Hitachi Data Systems Angkat Bos Baru

Jakarta - Hitachi Data Systems (HDS) melakukan penyegaran pada level eksekutifnya. Adalah Neville Vincent yang baru saja ditunjuk sebagai Senior Vice President & General Manager, HDS Asia Pasifik.

Neville akan bertanggung jawab memimpin perusahaan dan memberikan arahan strategis untuk mendorong pertumbuhan dan memperluas bisnis di seluruh Asia Pasifik, termasuk menangkap peluang yang muncul di wilayah berkembang pesat ini.


Neville memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman penjualan internasional, pemasaran dan manajemen dalam industri teknologi informasi. Dia memiliki track record mentereng sebagai country manager untuk perusahaan multinasional di berbagai pasar Asia Pasifik.


Sebelum menjalankan peran manajemen regionalnya, Neville adalah Vice President & Managing Director Hitachi Data Systems Australia, Selandia Baru dan Kepulauan Pasifik, dan managing director Hitachi Data Systems Korea. Pasar-pasar ini diklaim mengalami pertumbuhan bisnis yang pesat di bawah kepemimpinannya.


"Saya sangat senang untuk memimpin Hitachi Data Systems di Asia Pasifik, yang terus menjadi salah satu wilayah yang paling cepat berkembang bagi perusahaan," kata Neville Vincent.


"Melihat ke masa depan, perkembangan ekonomi yang pesat di Asia Pasifik akan memberikan kami kesempatan yang luar biasa. Kemampuan, teknologi dan layanan kami memungkinkan perusahaan di seluruh wilayah untuk mencapai hasil bisnis yang lebih baik. Bersama dengan pelanggan kami, kami berinovasi dengan informasi untuk membuat perbedaan di dunia," lanjutnya, dalam keterangant tertulis.


Pendapatan Hitachi Data Systems Asia Pasifik untuk kuartal III tahun fiskal 2012 di atas semua wilayah dengan pertumbuhan tahun ke tahun sebesar 12% dari kuartal ketiga tahun fiskal 2011.


Neville sendiri menggantikan mantan Senior Vice President & General Manager, Asia Pasifik, Kevin Eggleston, yang telah ditunjuk sebagai Senior Vice President, Global Verticals & Integration.


(ash/ash)



readmore »»  

Mencari 'Kartini' di Era ICT

Jakarta - Sosok Kartini memang telah lama tiada. Namun jiwa pahlawan dan kegigihan kartini diyakini takkan pernah mati, dan kerap menjadi penyemangat wanita-wanita Indonesia. Termasuk saat memasuki perkembangan dunia ICT saat ini.

Nah, hal inilah yang coba digalakkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Sebagai rangkaian peringatan Hari Kartini, mereka membuat acara bertajuk 'Kartini Next Generation Award 2013'.


Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk mengenang kembali perjuangan seorang perempuan Indonesia yang berpenampilan sederhana namun memiliki wawasan pemikiran yang berani dalam mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan Indonesia.


Ini merupakan hajatan kali kedua sebagai wujud apresiasi kepada pelaku usaha perempuan dimana kesuksesannya tersebut didukung melalui optimalisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), khususnya internet, untuk mengembangkan usahanya baik itu promosi, penjualan maupun produksi.


Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto mengatakan, kepedulian Kementerian Kominfo terhadap pemberdayaan perempuan dalam bidang TIK ini di antaranya dilatar belakangi oleh sejumlah fakta sebagaimana pertanyaan berikut.


Apakah proporsi peranan wanita dalam managemen direksi perusahaan telekomunikasi sudah seimbang dengan kaum pria? Apakah isu gender cukup merintangi wanita dalam meniti karier di bidang TIK?


Apakah wanita cukup hanya sebagai objek eksploitasi konten negatif di internet? Apakah wanita sudah memanfaatkan secara optimal informasi pendidikan, persalinan dan ide kreatif serta sejumlah informasi lain yang konstruktif dari TIK?.


