Gaptek Social Media, Kristen Stewart Diam-diam Main Instagram

Jakarta - Kristen Stewart sangat populer menjadi perbincangan social media. Namun dia sendiri mengaku gaptek alias tidak terbiasa berjejaring sosial. Dia bahkan mengaku tak suka social media.

Ketidaksukaannya, salah satunya karena social media adalah platform yang memungkinkan orang mengekpresikan kekesalan mereka kepada si artis dan filmnya. Tak heran, bintang 'Twilight' ini memilih bungkam di social media.


Menariknya, meski mengaku benci social media, si cantik yang dikenal dengan perannya sebagai Bella Swan ini mengakui kegunaannya. Lebih menarik lagi, dia mengatakan diam-diam punya akun Instagram. Kristen mengatakan Instagram bukan social media.


"Saya punya akun Instagram private, jadi saya bisa tetap berhubungan dengan teman-teman karena saya selalu jauh dari mereka. Itu bukan social media. Kami saling berbagi foto," ujarnya dalam sebuah wawancara dengan USA Today.


Seperti dikutip dari Miror, Minggu (2/11/2014), saat ditanya apakah dia tertarik untuk bergabung di Twitter agar lebih dekat dengan para penggemarnya, mantan kekasih Robert Pattinson ini mengaku tidak tahu harus bagaimana di Twitter.


"Apa yang akan saya tweet? Kepada siapa? Apa yang Anda katakan? Membayangkan duduk di sini lalu berpikir 'Ini adalah cara terbaik untuk mengatakannya kepada orang lain?'. Saya bahkan tidak mengerti," ujarnya.


Dikatakannya, ada banyak teman-temannya yang memintanya untuk memakai Twitter karena social media ini digunakan banyak orang. Namun dia tetap tidak tertarik untuk ikut ngetweet di situs mikroblogging tersebut.


(rns/rns)



readmore »»  

Diprotes Keras, Hungaria Batal Bebankan Pajak Internet

Jakarta - Pemerintah Hungaria sedianya akan menerapkan pajak atas lalu lintas data internet. Namun karena mendapat protes keras, akhirnya pemerintah negara di Eropa Timur ini menyerah dan membatalkannya.

"Aturan ini sepertinya belum bisa diterapkan," kata Viktor Orban, Perdana Menteri Hungaria, seperti dikutip dari BBC, Minggu (2/11/2014).


Dalam draft aturan ini, akan ada pengenaan pajak terhadap setiap gigabit data internet. Tarifnya adalah sekitar USD 0,6 (Rp 7.200) per gigabit.


Masyarakat Hungaria menentang keras aturan ini. Ribuan masyarakat melakukan aksi massa di Jembatan Elisabeth di ibu kota Budapest. Mereka menilai pemerintah berupaya mengekang kebebasan dengan pengenaan pajak.


Akhirnya, pemerintahan Orban pun membatalkan rencana ini. Sejumlah pihak memuji pembatalan tersebut karena Orban dinilai fleksibel dalam menghadapi rakyat.


"Jika masyarakat bukan lagi sekedar tidak suka dengan sesuatu, tapi sudah menganggapnya tidak masuk akal, berarti memang seharusnya tidak dilakukan. Aturan pajak ini harus ditarik, dan kami harus menghadapi kenyataan ini," papar Orban.


Sebenarnya tidak hanya masyarakat Hungaria yang tidak setuju. Komisi Eropa pun menyebut aturan ini buruk.


Ryan Heath, Juru Bicara Komisi Eropa, mengatakan aturan pajak internet ini memang membatasi kebebasan masyarakat. Tidak hanya di sisi ekonomi, ini juga mempengaruhi tatanan sosial.


(hds/rns)



readmore »»  

Pakai Ini, HTC Bikin Nge-charge Ponsel Lebih Cepat

Jakarta - HTC ingin membuat isi ulang baterai atau ngecharge ponsel lebih cepat, namun dengan daya tahan baterai lebih awet. Perusahaan asal Taiwan ini merilis HTC Rapid Charger 2.0.

