Nasibmu PC, Dipepet Tablet Lalu Disalip

Jakarta - Setelah sekian lama bertahan, PC yang terus dipepet akhirnya tak kuasa menahan gempuran tablet. Lembaga riset Gartner memperkirakan pada 2015 mendatang penjualan PC secara global akan segera disalip tablet.

Pada tahun ini penjualan PC memang masih stabil dan diperkirakan mencapai 308 juta unit dengan beberapa pertumbuhan dalam perangkat ultramobiles mengimbangi penurunan dalam pembelian desktop dan laptop tradisional.


PC sendiri pada 2014 diperkirakan terjual sekitar 256 juta unit. Sedangkan total penjualan perangkat termasuk PC, tablet dan ponsel mencapai 2,4 miliar unit pada tahun ini.


Namun, pada 2015 penjualan tablet akan mencapai 320 juta unit mengalahkan PC yang sekitar 316 juta unit.


Gartner memperkirakan tablet melambat tahun ini pertumbuhannya di kisaran 23,9%. Sedangkan pasar PC mengalami penurunan 2,9% setelah mengalami penurunan 9,5% pada tahun lalu.


“PC tertolong adanya penggantian perangkat. Kami antisipasi ada sekitar 60 juta unit pergantian PC profesional tahun ini,” kata Analis Gartner Ranjit Atwal dalam situsnya.


Sementara itu, untuk penjualan ponsel diperkirakan akan mencapai 1,9 miliar unit pada 2014, meningkat 3,1% dengan kontribusi smartphone sekitar dua pertiga.


Perangkat berbasis Android diperkirakan mewakili sekitar setengah dari seluruh penjualan atau sekitar 1,16 miliar unit. Perangkat Windows akan mencapai 333 juta unit, sementara iOS dan MacOS Apple total akan berjumlah 271 juta unit.





(rou/rou)

readmore »»  

Nasibmu PC, Dipepet Lalu Disalip

Jakarta - Setelah sekian lama bertahan, PC yang terus dipepet akhirnya tak kuasa menahan gempuran tablet. Lembaga riset Gartner memperkirakan pada 2015 mendatang penjualan PC secara global akan segera disalip tablet.

Pada tahun ini penjualan PC memang masih stabil dan diperkirakan mencapai 308 juta unit dengan beberapa pertumbuhan dalam perangkat ultramobiles mengimbangi penurunan dalam pembelian desktop dan laptop tradisional.


PC sendiri pada 2014 diperkirakan terjual sekitar 256 juta unit. Sedangkan total penjualan perangkat termasuk PC, tablet dan ponsel mencapai 2,4 miliar unit pada tahun ini.


Namun, pada 2015 penjualan tablet akan mencapai 320 juta unit mengalahkan PC yang sekitar 316 juta unit.


Gartner memperkirakan tablet melambat tahun ini pertumbuhannya di kisaran 23,9%. Sedangkan pasar PC mengalami penurunan 2,9% setelah mengalami penurunan 9,5% pada tahun lalu.


“PC tertolong adanya penggantian perangkat. Kami antisipasi ada sekitar 60 juta unit pergantian PC profesional tahun ini,” kata Analis Gartner Ranjit Atwal dalam situsnya.


Sementara itu, untuk penjualan ponsel diperkirakan akan mencapai 1,9 miliar unit pada 2014, meningkat 3,1% dengan kontribusi smartphone sekitar dua pertiga.


Perangkat berbasis Android diperkirakan mewakili sekitar setengah dari seluruh penjualan atau sekitar 1,16 miliar unit. Perangkat Windows akan mencapai 333 juta unit, sementara iOS dan MacOS Apple total akan berjumlah 271 juta unit.





(rou/rou)

readmore »»  

Twitter Suarakan 95 Juta Kicauan Pilpres

Jakarta - Selama masa kampanye terbuka hingga pencoblosan pada Rabu 9 Juli 2014 lalu, tercatat ada 95 juta kicauan terkait pemilihan presiden (Pilpres) yang beredar di timeline Twitter.

Sebagai negara demokrasi ketiga terbesar di dunia, Indonesia telah dinilai oleh Twitter sebagai tuan rumah bagi salah satu kelompok terbanyak pengguna media sosial, menempati lima besar bagi pasar pengguna Twitter di seluruh dunia.


Sekitar 30% dari total pemilih, atau lebih dari 52 juta orang, merupakan pemilih pemula pada kelompok usia 18-23 tahun. Sehingga tidak mengherankan bilamana partai politik dan politisi menggunakan diplomasi digital dan jaringan sosial seperti Twitter agar dapat berhubungan langsung dengan pemilih pemula.


"Dengan lebih dari 95 juta tweet terkait pemilu dari awal tahun hingga pemilu hari ini untuk pertama kalinya merupakan 'Pemilu Twitter' di Indonesia," tulis Twitter dalam emailnya, Minggu (13/7/2014).


Twitter sendiri telah menganalisa periode masa kampanye dengan intensitas tinggi di antara partai politik serta kandidat terkemuka. Berikut adalah kata kunci percakapan di Twitter dari 4 Juni hingga 9 Juli 2014:


1. Joko Widodo

2. Prabowo Subianto

3. Susilo Bambang Yudhoyono

4. Pemilu 2014 (Presidential Elections 2014)

5. PDIP (The Indonesian Democratic Party of Struggle - Joko Widodo’s Party)

6. Ekonomi (Economy)

7. Demokrat (Democrat)

8. Korupsi (Corruption)

9. PKS (Prosperous Justice Party - a member of Prabowo Subianto’s Coalition)

10. Pilpres 2014 (Presidential Elections 2014)


Sementara, ini adalah 10 besar isu Pemilu yang paling banyak dibicarakan di Twitter (sampai jam 13:30 WIB, 9 Juli):Next


(rou/rou)

readmore »»  

Samsung Rombak Toko Apikasi Jadi Galaxy Apps

Jakarta - Samsung melakukan perombakan besar-besaran. Tak hanya mengubah nama toko aplikasinya dari nama Samsung Apps menjadi Galaxy Apps, namun raksasa Korea ini juga menyegarkan fitur-fitur yang ditawarkan.