"Atas dasar kondisi itulah, Kementerian Kominfo pada tahun 2012 pernah meneruskan imbauan International Telecommunication Union (ITU) kepada para pemangku kepentingan di bidang TIK untuk mempromosikan kegiatan-kegiatan yang mendorong penggunaan TIK dalam memperkuat pemberdayaan perempuan," lanjut Gatot.


Bahkan sampai menganggap pentingnya concern tersebut, ITU sampai pernah merayakan 'Girls in ICT Day' setiap bulan April sejak tahun 2012.


"Girls in ICT Day mendorong negara-negara anggota ITU untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang melibatkan anak-anak perempuan dengan TIK, seperti contohnya mengundang study tour ke perusahaan-perusahaan TIK atau kegiatan yang memperkenalkan kepada TIK," Gatot menambahkan.


Dalam konteks tersebut, visi Kementerian Kominfo untuk merealisasikan masyarakat informasi Indonesia adalah menjamin hak-hak untuk mendapat akses informasi serta kemampuan untuk memanfaatkannya.


Laporan Bank Dunia mengenai 'World Development Report 2012 on Gender Equality and Development' pernah mengungkapkan bahwa partisipasi kaum perempuan dalam kegiatan perekonomian nasional menunjukkan peningkatan yang pesat dan berkontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.


Laporan tersebut juga menyimpulkan adanya korelasi antara kesetaraan gender dengan laju dan meratanya pembangunan. TIK menjadi perangkat untuk memperkuat (empowering) pemberdayaan perempuan dengan mempermudah akses terhadap informasi yang mencerdaskan, meningkatkan kualitas sebagai tenaga kerja dan membuka berbagai kesempatan.


Seperti gayung bersambut, mengingat ITU sampai menempatkan tema perayaan World Telecommunication and Information Society Day (WSITD) 2012 dengan 'Women and Girls in ICT', dan juga berbekal kesuksesan acara serupa di Hari Kartini setahun lalu, maka Kementerian Kominfo berkomitmen menggelar 'Kartini Next Generation Award 2013' untuk menyebarluaskan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Indonesia secara global.


'Kartini Next Generation Award 2013' rencananya akan berlangsung pada 22 April 2012 di Hotel Bidakara Jakarta. Dan sepenuhnya diberikan kepada sejumlah perempuan yang telah mendedikasikan talentanya, baik untuk kemajuan bidang TIK di Indonesia maupun di sejumlah bidang lainnya dengan menggunakan TIK.


Pemberian penghargaan ini juga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi kaum perempuan untuk lebih kreatif, inovatif dan produktif lagi memanfaatkan kemajuan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.


Pemberian penghargaan ini dilaksanakan melalui pendaftaran peserta secara online maupun rekomendasi dari berbagai kalangan dengan kriteria usia 20- 40 tahun, berwarga negara Indonesia dan memanfaatkan TIK dalam menjalankan aktivitasnya.


Dengan waktu cukup singkat, pendaftar mencapai 40 orang kandidat dari berbagai daerah, bahkan ada juga pendaftar dari Jerman, AS, Malaysia dan beberapa negara di kawasan Timur Tengah Arab dengan berbagai latar belakang dan profesi.


Penjurian dimulai dengan seleksi awal teradap para kandidat dan hasilnya kemudian terpilih 12 finalis dengan 4 kategori yaitu Inspiring Women in ICT for Education, Enterpreneur, Media Creative, Community Development.


Sebagai perbandingan, untuk tahun 2012, acara tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian website ICT4W (ICT for Woman) dan pemberian apresiasi kepada Silvy Nurlita dari Batam, yang awalnya hanya bermodalkan Rp 2 juta namun kemudian dapat mengembangkan digital enterpreneur product dalam berjualan kue villa cake pisang. Kemudian juga kepada Suryani Aris dari duniabermain.com untuk kategori digital enterpreneur service.


