Antisipasi Lebaran, Indosat Perkuat Jaringan Internet

Jakarta - Indosat kembali memilih untuk menambah kapasitas data internet dibandingkan voice dan SMS demi mengantisipasi trafik jaringan yang tambah padat selama Lebaran tahun ini.

Presiden Director & CEO Indosat Alexander Rusli mengatakan, kapasitas data pada Ramadan dan Lebaran 2014, diproyeksi akan mencapai 335 TB per hari dari sebelumnya hanya 274,4 TB pada momen yang sama tahun lalu.


"Itu berdasarkan perkiraan kenaikan lalu-lintas data awal Ramadhan 2014 menjadi 270 TB perhari dan Lebaran 2014 300 TB per hari," ujarnya di sela peluncuran program Ramadan di kantor Indosat, Jakarta, Senin (16/6/2014).


Meski lebih mengutamakan kapasitas data, Indosat juga mengaku tetap memberi perhatian kepada pengguna voice meski tidak terlalu besar peningkatannya. Indosat kata Alex tetap akan menambah kapasitas dari 5,45 juta erlang perhari pada Ramadan dan Lebaran 2013 menjadi 15,4 juta erlang perhari.


"Itu ekuivalen 924 juta menit pembicaraan per hari pada Ramadan dan Lebaran 2014," paparnya lebih lanjut.


Diperkirakan, akan ada kenaikan voice sebesar 7,6% pada awal Ramadan 2014 dibandingkan dengan hari biasa, yakni menjadi 6,6 juta erlang perhari atau 396 juta menit pembicaraan perhari.


Alex menambahkan, menjelang Lebaran 2014 juga diperkirakan akan meningkat sebesar 11,6% dibandingkan hari biasa, menjadi 6,8 juta erlang per hari atau 409 juta menit pembicaraan perhari.


"Pada saat Ramadan orang menelepon lebih banyak, tetapi kita tidak lihat kalau pada saat Ramadan akan jadi macet jaringannya," katanya.


Untuk SMS, dia juga menambah kapasitas dari 711,6 juta SMS perhari pada Ramadan dan Lebaran 2013 menjadi 1,45 miliar SMS per hari pada Ramadan dan Lebaran tahun ini.


Alex memperkirakan kenaikan lalu lintas SMS pada awal Ramadan 2014 menjadi 910 juta SMS perhari atau naik 15% dari hari biasa. Sementara lalu lintas SMS Lebaran 2014 diperkirakan naik menjadi 1.038 juta SMS perhari atau naik 31% dibanding hari biasa. (rou/ash)



readmore »»  

Pasca Debat Capres, Prabowo Kantongi 5,7 Juta 'Jempol'

Jakarta - Sejak debat capres pertama digelar, tingkat popularitas Prabowo Subianto dinilai meningkat. Bahkan di Facebook, Mantan Danjen Kopassus itu menjadi politisi Indonesia dengan 'like' terbanyak.

"Sejak acara debat pertama, popularitas Prabowo Subianto terus meningkat dan mulai bergerak dari posisi kelima ke posisi keempat politisi yang paling banyak di-‘like’ secara global," tulis pernyataan Facebook.


Dalam keterangan yang diterima detikINET, Senin (16/6/2014), Facebook menggambarkan politisi mana saja yang mendapat 'jempol' terbanyak. Dipuncaki oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Perdana Menteri India Narendra Modi dan Politisi Amerika Serikat Mitt Romney.


Prabowo berada di posisi keempat, tepat di atas politisi asal India Arvind Kejriwal. Dan menurut Facebook, Prabowo menjadi satu-satunya politisi Indonesia yang mendapat 'jempol' hingga 5,7 juta.


Demam capres memang tak hanya dirasakan di dalam kehidupan nyata. Di Facebook, tak sedikit pengguna yang mengungkapkan dukungannya terhadap salah satu pasangan. Bahkan istilah 'TPID' sempat menjadi salah satu topik panas di Facebook dan Twitter.


(eno/ash)



readmore »»  

Telkom Rombak Gedung STO Jadi Data Center

Jakarta - Telkom mulai melakukan alih fungsi gedung-gedung Sentral Telepon Otomat (STO) yang tersebar di lebih dari 30 kota di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan lahan data center.

Data center dari STO tersebut siap beroperasi di 11 lokasi pada kuartal kedua 2014 ini, menyusul tujuh lokasi di kuartal berikutnya yang tersebar di kota Jakarta, Surabaya, Banten, Batam, Bandung, Bali, Semarang, Balikpapan dan Makassar.


"Sementara sisanya sebanyak 12 lokasi di kota lainnya akan diselesaikan tahun 2015," papar Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin, dalam kick-off STAR Data Center di kantor Telkom Jakarta Timur (16/6/2014).


