The Order: 1886, Mau Main Game atau Nonton Film?

Sudah menjadi hal lumrah jika developer maupun publisher melakukan promosi besar-besaran menjelang peluncuran gamenya. Apalagi jika game itu spesial. Ya, inilah yang dilakukan oleh Ready At Dawn dan Sony Computer Entertainment dengan game AAA eksklusif pertama mereka di tahun 2015, The Order: 1886.

Dengan merilis beberapa teaser yang didukung oleh berbagai pemberitaan di sejumlah media, keduanya bisa dikatakan sukses dalam menarik minat gamer. Dalam sekejap, The Order: 1886 jadi game third person shooter yang paling dinanti. Keran pre order mengalir deras, namun sayang, rencana tak selalu mulus kenyataan.


Detik-detik menjelang perilisan, sang developer -- Ready At Dawn -- justru harus menghadapi terpaan kritik pedas dari gamer lantaran dikatakan bahwa game ini hanya punya durasi permainan yang sangat singkat, 5 jam saja. Belum lagi banderol harga yang tidak murah, sampai Rp 600 ribuan.


Hal ini jelas menimbulkan tanda tanya, pantaskah gamer mengeluarkan kocek cukup dalam untuk memainkan game dengan durasi permainan sekejap? Tak hanya urusan durasi yang dirumorkan, tampilan grafis juga jadi sasaran isu. Ada yang bilang jika The Order: 1886 mengalami penurunan grafis.


Berbagai rumor dan kritik pedas yang datang bertubi-tubi itu sempat membuat bos Ready at Dawn Andrea Pessino frustasi hingga mencurahkan isi hatinya melalui Twitter. "Catatan: Saya tidak akan berkomentar bagi pada jebakan klik (clickbait) rumor mengenai durasi game, 'downgrade' grafis, kebodohan, dan omong kosong. Tak perlu sungkan bertanya," kicau Pessino beberapa waktu lalu.


Penasaran dengan hype dan berbagai rumor mengenai The Order: 1886, detikINET lantas mencoba untuk memainkannya. Ini hasilnya:



readmore »»  

Samsung Pastikan Galaxy S6 Metal

http://us.images.detik.com/content/2015/02/23/317/s646.jpgTeaser Galaxy S6 dari Samsung.


Jakarta - Kembali soal Galaxy S6, tapi kali ini bukan lagi bocoran, melainkan teaser yang baru saja dirilis Samsung di YouTube dan Instagram. Menariknya, di kedua teaser tersebut Samsung sudah terang-terangan menyebut Galaxy S6 akan diperkuat bodi metal.

“Tommorow, metal will flow,” sebut Samsung dalam video tersebut. Dari situ dapat dipastikan Galaxy S6 memang akan sepenuhnya menyodorkan bodi metal, sesuai dengan bocoran-bocoran yang beredar. Teaser yang diposting Samsung di Instagram juga memperkuat hal tersebut.


Di gambar teasernya terlihat sebuah ponsel yang tampak dari samping. Bila sebelumnya dikira desain Galaxy S6 akan seperti seri Galaxy A, sepertinya dugaan itu meleset karena pinggiran Galaxy S6 berbentuk pipih. Dan bisa dilihat material yang digunakan adalah metal karena tampak berkilau.


Lebih lanjut, di video teaser juga disebutkan ungkapan yang tak kalah bikin penasaran, “Reflections will be free. Colors will live,” ucap Samsung. Sepertinya selain penggunaan bodi metal, Samsung juga ingin menonjolkan teknologi layar di Galaxy S6 yang bakal tahan cahaya matahari, sehingga warnanya terlihat makin hidup.


Sedangkan ucapan, “Borders will disappear,” yang juga disebutkan Samsung di video teaser itu diyakini merujuk pada penggunaan layar teknologi ‘Edge’ yang kabarnya juga akan ditawarkan Galaxy S6.


Seperti diketahui, Galaxy S6 disebut bakal punya dua varian yakni versi regular dan versi Edge yang pakai teknologi layar ala Galaxy Note Edge namun hadir di kedua sisinya alias layar tiga sisi.


Soal spesifikasi pastinya memang tidak disebutkan, namun seharusnya tak akan jauh berbeda dari bocoran-bocoran yang ada, yakni menggunakan prosesor octa core 64 bit Exynos 7420, RAM 3 GB, pilihan memori internal sampai 128 GB, kamera 21 MP dengan fitur pintar, serta kamera depan 5 MP.


Selain itu layarnya menyodorkan resolusi QHD (2560x1440 pixel) yang dipasok dayanya oleh baterai 2600 mAh. Sedangkan OS-nya sangat mungkin menggunakan Android 5 Lollipop, dengan user interface Touchwiz yang disebut minim ‘gangguan’. Jadi maksudnya TouchWiz yang akan hadir di Galaxy S6 tak akan memberatkan performa Android 5 Lollipop yang dipakai Galaxy S6.




