Beli iPhone 6 di Trikomsel 'Balik Duit' Rp 500 Ribu

Jakarta - iPhone 6 dan iPhone 6 Plus tak lama lagi resmi dijual di Indonesia. Trikomsel Oke yang ditunjuk Apple sebagai salah satu distributornya, akan mulai menjualnya sejak 6 Februari 2015 di gerai ritel OkeShop, Global Teleshop, dan Global Apple Premium Reseller.

Dalam keterangan Trikomsel yang diterima detikINET, Minggu (1/2/2015), ada tiga varian model dan tiga varian warna yang tersedia, yakni versi 16 GB, 64 GB dan 128 GB, beserta pilihan warna silver, gold, dan space grey.


Tak disebutkan berapa harga dari masing-masing tipe seri iPhone 6 dan iPhone 6 Plus ini. Namun Trikomsel menawarkan cashback sampai dengan Rp 500 ribu dan fasilitas cicilan bunga 0% sampai dengan 12 bulan hasil kerjasama dengan sejumlah bank terkemuka.


Di sosial media, Trikomsel juga telah menggembar-gemborkan kehadiran iPhone terbaru ini dengan menyediakan dua buah voucher potongan harga iPhone 6 dan iPhone 6 Plus senilai Rp 5 juta untuk dua pemenang kontes #AnythingforiPhone6 di Facebook, Twitter dan Instagram.


Caranya, hanya dengan mengirimkan foto atau video tentang bagaimana semangatnya para pecinta gadget menunggu rilisnya iPhone 6 dan iPhone 6 Plus di Indonesia. Foto maupun video itu dikirimkan ke Trikomsel via akun @okeshop, @globalteleshop dan @globalAPR.


Selain Trikomsel, sejumlah operator seluler yang bermitra dengan Apple seperti Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat juga tengah ancang-ancang memasarkan smartphone ini secara paket melalui pre-order di situsnya.


iPhone meskipun tak sebanyak Android penggunanya, tetap menjadi daya tarik bagi operator dalam menggenjot program bundling. Sejak iPhone pertama kali diperkenalkan pada tahun 2007, Indonesia melalui Telkomsel baru kedatangan secara resmi dua tahun kemudian lewat iPhone 3Gs.Next


(rou/rou)

readmore »»  

Badan Ekonomi Kreatif: Kekuatan, Tantangan, dan Harapan

Jakarta - Badan Ekonomi Kreatif (BEK) sebagai pengganti Kementerian Ekonomi Kreatif yang dibatalkan dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK sudah dibentuk dan ketuanya sudah dilantik beberapa hari lalu yang dipercayakan kepada Triawan Munaf.

Ada enam deputi di bawah koordinasi ketua badan: deputi riset edukasi dan pengembangan, deputi akses permodalan, deputi infrastuktur, deputi pemasaran, deputi fasilitas HAKI dan deputi hubungan antar lembaga dan wilayah.


Kehadiran BEK sebagai pengganti Kementerian Ekonomi Kreatif sangat diharapkan oleh semua pelaku ekonomi kreatif di tanah air tak terkecuali pemerhati dan pengamat ekraf.


Pasalnya orang Indonesia sangat kreatif, terbukti dengan berjamurnya pelaku industri kreatif berbasis rumahan dan kelompok seperti kerajinan, pasar barang seni, usaha bidang penerbitan dan percetakan, seni pertunjukan, busana muslim dan batik nusantara (fesyen), kelompok musik indie, kelompok fotografi, kuliner rumahan, animasi dan game lokal serta software house dan jasa IT lokal.


Walaupun selama ini di pemerintahan sebelumnya negara tidak hadir (Kementerian Parekraf ada tapi tidak optimal). Euforia ekonomi kreatif ramai dibicarakan sejak kampanye Pilpres 2014 lalu dipicu oleh Jokowi yang pada saat kampanyenya bermaksud mendorong dan mendukung industri kreatif (ekraf).


Ditambah lagi tertulis dalam 9 Program Nyata Jokowi-JK pada saat kampanye Pilpres lalu di item ke 6:--- Mendorong, memperkuat dan mempromosikan industri kreatif dan digital sebagai salah satu upaya mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.


Bonus demografi yang besar dan kreatifitas pelaku ekonomi kreatif yang kita miliki ditambah ketahanan untuk 'survival' yang telah proven menjadikan sebuah kekuatan tersendiri bagi bangsa ini Next


(rou/rou)

readmore »»  

Peran Penting ECC: Sukses Merchant di Bisnis Online

Jakarta - Mengelola bisnis e-commerce yang sukses di Indonesia tidaklah mudah. Meskipun pasar e-commerce Indonesia diperkirakan masih akan tumbuh dengan nilai bisnis USD 11 miliar, industri ini masih dalam masa pertumbuhan.