Diklaim HTC, Rapid Charger 2.0 bisa menyediakan daya bagi baterai untuk bertahan hingga 8 jam. Tak perlu mengisi ulang baterainya selama berjam-jam, cukup hanya 15 menit.


Sebenarnya HTC Rapid Charger 2.0 bukan produk pertama yang fungsi fast charging. Sbeelumnya, Motorola sudah lebih dulu merilis Turbo Charger. Sepertinya, HTC ingin ikut ambil bagian dalam teknologi ini.


Seperti dikutip dari Ubergizmo, Minggu (2/11/2014), HTC Rapid Charger 2.0 diklaim ngecharge 40% lebih cepat dari charger biasa. Jadi, jika Anda tidak punya banyak waktu, sementara baterai minta diisi ulang, charger semacam ini mungkin yang Anda cari.


Rapid Charger 2.0 kompatibel dengan perangkat yang memiliki konektivitas micro USB. Ponsel-ponsel keluaran HTC sendiri yang bisa menggunakannya adalah HTC One M8, HTC One E8, HTC One Remix dan HTC Desire Eye.


HTC belum menyebutkan ketersediaan beserta harganya. Namun jika melihat produk sejenis, kompetitornya Motorola, membanderol Turbo Charger di kisaran USD 35. Jadi, harganya bisa berkisar di angka tersebut.


(rns/rns)



readmore »»  

Xiaomi Ngutang USD 1 Miliar ke 29 Bank

Jakarta - Xiaomi tengah agresif menggarap pasar smartphone mancanegara, termasuk Indonesia. Sebagai tambahan modal, produsen ponsel asal China tersebut belum lama ini berhutang pada 29 bank.

Seperti dikutip detikINET dari Financial Times, Minggu (2/11/2014), Xiaomi secara total meminjam USD 1 miliar pada 29 bank dengan jangka waktu berhutang selama 3 tahun.


Beberapa bank yang memberi hutang pada Xiaomi punya reputasi tinggi di kancah global. Sebut saja Deutsche Bank AG, J.P Morgan Chase, Barclays, ANZ, Credit Suisse, ING dan ICBC Asia.


Xiaomi memang sedang berkibar sehingga para bank tersebut tidak segan mengucurkan pinjaman besar. Tahun lalu Xiaomi menjual 18 juta unit yang diprediksi meningkat tajam jadi 60 juta unit di tahun ini.


Setelah cukup menguasai pasar dalam negeri China, Xiaomi pun mulai memasarkan produknya di mancanegara. Negara berkembang seperti Brasil, Meksiko, Indonesia dan Malaysia menjadi sasaran utama.


(fyk/rns)



readmore »»  

Dolphin Browser Punya News Feed

Jakarta - Update terbaru Dolphin Browser menghadirkan fitur News Feed. Browser mobile berlogo lumba-lumba ini menyajikan layanan agregasi dari situs-situs populer di Indonesia.

Dikatakan Country Representative Dolphin Browser Tyovan Ari Widagdo, melalui fitur ini pengguna bisa membaca informasi dan berita-berita terbaru langsung dari aplikasi browser.


News Feed sendiri didesain minimalis sehingga pengguna bisa merasakan pengalaman membaca berita dan informasi online secara nyaman dan ramah di perangkat mobile. Akses terhadap berita juga diklaim semakin cepat.


Selain News Feed, Dolphin juga menambahkan beberapa update untuk integrasi fitur share dengan beberapa layanan productivity tools populer seperti Pocket, Wunderlist, Dropbox, Whatsapp dan masih banyak yang lainnya.


"Melalui update fitur-fitur ini tentunya akan membuat pengguna Dolphin Browser di Indonesia menjadi semakin nyaman dalam melakukan aktifitas browsing menggunakan perangkat mobile," sebut Tyovan dalam keterangannya yang diterima detikINET, Minggu (2/11/2014).


Sebagai penguasa pasar mobile browser diperangkat mobile terutama di platform Android, Dolphin sendiri saat ini memiliki pengguna sebesar 100 juta diseluruh dunia.