(yud/ash)



readmore »»  

Indonesia 'Negara Paling Berisik' di Media Sosial

Jakarta - Indonesia meskipun baru memiliki sekitar 72 juta pengguna internet, namun suara penggunanya 'sangat berisik' dan sampai menggema ke seluruh dunia lewat jejaring media sosial.

Hal itu diakui Antonny Liem, CEO PT Merah Cipta Media yang membawahi sejumlah perusahaan konsultan komunikasi, startup incubator, dan berbagai perusahaan teknologi online di Indonesia.


Menurutnya, masyarakat kita sangat aktif bermedia sosial. Sebanyak 93% dari pengguna internet di Indonesia, aktif mengakses Facebook. Bahkan Jakarta tercatat sebagai pengguna Twitter terbanyak, hingga disebut sebagai ibukota media sosial berbasis teks 140 karakter tersebut.


“Jumlah mobile subscription yang aktif di Indonesia juga mencapai 282 jutaan. Di mana 74% di antaranya digunakan masyarakat kita untuk mengakses media sosial,” ungkap Antonny kepada detikINET, Senin (23/2/2015).


Fenomena sosial ini memang didukung oleh kultur masyarakat Indonesia yang pada dasarnya senang berkumpul. “Masyarakat kita juga cenderung haus terhadap hal-hal baru,” ujarnya lebih lanjut.


Itu sebabnya, Antonny tak heran jika kemudian Jakarta terpilih menjadi tuan rumah Social Media Week karena memang Indonesia adalah pengguna internet yang luar biasa. Tingkat penetrasi penggunaan internet di negeri ini pun mencapai 29%.


“Ini adalah acara rutin tahunan yang diselenggarakan sejak 2009. Dan kali ini kita bisa berbangga karena Jakarta terpilih menjadi salah satu tuan rumah Social Media Week,” kata Antonny yang kebetulan juga ketua penyelenggara event ini.Next


(rou/ash)

readmore »»  

Motorola Punya Kejutan di 25 Februari

Jakarta - Di saat penggila gadget tengah terfokus pada Galaxy S6 dan HTC One M9 yang tak lama lagi akan dirilis, tiba-tiba saja Motorola bikin kejutan dengan menebar sebuah undangan yang akan dilakukan pada 25 Februari nanti.

Bahkan saking tiba-tibanya, hampir tak ada informasi apapun soal perangkat yang mungkin akan dirilis Motorola di waktu tersebut. Pun begitu ada kabar yang mengatakan Motorola akan merilis penerus smartwatch Moto 360 pada 25 Februari nanti. Tapi karena minimnya informasi, kabar itu masih sulit dipastikan.


Selain penerus Moto 360, perangkat lain yang diduga bakal dirilis Motorola di waktu tersebut adalah aksesoris headset Virtual Reality (VR) yang akan bisa digunakan untuk semua ponsel seri Moto. Bila benar, artinya Motorola menyusul Samsung yang telah lebih dulu menyodorkan perangkat aksesoris serupa.


Namun bisa dibilang headset VR lebih unggul dari Gear VR Samsung, karena bisa digunakan di semua ponsel seri Moto. Sedangkan Samsung hanya bisa dipakai di Galaxy Note 4.


Tapi sekali lagi, tebakan soal kedua perangkat masih sebatas spekulasi. Jadi bukan tak mungkin malah bisa meleset.


Seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Minggu (22/2/2015), Motorola yang sengaja menebar undangan secara tiba-tiba, dikatakan analis adalah upaya perusahaan Amerika Serikat itu untuk memecah konsentrasi penggila gadget terhadap Samsung dan HTC, setidaknya sampai 25 Februari nanti.


Karena dengan hadirnya undangan tersebut, sesaat penggila gadget akan melupakan Samsung dan HTC, dan mencari tahu apa apa yang akan dirilis Motorola.


(yud/yud)



readmore »»  

Zen, Penantang Intel Skylake dari AMD

Jakarta - Di gelaran Intel Developer Forum (IDF) 2014 yang lalu Intel mengumumkan Skylake, prosesor berteknologi pabrikasi 14 nm yang akan jadi andalannya di tahun 2015 ini. Namun sepertinya AMD tak tinggal diam, karena pesaing abadi Intel ini juga menyiapkan penantangnya yang bersandi Zen.

Karena dibuat untuk menantang Intel Skylake, AMD Zen juga akan dibuat menggunakan proses pabrikasi yang sama yakni 14 nm FinFET. Praktis, baik Intel Skylake dan AMD Zen bakal punya kelebihan yang sama yakni performa yang lebih kencang, namun dengan konsumsi daya yang lebih efisien.


Namun tak seperti Intel yang mengatakan Skylake akan segera bisa dirasakan pengguna di kelas konsumer, rencana AMD terhadap ZEN beda lagi. Perusahan yang berpusat di Sunnyvale, Amerika Serikat ini lebih memilih menyasar pengguna di segmen komersial alias enterprise.


Seperti detikINET kutip dari VR-Zone, Minggu (22/2/2015), dikatakan AMD Zen akan pertama kali hadir sebagai prosesor server dan workstation. Berarti nantinya AMD Zen akan masuk dalam keluarga prosesor server Opteron.


