Oppo Rilis Find 7 Edisi Sporty

Jakarta - OPPO merilis Find 7 edisi khusus untuk menyambut “OPPO Superclásico de las Ame;ricas”. Perhelatan yang dimaksud merupakan derby antara tim nasional Brazil dan Argentina yang diadakan di Beijing Bird Nest stadium.

Kustomisasi yang dilakukan Oppo pada ponsel flagship edisi khusus ini antara lain kemasan produk, back cover, serta tema pada ColorOS-nya. Kustomisasi dilakukan dengan menyesuaikan karakter kedua tim tersebut, yaitu Brazil dan Argentina.


Dalam keterangan pers yang diterima detikINET, tertulis bahwa pemain-pemain dari kedua tim seperti Neymar, Di Maria, dan Robinho berpendapat bahwa Oppo Find 7 merupakan smartphone yang berkualitas.


Oppo Find 7 edisi khusus ini akan dijual secara terbatas di Oppo Premium Store. Namun pihak Oppo belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan dua ponsel ini untuk pasar Indonesia.


Sekadar informasi, albiceleste --julukan tim Argentina-- dipaksa menyerah 0-2 oleh Brasil dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Beijing, China pada Sabtu (11/10/2014) malam WIB tersebut.


(asj/asj)



readmore »»  

Yoga 3 Pro, Pesaing MacBook Pro dari Lenovo

Jakarta - Demi bersaing dengan MacBook Pro beberapa produsen gencar merilis ultrabook, notebook yang memiliki bobot ringan dan tipis, dan Lenovo adalah salah satunya. Produsen elektronik asal negeri tirai bambu itu tengah menyiapkan sebuah perangkat ultrabook untuk menyaingi pasar MacBook Pro. Apa itu?

Perangkat tersebut adalah Lenovo Yoga 3 Pro, generasi ketiga dari lini Lenovo Yoga Pro.

Lenovo Yoga adalah sebuah perangkat ultrabook konvertibel. Generasi pertama Yoga Pro lahir di tahun 2012 silam. Keluarga Yoga Pro terkenal karena bentuknya yang dapat diubah menjadi empat mode, laptop, stand, tent, dan tablet.


Hal tersebut mungkin dilakukan berkat engsel layarnya yang istimewa, layar perangkat ini mampu dibentangkan hingga 360 derajat, hingga menyerupai sebuah tablet.


Masih dengan konsep yang sama, Yoga 3 Pro hadir dengan sejumlah pembaruan di berbagai sektor. Bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Yoga 2 Pro, Yoga 3 Pro mengusung desain 17 persen lebih tipis dan 15 persen lebih ringan.


Peningkatan berikutnya terlihat di bagian engsel. Bila sebelumnya hanya tersemat dua buah engsel, kali ini jumlahnya ditambah menjadi enam buah, dan semuanya terbuat dari bahan baja dan alumunium.


Itulah yang membuat perangkat konvertibel ini semakin lentur, dan bisa diubah-ubah bentuknya dalam empat macam mode.


Tak hanya mantap di sektor desain, kinerja ultrabook ini juga disokong oleh prosesor Intel M Core yang juga digunakan pada MacBook Pro. RAM-nya 8 GB, kapasitas penyimpanan 512 GB dan baterainya diklaim bisa bertahan selama 9 jam.


Di sektor layar, Yoga 3 Pro hadir dengan layar QHD+ 13 inci beresolusi 3.200 × 1.800 piksel. Ini artinya resolusi layar Yoga 3 Pro lebih tajam dibanding layar 13 inci Retina display milik MacBook (2.560 x 1.600 piksel).


Seperti yang dikutip detikINET dari Yahoo! tech, Minggu (12/10/2014), Lenovo Yoga 3 Pro akan tersedia dalam tiga macam warna, silver, orange, dan emas. Harganya USD 1.349 atau sekitar Rp 16 juta dan mulai dipasarkan pada akhir bulan Oktober 2014.