Di Indonesia, pertumbuhan Dolphin Browser diklaim sangat signifikan. Saat ini, total pengguna berjumlah 6 juta orang dan terus bertambah.


(rns/rns)



readmore »»  

Jika Terus Foya-foya, Kapan Harta Bill Gates Habis?

Jakarta - Saking kayanya, harta Bill Gates mungkin tidak akan habis sampai tujuh turunan. Sebuah penelitian terbaru menegaskan hal itu,bahwa seandainya pun Gates hidup begitu boros, kekayaan sang pendiri Microsoft baru akan habis dalam jangka waktu ratusan tahun.

Lembaga kemanusiaan Oxfam menyebutkan bahwa harta Bill Gates saat ini di kisaran USD 79 miliar. Jika Gates berfoya-foya dengan menghabiskan uang USD 1 juta atau sekitar Rp 12 miliar tiap hari, ia baru akan kehabisan uang 218 tahun lagi.


Padahal menghabiskan Rp 12 miliar sehari saja sudah begitu berlebihan. Dengan uang sejumlah itu, Gates bisa saja membeli rumah berikut mobil super mewah setiap hari tanpa takut menjadi miskin.


Laporan Oxfam tersebut sebenarnya menyoroti soal kesenjangan kesejahteraan yang semakin menjadi-jadi. Orang kaya tambah kaya, yang miskin tetap miskin. Saat ini menurut Oxfam, terdapat 1.645 orang super kaya di dunia dengan harta miliaran dolar, termasuk Bill Gates.


Masih menurut Oxfam yang dikutip detikINET dari Guardian, Minggu (2/11/2014), harta yang dimiliki oleh 85 orang terkaya di dunia sama jumlahnya dengan total harta yang dimiliki separuh orang miskin di planet ini.


Bill Gates sendiri terkenal sebagai dermawan. Ia memiliki yayasan kemanusiaan Bill & Melinda Gates Foundation yang konon adalah lembaga kemanusiaan terbesar di dunia. Tapi tetap saja berapapun yang ia sumbangkan, uang Gates seakan tiada habisnya.

(fyk/rns)



readmore »»  

Diprotes Keras, Hungaria Batal Bebankan Pajak Internet

Jakarta - Pemerintah Hungaria sedianya akan menerapkan pajak atas lalu lintas data internet. Namun karena mendapat protes keras, akhirnya pemerintah negara di Eropa Timur ini menyerah dan membatalkannya.

"Aturan ini sepertinya belum bisa diterapkan," kata Viktor Orban, Perdana Menteri Hungaria, seperti dikutip dari BBC, Minggu (2/11/2014).


Dalam draft aturan ini, akan ada pengenaan pajak terhadap setiap gigabit data internet. Tarifnya adalah sekitar USD 0,6 (Rp 7.200) per gigabit.


Masyarakat Hungaria menentang keras aturan ini. Ribuan masyarakat melakukan aksi massa di Jembatan Elisabeth di ibu kota Budapest. Mereka menilai pemerintah berupaya mengekang kebebasan dengan pengenaan pajak.


Akhirnya, pemerintahan Orban pun membatalkan rencana ini. Sejumlah pihak memuji pembatalan tersebut karena Orban dinilai fleksibel dalam menghadapi rakyat.


"Jika masyarakat bukan lagi sekedar tidak suka dengan sesuatu, tapi sudah menganggapnya tidak masuk akal, berarti memang seharusnya tidak dilakukan. Aturan pajak ini harus ditarik, dan kami harus menghadapi kenyataan ini," papar Orban.


Sebenarnya tidak hanya masyarakat Hungaria yang tidak setuju. Komisi Eropa pun menyebut aturan ini buruk.


Ryan Heath, Juru Bicara Komisi Eropa, mengatakan aturan pajak internet ini memang membatasi kebebasan masyarakat. Tidak hanya di sisi ekonomi, ini juga mempengaruhi tatanan sosial.


(hds/rns)



readmore »»