Meskipun ada banyak keuntungan untuk menjual secara online termasuk mencapai lingkup konsumen yang lebih luas, namun masih ada beberapa tantangan yang dihadapi merchant Indonesia dalam menjalankan bisnis e-commerce.


"Misalnya, seperti pengembangan sistem pembayaran dan jasa logistik serta belum terbentuknya kepercayaan konsumen," kata Greta Christina, e-Commerce Consultant alias ECC lewat email yang diterima detikINET, Minggu (1/2/2015).


Greta telah menjadi ECC di Rakuten Belanja online sejak 2012. Pernah menjadi Marketing dan Sales Manager pada salah satu penyedia layanan internet Indonesia. Ia tertarik pada Rakuten karena memang suka atas segala sesuatu yang berbau Jepang.


Selama lebih dari dua tahun terakhir, Greta telah membantu merchant mencari tahu apa yang membuat pelanggan mereka mengeklik situs mereka, bagaimana menarik perhatian pelanggan, apa yang akan membuat mereka datang kembali, dan yang lebih penting, bagaimana mengembangkan bisnis.


Beberapa merchant yang ia bantu termasuk beberapa bisnis lokal kecil seperti a1Toys dan KadoUnik, hingga merchant favorit seperti Beauty-up dan Nissin noodle.


Sarannya tentang best practices seperti bagaimana meluncurkan bisnis e-commerce, sampai pada menganalisis data pelanggan dan penjualan untuk merumuskan target pemasaran yang efektif, telah sangat membantu para merchant sukses berbisnis secara online.Next


(rou/rou)

readmore »»  

Symantec Lepas Veritas agar Lebih Bebas

Jakarta - Symantec bikin perusahaan baru, namanya Veritas Technologies. Perusahaan itu nantinya akan menangani segala urusan bisnis yang terkait dengan manajemen informasi.

Nama Veritas Technologies akhirnya dipilih Symantec sejak diumumkan pertama kali Oktober 2014 lalu. Perusahaan ini rencananya akan mulai beroperasi di akhir 2015 mendatang.


Veritas ini sejatinya dibeli oleh Symantec pada 2005 silam. Bisnis utamanya saat itu adalah sebagai perusahaan data storage. Setelah 10 tahun dilebur, akhirnya perusahaan ini kembali dilepas agar bisa independen.


Dengan konklusi memisahkan dua perusahaan ini, Symantec berharap bisa tetap fokus pada bisnis keamanan software dan jaringan. Sedangkan Veritas akan fokus pada bisnis manajemen informasi.


"Setelah melalui pertimbangan yang matang itu merupakan pilihan yang mudah sebagai nama untuk bisnis manajemen informasi kami,” tutur Michael A Brown, President & CEO Symantec dalam keterangan yang diterima detikINET, Minggu (1/2/2015).


Veritas diklaim punya brand kuat yang masih memiliki ekuitas luar biasa di mata pelanggan, mitra dan pegawai. Kondisi itupun akhirnya membuat Symantec tak ragu untuk melepasnya secara mandiri.


“Nama tersebut mengingatkan warisan perusahaan, logo barunya menunjukkan bahwa Veritas siap menyelesaikan tantangan informasi yang paling kritis yang dialami pelanggan kami kini dan nanti," masih kata bos Symantec.Next


(rou/rou)

readmore »»  

Jualan Hardisk, Western Digital Raup USD 3,9 Miliar

Jakarta - Bisnis media penyimpanan yang digeber Western Digital (WD) makin kinclong. Apalagi setelah mengakuisisi Hitachi Global Storage Technologies (HGST) , perusahaan asal California, AS itu makin merajalela dalam penjualan hardisk.

Dalam laporan keuangan terbarunya yang diterima detikINET, Minggu (1/2/2015), Western Digital melaporkan pendapatan sebesar USD 3,9 miliar dengan pendapatan bersih sebesar USD 460 juta, atau USD 1,93 per lembar saham.


Sementara pada basis non-GAAP, pendapatan bersih yang tercatat di kuartal fiskal kedua yang berakhir 2 Januari 2015, sebesar USD 539 juta atau USD 2,26 per lembar saham.


“Kami memiliki hasil keuangan yang kuat di kuartal Desember, dengan pendapatan, marjin kotor, dan penghasilan yang lebih baik dari perkiraan,” tutur Steve Milligan, President & CEO Western Digital.


Sementara pada kuartal tahun lalu, pendapatan yang dilaporkan sebesar USD 4,0 miliar, pendapatan bersih sebesar USD 430 juta, atau USD 1,77 per lembar saham. Sedangkan Pendapatan bersih non-GAAP kuartal tahun lalu sebesar USD 532 juta, atau USD 2,19 per lembar saham.