Seperti detikINET kutip dari Cnet, Minggu (13/7/2014), ada ratusan aplikasi baru yang dibuat khusus untuk pengguna perangkat Galaxy. Toko aplikasi ini memiliki tiga bagian yaitu Best Picks, Top, dan For Galaxy.


Best Picks mempermudah pengguna menemukan berbagai aplikasi yang direkomendasikan, dan Top memajang yang paling populer berdasarkan popularitas, tanggal, dan harga.


Sedangkan For Galaxy, di bagi dalam empat sub bagian termasuk Gift dan Essentials. Samsung berharap pembaruan ini bisa memberikan pilihan yang lebih baik bagi pengguna.


"Kami terus berupaya menciptakan nilai tambah bagi konsumen dengan memberikan solusi dan layanan berbeda, serta dilengkapi dengan perangkat-perangkat yang inovatif," jelas WonPyo Hong, President Media Solution Center Samsung Electronics.


"Samsung Galaxy Apps adalah perpanjangan dari janji itu, karena toko aplikasi ini memberikan aplikasi eksklusif bagi konsumen kami untuk memperkaya pengalaman mereka," ujarnya lebih lanjut.


Galaxy Apps sejauh ini baru tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat dan baru kemudian akan menyambangi lebih dari 130 juta pengguna lainnya di 161 negara.


Pengguna perangkat Galaxy, termasuk S5 mini dan handset dengan harga terjangkau, bisa mengakses toko aplikasi ini, lalu mengunduh aplikasi dan game yang beranekaragam.





(rou/rou)

readmore »»  

YouTube Masih Secuil Google

Jakarta - YouTube menghasilkan pendapatan USD 3,5 miliar atau sekitar Rp 40,5 triliun sepanjang tahun 2013. Namun uang sebanyak itu ternyata masih secuil dibanding total keseluruhan duit yang dihasilkan Google.

Jika bocoran angka yang dirilis ini akurat, maka YouTube diperkirakan berkontribusi sekitar 7% bagi total pendapatan Google selama 2013 yang sebesar USD 58 miliar atau sekitar Rp 672 triliun.


detikINET kutip Mashable, Minggu (13/7/2014), Google sendiri belum mempublikasikan kinerja keuangan dari YouTube. Sedangkan pihak YouTube masih enggan mengeluarkan pernyataan soal hal ini.


Informasi ini beredar beberapa bulan setelah Susan Wojcicki diangkat menjadi CEO dari YouTube. Sosok ini dianggap akan mampu mengangkat YouTube bersaing di pasar video online.


(rou/rou)



readmore »»  

WeChat Getol Cari Duit dari Iklan Mobile

Jakarta - Aplikasi instant messaging WeChat bakal digenjot habis-habisan oleh Tencent, pemiliknya, untuk jadi ladang duit dari iklan mobile advertising.

Seperti detikINET kutip Reuters, Minggu (13/7/2014), Tencent memperkenalkan layanan mobile advertising dimana satu perusahaan bisa memasang iklan di akun yang telah terverifikasi dengan jumlah 100 ribu. Nantinya, komisi dari pemasangan iklan akan dibagi oleh Tencent dan akun yang terpasang iklan.


Saat ini layanan tersebut masih dalam versi Beta dan baru menyasar pasar Tiongkok. Pasar yang disasar adalah perusahaan yang memiliki akun WeChat. Saat ini ada sekitar 400 juta pengguna aktif WeChat, terutama di Tiongkok.


Aksi WeChat bermain di mobile advertising serupa dengan Line dan KakaoTalk yang mendapatkan komisi dari akun-akun perusahaan yang memanfatkan platform tersebut untuk berpromosi.


Bedanya, layanan WeChat nantinya tidak dikirim sebagai pesan instant, tetapi semacam banner di bawah akun perusahaan. Target audiens pun bisa sesuai profil yang diinginkan berbasis usia, lokasi, bahkan personal interests.


Kunci sukses dari layanan ini adalah perusahaan harus memiliki banyak pengguna.Tantangannya, pengguna lebih memilih kerabat atau saudaranya untuk berkomunikasi di aplikasi itu, ketimbang bergabung ke dalam akun satu perusahaan.


(rou/rou)



readmore »»  

Yahoo 'Sikat' RayV demi Mobile Streaming

Jakarta - Yahoo belakangan masih rajin mencaplok startup-startup potensial yang dinilai bisa memperkuat usahanya, agar setidaknya tak tertinggal jauh dari Google, khususnya di segmen mobile.

Yang terbaru, Yahoo baru saja mengakuisisi RayV yang selama ini bermain di mobile streaming. RayV yang berdiri sejak 2005 lalu dan lumayan dikenal di kancah bisnis video streaming.


Jika sejauh ini RayV sudah berhasil mengumpulkan pendanaan sekitar USD 16 juta, angka akuisisinya tentu akan jauh di atas itu. Meski tak disebutkan berapa mahar yang harus ditebus, namun rencana akuisisi ini sudah tercium oleh pasar sejak Mei lalu.


detikINET kutip The Next Web, Minggu (13/7/2014), Yahoo sepertinya akan menggunakan RayV untuk memperkuat infrastruktur video. Raksasa internet ini juga dikabarkan tengah memperkuat konten untuk layanan video dengan memberikan siaran eksklusif bagi pengguna.


(rou/rou)



readmore »»