(asj/asj)



readmore »»  

Mark of The Dragon, CoC Rasa How To Train Your Dragon

Jakarta - Setelah seminggu sebelumnya merilis game Titan Warrior untuk platform Android dan IOS, Gamevil dikabarkan akan merilis game terbarunya, Mark of The Dragon, secara global dalam waktu dekat.

Mark of The Dragon merupakan game online combat-strategy. Mirip dengan game combat-strategy lainnya, gamer dapat mengoleksi dan menyimpan resource, mempertahankan benteng, dan menyerang musuh.


Gamer pun nantinya akan mengoleksi, menjinakkan, hingga mengkontrol naga yang mereka dapatkan guna memperkuat benteng mereka. Sepintas game ini mirip dengan game Clash of Clans yang dipadukan dengan animasi How to Train Your Dragon.



Para gamer dapat mengendalikan naga ketika menyerang base atau benteng lawan kalian dengan menggunakan skill yang berbeda-beda, tergantung dari karakter naga yang gamer miliki. Sedikitnya terdapat 130 koleksi telur naga yang bisa gamer peroleh.


Tak hanya itu game ini juga menawarkan elemen unik dalam gameplaynya, salah satunya adalah dragon-taming yang memberikan pengalaman baru pada player untuk mencoba membangun kerajaan terkuat dan membesarkan naga terkuat.


Mark of the Dragon akan tersedia secara global di App Store dan Google Play Store mulai November 2014 secara cuma-cuma alias gratis.


Berikut video trailer dari Mark of the Dragon.



(asj/asj)



readmore »»  

Besok Jokowi Bertemu dengan Bos Facebook

Jakarta - Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg telah tiba di Indonesia. Dia akan menghadiri acara yang diselenggarakan internet.org dan bertemu sejumlah pejabat di Jakarta.

Rencananya salah satu pejabat negara yang akan dia temui adalah Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Dikonfirmasi wartawan mengenai rencana tersebut, Jokowi membenarkan. "Besok (ketemu Zuckerberg)," kata Jokowi di Kampung Kapitan, jalan Pahlawan Revolusi, Jakarta Timur, Minggu (12/10/2014).


Namun mantan Wali Kota Surakarta itu belum tahu kepastian waktu pertemuannya dengan Zuckerberg. "(Jamnya) Nggak tau," kata Jokowi.


Ahad (12/10/2014) pagi tadi Zuckerberg menikmati keindahan matahari terbit dari puncak Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Zuck kemudian mengunggah salah satu foto di laman Facebook dia.


"Aku baru saja tiba di Indonesia, dan langsung mendaki Borobudur untuk melihat matahari terbit. Besok di acara Internet.org aku tak sabar untuk bertemu dengan para pengembang, mitra operator, dan pemimpin pemerintahan di Jakarta," kata Zuck melalui akun Facebook-nya.


(bal/asj)



readmore »»  

iPhone 6 Plus Anda Bengkok? Pakai Alat Ini!

Jakarta - Masih hangat dalam ingatan kita akan kasus bengkoknya iPhone 6 Plus yang ramai dibicarakan di dunia maya beberapa pekan lalu. Akibat kejadian tersebut, Apple banyak mendapat kritikan bahkan cemooh dari beberapa pihak, terutama pesaingnya.

Sebenarnya hanya segelintir pengguna yang mengalami kasus tersebut, yang mana belakangan ini Apple mengklaim bahwa kasus tersebut hanya dialami oleh sembilan pengguna iPhone 6 Plus.


Namun jika anda adalah pengguna iPhone 6 Plus yang mengalami masalah tersebut, kini sudah ada alat yang bisa meluruskan iPhone bengkok tersebut.


Dikutip detikINET dari laman Yahoo! tech, Minggu (12/10/2014), baru-baru ini sebuah perusahaan bernama gTool merilis sebuah alat yang dapat mereparasi perangkat berlayar 5,7 inci yang melengkung tersebut.