Western Digital menghasilkan USD 243 juta dalam bentuk tunai dari operasional selama kuartal Desember, terlepas dari pembayaran penghargaan arbitrase Seagate sebesar USD 773 juta. Ini mengakhiri kuartal dengan jumlah total kas dan setara kas sebesar USD 4,9 miliar.


Selama kuartal Desember, Western Digital menggunakan USD 309 juta untuk membeli kembali 3,2 juta saham dari common stock. Pada 4 November, Western Digital mengumumkan dividen common stock sebesar USD 0,40, yang telah dibayar pada 15 Januari.


"Sifat diversifikasi bisnis kami dan eksekusi kuat oleh anak perusahaan kami, HGST dan WD, memungkinkan kami untuk secara konsisten memberikan kinerja keuangan yang kuat," masih kata Milligan.


"Saya juga termotivasi oleh respon pasar terhadap inisiatif pertumbuhan strategis kami, yang kami percaya memposisikan perusahaan untuk maju dalam ekosistem penyimpanan data yang berkembang,” pungkasnya.


(rou/rou)



readmore »»  

Infomedia Bangga Jadi Jawara

Jakarta - 2014 menjadi tahun yang membanggakan bagi Infomedia Nusantara. Anak usaha Telkom ini berhasil menguasai pasar Business Process Management (BPM) dengan 34% market share. Torehan ini dicapai berkat peningkatan jumlah pelanggan 23% di akhir tahun.

"Infomedia yang saat ini tengah gencar mendukung ekspansi bisnis Telkom ke pasar global mampu membukukan double digit growth di tahun 2014," kata Joni Santoso, Direktur Utama Infomedia, dalam keterangan yang diterima detikINET, Minggu (1/2/2015).


Kebanggaan Infomedia pun semakin lengkap setelah terpilih sebagai Indonesia Business Award Winner 2015 dalam kategori The Best Company in Service Excellence of the Year.


Tak hanya itu, salah satu anak usahanya, yaitu Infomedia Solusi Humanika (ISH) yang bergerak pada sektor Human Capital juga mendapatkan penghargaan dalam kategori The Best Reliable Company of The Year 2015.


ISH yang memasuki tahun kedua ini telah berkembang pesat dan menghasilkan revenue yang signifikan. Dengan jumlah klien lebih dari 100 perusahaan (captive & noncaptive) dan lebih dari 18.000 karyawan alih daya.


"Pada tahun 2014, ISH berhasil mendapatkan peningkatan laba bersih mencapai lebih dari 500% dari tahun 2013," kata Andang Ashari, Direktur Utama ISH usai pemberian penghargaan yang digagas oleh Indonesia International Achievement Foundation.


(rou/rou)



readmore »»  

AMD FX8320E, Prosesor Murah Buat Gamer

Jakarta - AMD merilis varian FX 8370E dan FX 8320E. Dari pengujian performanya, kedua prosesor yang harganya masih cukup ramah di kantung ini ternyata sudah mampu memenuhi segala kebutuhan gamer.

Embel-embel huruf E yang disematkan AMD, ternyata sebagai penanda bahwa prosesor ini lebih bersahabat dengan listrik, atau dengan kata lain: lebih efisien. Bila seri FX 8320 TDP-nya mencapai 125W, maka penempatan simbol E membuat TDP prosesor ini turun menjadi 95W.


Ada konsekuensi memang, ketika yang disasar adalah TDP yang lebih rendah. Turbo clock FX 8320E menjadi lebih rendah daripada FX 8320. Namun, tidak terlalu besar selisihnya karena perbandingannya antara 3,2 GHz dan 3,5 GHz. Selebihnya, di antara kedua prosesor itu bisa dikatakan lebih banyak memiliki kemiripan kemampuan.


Seperti apa performa FX8320E ini? Berikut hasil uji dengan memadukannya dengan perangkat sebagai berikut: Motherboard MSI 970 gaming, MSI Radeon R9 280X, RAM 8 GB dual channel, Hard disk 250 GB 7200 rpm, Cooler Xigmatek Dark Knight s1283w nighthawk edition dan Power supply NZXT Hale 700W.



Motherboard MSI 970 Gaming memiliki banyak fitur, selain penampilannya yang keren. Gaming Device Port yang dimilikinya, menjanjikan konektivitas kelas atas untuk perangkat game terutama mouse. Bisa bikin lebih cepat dan smooth.


Bagi mereka yang suka main game dengan konektivitas kabel seperti di warnet, motherboard ini bisa memberikan kecepatan lebih. Rahasianya ada pada soket Ethernet yang diberi label Killer E2200. Mampu menganalisis dan memisah lalu lintas data dengan baik terutama game dan bisa mengurangi lag yang bikin sebal. Next


(rou/rou)

readmore »»