sekadar angka megapixel yang digenjot, melainkan fitur tambahan seperti optical image stabilization, kecepatan autofokus, maupun lensa yang digunakan.


Namun smartphone manakah yang paling sering digunakan untuk mengambil gambar?


Untuk menjawab pertanyaan tersebut sebenarnya agak sulit. Namun jika menilik data yang dikeluarkan oleh Flickr, kamera yang paling sering digunakan untuk mengambil gambar yang diunggah ke layanan tersebut adalah iPhone 5.


iPhone 5 tersebut bahkan bisa mengalahkan popularitas kamera DSLR seperti EOS Rebel T3i (600D). Ini bukanlah pertama kalinya smartphone buatan Apple itu mendominasi Flickr, di tahun 2011, iPhone 4 pun menjadi kamera paling populer di layanan berbagi foto milik Yahoo tersebut.


Untuk tahun 2011, seperti yang dikutip detikINET dari Ubergizmo, Minggu (15/6/2014), iPhone 4 bahkan lebih populer dibandingkan kamera DSLR profesional dari Canon, EOS 5D Mk II, dan DSLR entry level dari Nikon, D90.


Sedangkan di tahun 2014, dari lima kamera paling populer di Flickr, empat di antaranya adalah iPhone.


Namun salah satu hal yang patut dipertimbangkan adalah ada kemungkinan kalau pengguna DSLR dan jenis kamera lain selain smartphone lebih memilih situs selain Flickr untuk memamerkan hasil karyanya, seperti devianArt, ataupun 500px.


Jadi, situs mana yang menjadi preferensi Anda untuk memamerkan foto?


(eno/eno)

readmore »»  

Berpotensi Overheat , Apple Recall Adapter iPhone

Jakarta - Apple melakukan recall terhadap model-model tertentu dari USB adapter yang beredar di pasaran. Hal ini dilakukan, karena perusahaan itu menilai ada potensi overheating yang ditimbulkan dari perangkat tersebut.

Apple menyarankan bahwa mereka yang mendapatkan atau membeli adapter USD versi 5W European untuk iPhone antara Oktober 2009 hingga September 2012 agar menukarkannya di Apple Store.


Memang, USD adapter ini diperuntukkan bagi iPhone lawas, seperti iPhone 3GS, iPhone 4 dan iPhone 4S. Demikian yang dikutip detikINET dari Business Insider, Sabtu (14/6/2014).


Memang tak semua adapter yang dibeli pada rentang waktu tersebut berpotensi menimbulkan bahaya. Sebabnya, iPhone tetap harus memeriksa nomor seri tertentu adapter itu.


Apple mengklaim bahwa USB adapter yang terkena dampak ini ada di 37 negara, termasuk Perancis, Jerman, Italia, Norwegia, dan Rusia.


(tyo/tyo)

readmore »»  

31% Pengguna PS4 Adalah Pemilik Xbox 360 dan Wii

Jakarta - Kehadiran PlayStation 4 ternyata mampu menyihir gamers dari berbagai kalangan, bahkan yang sebelumnya tidak mempunyai konsol game Sony ini akhirnya terpincut juga.

Hal ini diakui oleh Vice President Marketing Sony America John Koller. Dia mengatakan bahwa 31% dari pengguna PlayStation 4 juga memiliki Xbox 360 atau Nintendo Wii. Tapi, mereka tidak memiliki konsol PlayStation 3.


Koller juga menambahkan bahwa, sebanyak 17% yang membeli PlayStation 4 tidak memiliki konsol game Sony sebelumnya. Sisanya tentu saja penggemar setia konsol game Playstation.


Lalu siapa yang membeli dan masih setia menggunakan PlayStation? Koller mengatakan, tentu saja gamers sejati dari komunitas hardcore.


"Orang yang mengambil konsol game sejak pertama diluncurkan adalah seseorang yang kami sebut ahli, seseorang yang dengan tegas mencintai games," ucapnya, seperti yang dikutip detikINET dari Kotaku, Sabtu (14/6/2014).


"Mereka yang ketika pergi ke rumahnya, tidak ada buku di rak-rak bukunya. Namun hanya jajaran game. Mereka yang rela antri tengah malam untuk membeli konsol game. Merekalah yang disebut sebagai bangsa PlayStation," tandasnya.


Konsol game generasi terbaru besutan Sony bisa dibilang sukses menuai respon positif dari gamer. Sekitar 6 bulan dari waktu pemasarannya pada bulan November tahun lalu, PlayStation 4 berhasil melampaui target yang dicanangkan Sony.


Bisa dibilang kesuksesan PS4 telah terlihat di hari pertama penjualannya. Hanya dalam waktu 24 jam pertama PS4 memasuki pasar, tercatat 1 juta unit konsol game tersebut yang terjual. Sedangkan laporan terakhir yang dirilis Sony pada bulan Februari lalu mencatatkan penjualan sebanyak 5,3 juta unit.


Laporan terbaru yang diumumkan Sony membuktikan penjualan PS4 masih sangat positif. Hingga bulan April ini, pesaing Xbox One ini bahkan disebut berhasil melampaui target yang ditetapkan Sony, dengan jumlah penjualan 7 juta unit.


(tyo/tyo)



readmore »»