Menurut Awaluddin, retrofit alias alih fungsi ini harus dilakukan demi program Indonesia Digital Network (IDN) yang masuk dalam payung besar bisnis TIMES yang diusung Telkom -- Telecommunication, Information, Media, Edutainment, dan Services.


“Jika pada awalnya STO hanya untuk bisnis voice, kini berubah menjadi layanan TIMES. Ini merupakan salah satu langkah transformasi network yang dilakukan oleh Telkom," ujarnya.


Dalam hal transformasi network, mengaku lebih fokus pada transformasi infrastuktur yang bertujuan untuk menghembat biaya dan efisiensi operasional. Untuk itu, Telkom pun coba berinovasi melalui komersialisasi program STAR Data Center yang menyediakan fasilitas data center dan cloud services yang didukung oleh jaringan broadband.


(rou/ash)



readmore »»  

Siap Dipesan, Berapa Harga LG G3 di Indonesia?

Jakarta - Dalam waktu dekat pemesanan LG G3 akan segera dibuka di Indonesia. Lantas, berapa harga jual tercanggih dari Negeri Gingseng itu?

"Mulai pekan depan, smartphone yang menjadi buah upaya LG dalam menciptakan keselarasan antara kecanggihan dan pengalaman penggunaan yang simpel ini, sudah dapat dipesan," buka Adinda Nesvia, Product Marketing Head LG Mobile Communications Indonesia.


Lebih lanjut ia menyatakan, opsi pesan awal (pre-order) bagi peminat LG G3 ini di Indonesia bakal mulai dibuka pada Senin, 16 Juni 2014 hingga 25 Juni 2014.


Kolaborasi lintas industri antara LG dengan berbagai mitra bisnisnya, menurut Adinda, menjanjikan bauran penawaran terbaik bagi peminat LG G3 di masa pesan awal ini. Harga pasar LG G3 di Indonesia sendiri telah ditetapkan sebesar Rp 6,999,000.


Lahir dari trah seri G, penamaan LG bagi lini smartphone premiumnya, LG G3 memulai perkenalan resmi perdananya di London pada 27 Mei lalu. Tepat sehari setelahnya, LG G3 mulai dipasarkan di Korea Selatan.


Mengusung konsep Simple is the new Smart, pengembangan LG G3 dikatakan berawal dari riset yang menemukan keinginan konsumen akan hadirnya smartphone dengan kepintaran dari teknologi yang hadir dengan pengalaman penggunaan yang mudah dan simpel.


Di negeri asalnya, Korea Selatan, penjualan LG G3 mencapai 100 ribu unit di 5 hari pertama peluncurannya menunjukkan animo luar biasa dari konsumen.Next


(eno/eno)

readmore »»  

Update Android 4.4.3 Bawa Masalah Baru?

Jakarta - Belum lama ini Google merilis update Android 4.4.3 untuk pengguna Nexus. Tapi bukannya bikin ponsel makin canggih, pembaruan ini malah dilaporkan membawa banyak masalah baru.

Ya, sejumlah pengguna Nexus 4, Nexus 5, 7 dan 10 mengaku menemukan sejumlah masalah baru setelah mereka update ke Android 4.4.3. Padahal pembaruan itu dijanjikan bakal memberikan performa baru yang lebih baik.


Menurut situs Neowin, yang dikutip detikINET, Minggu (15/6/2014), para pengguna Nexus mengeluh bahwa update 4.4.3 malah membuat ponsel atau tablet mereka sering restart.


Selain itu ada juga yang mengaku para pengguna sulit menggunakan Wifi/3G, ada bug di notifikasi, dan beberapa aplikasi yang sering crash. Padahal masalah ini tidak pernah terjadi pada Android 4.4.2.


Namun tak semua pengguna Nexus mengalami hal itu, detikINET yang menggunakan Nexus 5 dan Android 4.4.3 tak pernah menjumpai masalah yang disebutkan di atas. Sebaliknya, kemampuan kamera justru meningkat berkat update yang digulirkan Google.


Lalu bagaimana dengan Anda, apakah pernah mengalami masalah serupa?


(eno/eno)



readmore »»  

Sony Bikin Sensor yang Mirip Mata Manusia

Jakarta - Prinsip kerja kamera yang menyerupai mata manusia sepertinya menginspirasi Sony untuk berinovasi. Untuk meniru bentuk retina mata manusia, Sony kabarnya telah berhasil membuat sensor CMOS dengan bentuk yang melengkung.

Keunggulan sensor melengkung jika dibanding sensor datar konvensional adalah tingkat sensitivitas cahayanya. Sensor melengkung yang diciptakan Sony diklaim 1,4 kali lebih sensitif terhadap cahaya di bagian tengah, dan 2 kali lebih sensitif pada bagian sudut-sudutnya.