Cara kerja alat tersebut didemokan dalam sebuah video berdurasi 3,5 menit. Sebuah panel press yang terbuat dari bahan karet lunak itu rupanya mampu memperbaiki iPhone 6 Plus yang bengkok. Pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah melepas bagian perangkat Anda.


Prosesnya pun harus dilakukan secara perlahan-lahan. Anda tidak mau bukan jika terjadi kesalahan yang mengakibatkan kerusakan lebih lanjut terhadap perangkat 'mahal' Anda.


Sayangnya, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai berapa kocek yang harus Anda keluarkan untuk membeli perangkat yang (mungkin) berguna ini. Kendati demikian, perangkat ini mungkin akan menjadi sesuatu yang baru yang belum pernah ada sebelumnya di pasaran.


Berikut video demo dari alat tersebut


(asj/asj)



readmore »»  

Seru! Kontes Drone ini Diwarnai Insiden Gagal Take Off

Pasuruan - 36 tim dari tiga kategori adu jago dalam kontes robot terbang di Lapangan Terbang Aeromodelling milik TNI AU di Detasemen Raci, Pasuruan. Dari bad landing hingga robot hancur mewarnai kontes robot bertema Search and Rescue tersebut.

Seluruh tim baik kategori mahasiswa, pelajar dan umum tampak bersemangat. Mereka tampak serius mempersiapkan robot yang akan digeber menyelesaikan tantangan penyelesaian misi pencarian korban bencana alam dan pemberian bantuan.


Sebagian besar tim berhasil menyelesaikan misi. Meski terdapat dua robot fixed wings yang mengalami insiden. Satu robot fixed wings tim Valkyrie ITB jatuh setelah terbang tinggi, sedangkan satu robot fixed wings lainnya gagal take off.


“Autonomous-nya belum pas, mau recover sudah nggak bisa,” kata salah satu anggota tim Valkyrie ITB.


Akibat jatuh, konstruksi robot seharga Rp 3 juta itu hancur meski komponen penting lainnya bisa digunakan lagi.


Robot fixedwings milik tim DreaMagination asal Yogyakarta menjadi salah satu robot yang bisa menyelesaikan misi dengan sempurna. Robot yang dibangun selama 3 bulan dengan biaya Rp 12 juta itu juga mampu smooth landing setelah menyelesaikan misi.


Pelaksanaan KRTI dikoordinasikan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional, bekerjasama dengan Institusi yang ditunjuk untuk pelaksanaan kontes.


Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2014 ini merupakan yang kedua setelah tahun lalu dilaksanakan pertama kali di ITB pada tanggal 8-10 Nopember 2013. Khusus untuk tahun ini, pelaksanaannya bekerja sama dengan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).


(asj/asj)



readmore »»  

Oppo Rilis Find 7 Edisi Sporty

Jakarta - OPPO merilis Find 7 edisi khusus untuk menyambut “OPPO Superclásico de las Ame;ricas”. Perhelatan yang dimaksud merupakan derby antara tim nasional Brazil dan Argentina yang diadakan di Beijing Bird Nest stadium.

Kustomisasi yang dilakukan Oppo pada ponsel flagship edisi khusus ini antara lain kemasan produk, back cover, serta tema pada ColorOS-nya. Kustomisasi dilakukan dengan menyesuaikan karakter kedua tim tersebut, yaitu Brazil dan Argentina.


Dalam keterangan pers yang diterima detikINET, tertulis bahwa pemain-pemain dari kedua tim seperti Neymar, Di Maria, dan Robinho berpendapat bahwa Oppo Find 7 merupakan smartphone yang berkualitas.


Oppo Find 7 edisi khusus ini akan dijual secara terbatas di Oppo Premium Store. Namun pihak Oppo belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan dua ponsel ini untuk pasar Indonesia.


Sekadar informasi, albiceleste --julukan tim Argentina-- dipaksa menyerah 0-2 oleh Brasil dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Beijing, China pada Sabtu (11/10/2014) malam WIB tersebut.


(asj/asj)



readmore »»