Pun begitu tak menutup kemungkinan AMD Zen juga akan ditawarkan ke segmen konsumer, karena seperti prosesor AMD yang beredar saat ini, ZEN juga merupakan APU atau Accelerated Processing Unit. Yang artinya AMD juga membenamkan chip grafis di dalamnya. Namun belum ketahuan chip grafis apa yang nantinya menemani Zen.


AMD Zen disebut akan menawarkan teknologi octa core, punya kontroler memori yang sudah mendukung RAM DDR 4 dan PCIe 3.0, serta punya konsumsi daya yang cuma 95 watt.


Sayangnya masih belum dipastikan kapan AMD Zen mulai dipasarkan, pun demikian isu yang beredar menyebut AMD Zen akan diluncurkan pada semester II tahun 2015 ini.


(yud/yud)



readmore »»  

Motorola Punya Kejutan di 25 Februari

Jakarta - Di saat penggila gadget tengah terfokus pada Galaxy S6 dan HTC One M9 yang tak lama lagi akan dirilis, tiba-tiba saja Motorola bikin kejutan dengan menebar sebuah undangan yang akan dilakukan pada 25 Februari nanti.

Bahkan saking tiba-tibanya, hampir tak ada informasi apapun soal perangkat yang mungkin akan dirilis Motorola di waktu tersebut. Pun begitu ada kabar yang mengatakan Motorola akan merilis penerus smartwatch Moto 360 pada 25 Februari nanti. Tapi karena minimnya informasi, kabar itu masih sulit dipastikan.


Selain penerus Moto 360, perangkat lain yang diduga bakal dirilis Motorola di waktu tersebut adalah aksesoris headset Virtual Reality (VR) yang akan bisa digunakan untuk semua ponsel seri Moto. Bila benar, artinya Motorola menyusul Samsung yang telah lebih dulu menyodorkan perangkat aksesoris serupa.


Namun bisa dibilang headset VR lebih unggul dari Gear VR Samsung, karena bisa digunakan di semua ponsel seri Moto. Sedangkan Samsung hanya bisa dipakai di Galaxy Note 4.


Tapi sekali lagi, tebakan soal kedua perangkat masih sebatas spekulasi. Jadi bukan tak mungkin malah bisa meleset.


Seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Minggu (22/2/2015), Motorola yang sengaja menebar undangan secara tiba-tiba, dikatakan analis adalah upaya perusahaan Amerika Serikat itu untuk memecah konsentrasi penggila gadget terhadap Samsung dan HTC, setidaknya sampai 25 Februari nanti.


Karena dengan hadirnya undangan tersebut, sesaat penggila gadget akan melupakan Samsung dan HTC, dan mencari tahu apa apa yang akan dirilis Motorola.


(yud/yud)



readmore »»  

Zen, Penantang Intel Skylake dari AMD

Jakarta - Di gelaran Intel Developer Forum (IDF) 2014 yang lalu Intel mengumumkan Skylake, prosesor berteknologi pabrikasi 14 nm yang akan jadi andalannya di tahun 2015 ini. Namun sepertinya AMD tak tinggal diam, karena pesaing abadi Intel ini juga menyiapkan penantangnya yang bersandi Zen.

Karena dibuat untuk menantang Intel Skylake, AMD Zen juga akan dibuat menggunakan proses pabrikasi yang sama yakni 14 nm FinFET. Praktis, baik Intel Skylake dan AMD Zen bakal punya kelebihan yang sama yakni performa yang lebih kencang, namun dengan konsumsi daya yang lebih efisien.


Namun tak seperti Intel yang mengatakan Skylake akan segera bisa dirasakan pengguna di kelas konsumer, rencana AMD terhadap ZEN beda lagi. Perusahan yang berpusat di Sunnyvale, Amerika Serikat ini lebih memilih menyasar pengguna di segmen komersial alias enterprise.


Seperti detikINET kutip dari VR-Zone, Minggu (22/2/2015), dikatakan AMD Zen akan pertama kali hadir sebagai prosesor server dan workstation. Berarti nantinya AMD Zen akan masuk dalam keluarga prosesor server Opteron.


Pun begitu tak menutup kemungkinan AMD Zen juga akan ditawarkan ke segmen konsumer, karena seperti prosesor AMD yang beredar saat ini, ZEN juga merupakan APU atau Accelerated Processing Unit. Yang artinya AMD juga membenamkan chip grafis di dalamnya. Namun belum ketahuan chip grafis apa yang nantinya menemani Zen.


AMD Zen disebut akan menawarkan teknologi octa core, punya kontroler memori yang sudah mendukung RAM DDR 4 dan PCIe 3.0, serta punya konsumsi daya yang cuma 95 watt.


Sayangnya masih belum dipastikan kapan AMD Zen mulai dipasarkan, pun demikian isu yang beredar menyebut AMD Zen akan diluncurkan pada semester II tahun 2015 ini.


(yud/yud)



readmore »»