Hal tersebut dikatakan Kazuichiro Itonaga, device manager Sony R&D Platform dalam simposium VLSI Technology di Hawaii. Seperti yang dikutip detikINET dari spectrum, Minggu (15/6/2014), sensor jenis ini bisa digunakan dengan lensa datar yang mempunyai bukaan diafragma lebih besar. Dengan bukaan yang lebih besar, jumlah cahaya yang masuk ke dalam sensor tentu akan lebih banyak.


Untuk memproduksi sensor melengkung ini, Sony menggunakan mesin tekuk canggih yang bisa menekuk sensor hingga menyerupai lengkungan retina mata manusia. Setelah dilengkungkan, sensor tersebut dilapisi oleh keramik untuk menjaga bentuknya.


Saat ini, Sony sudah bisa memproduksi sensor CMOS melengkung ini dalam dua ukuran, full-frame 43mm, dan 11mm. Sensor full-frame tersebut kemungkinan besar akan digunakan dalam kamera sekelas A7s.


Sedangkan sensor CMOS 11mm tersebut ternyata mempunyai dimensi yang sama dengan sensor milik Nokia Lumia 1020. Dengan begitu, bukan tak mungkin Sony akan menggunakan sensor jenis ini pada ponsel buatan mereka di masa depan.


(eno/eno)



readmore »»  

Periode 'Grandfather' Domain Apapun.id Ditutup

Jakarta - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) resmi menutup periode prioritas pendaftaran nama domain ‘anything.id’ untuk pemegang Domain Tingkat Dua (DTD).id sebelumnya. Periode yang populer dengan sebutan ‘Periode Grandfather’ ini telah berlangsung selama 8 minggu sejak dimulai pada 21 April 2014.

Grandfather merupakan periode prioritas kedua setelah Periode Sunrise untuk para pemegang merek. Setelah Grandfather, domain apapun.id akan memasuki Periode Landrush yang merupakan periode prioritas terakhir sebelum domain apapun.id dirilis untuk publik pada 17 Agustus 2014.


Selama periode Grandfather, 966 nama domain didaftarkan. Ada beberapa nama populer yang mendaftarkan diri selama periode ini. Sebutlah nama-nama seperti Yahoo, Acer, Kompas, ATI,Flickr, Nawala, Gramedia, Telkomsel, Kalbe, atau Vodafone. Dari lembaga negara, tercatat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga turut mendaftarkan nama domain KPK.id.


Dari 966 nama domain, delapan nama domain diputuskan melalui lelang. Delapan nama domain tersebut adalah diabetes.id, finance.id, franchise.id, insurance.id, kamera.id, obatherbal.id, online.id, dan zakat.id. Domain online.id mendapat penawaran tertinggi dengan biaya akuisisi sebesar Rp 110 juta. Penawaran ini dilakukan oleh Utomo Prawiro Widjaja dari PT. Digital Asia Utama.


Ketua Umum PANDI, Andi Budimansyah, mengaku gembira telah berhasil menyelesaikan dua tahapan prioritas pra-rilis domain apapun.id. “Tinggal satu tahap prioritas lagi sebelum domain apapun.id dapat didaftarkan dengan sistem pendaftar pertama atau first come first serve mulai 17 Agustus 2014,” ujar Andi.


Mulai 16 Juni 2014, domain apapun.id akan masuk ke Periode Landrush dan bisa diikuti oleh seluruh Warga Negara Indonesia dan institusi. Sama seperti periode prioritas sebelumnya, jika terjadi pendaftaran nama domain oleh dua pihak atau lebih, pemenangnya akan ditentukan dengan lelang.


Ketua PANDI Bidang Sosialisasi dan Komunikasi, Sigit Widodo, mengungkapkan, Periode Landrush merupakan kesempatan terakhir bagi pihak-pihak yang perlu mengamankan nama domain yang diinginkannya. “Sebelum domain apapun masuk ke masa general availability setelah rilis pada 17 Agustus 2014,” ujarnya.


Sigit berharap, kesempatan terakhir ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Untuk mengikuti periode prioritas ini, pendaftar harus membayar biaya administrasi sebesar Rp 100 ribu dan biaya akuisisi minimal sebesar Rp 1 juta.


“Biaya administrasi dan biaya akuisisinya paling rendah dibandingkan Periode Sunrise dan Periode Grandfather. Kalau masih dirasa mahal, silakan tunggu rilis pada 17 Agustus nanti,” tambah Sigit, dalam keterangan yang diterima detikINET, Minggu (15/6/2014).


Setelah rilis pada 17 Agustus 2014, pendaftar nama domain tidak dikenakan biaya admistrasi dan biaya akuisisi dan hanya dikenakan biaya tahunan sebesar Rp 500 ribu. (eno/eno)



readmore »»