(ash/ash)



readmore »»  

LED Monitor Langsing AOC Melenggang

Jakarta - AOC (Art of Colors) mengumumkan seri terbaru monitor LED mereka untuk pasar Indonesia. Produk dengan nama All-New 62V Series: E2262VW dan E2462VWH ini pun diklaim memliki bodi yang sangat langsing.

Monitor ini memiliki ketebalan 1,3 cm dan diklaim dapat menjadi pilihan ideal untuk para pengguna pribadi dan kantor yang menginginkan tampilan modern dan penuh gaya.


Dengan menampilkan L-stand (dudukan bentuk L) yang modis, seri ini mengusung prinsip desain yang minimalis, semua tombol fungsi diletakkan tersembunyi di bawah bezel.


Port I/O di bagian dasar menghindari kekacauan kabel yang tidak sedap dipandang. Fungsi Clear Vision mengkonversi konten dari Standard Definition (SD) ke High Definition (HD), menghasilkan gambar yang lebih jelas dan lebih hidup.


Dirancang untuk memenuhi standar lingkungan yang tinggi, panel LED-backlit 62V Series pun diklaim tidak mengandung merkuri. Seri ini juga disebutkan memakan tenaga listrik rendah.


AOC 62V Series LED Monitor tersedia dalam dua pilihan ukuran layar: 21,5 inch dan 23,6 inch. Seri terbaru ini sudah tersedia di wilayah Asia Pasifik dan Indonesia dengan kisaran harga ritel Rp 1.550.000 untuk E2262VW dan Rp 2.130.000 untuk seri E2462VWH .


Berikut spesifikasinya:



(ash/ash)



readmore »»  

Interpol Berburu Penjahat Cyber

Jakarta - Interpol tak menutup mata dengan ancaman cyber yang selama ini sudah sedemikian ganas meneror pengguna komputer. Mereka pun menggandeng sejumlah pihak untuk melakukan aksi perburuan terhadap dedemit maya ini.

Kerjasama yang baru diresmikan salah satunya dengan Kaspersky Lab. Menurut Eugene Kaspersky, CEO dan co-founder Kaspersky Lab, kejahatan dunia maya sudah memberikan kerusakan di dunia nyata.


"Dan meskipun orang baik dan orang jahat di kedua dunia tersebut berperilaku sama, tetap ada kesulitan untuk menerapkan pendekatan yang ada secara efektif dalam domain dunia maya yang baru. Keadaannya adalah seperti polisi berkuda yang berharap menangkap penyelundup yang mengendarai mobil sport," ungkapnya.


Sementara itu, terkait kerjasama dengan Kaspersky Lab, Sekjen Interpol Ronald K. Nobel mengatakan, Interpol harus bekerja sama dengan sektor publik dan swasta yang memiliki komitmen untuk menjaga agar dunia maya dan dunia nyata aman dari para kriminal cyber.


"Kaspersky Lab dan sektor swasta lain yang bergabung dengan Interpol dalam mendukung penegakan hukum dalam mengidentifikasi, mengungkap dan menemukan para penjahat cyber ini membantu menjaga agar masyarakat dan bisnis aman dari kejahatan cyber," lanjutnya.


Interpol, lanjut Nobel, telah merencanakan untuk bekerjasama dengan sistem dan analis Kaspersky Lab untuk menciptakan peringatan cyber Interpol pertama di dunia yang memberi tahu jika ada kode berbahaya, malware atau kegiatan penjahat cyber lainnya yang terindentifkiasi.


Sementara Noboru Nakatani, Direktur Eksekutif Interpol Global Complex for Innovation (IGCI), yang akan dibuka di Singapura pada tahun 2014, menambahkan, respons penegakan hukum yang kuat tidak cukup untuk mengungguli para penjahat cyber.


"Inilah pentingnya kerjasama yang erat dan keterlibatan dalam pemberian bantuan yang dibutuhkan serta pelatihan dengan semua sektor yang terpengaruh, termasuk industri swasta, untuk mengembangkan strategi keamanan cyber yang benar-benar berlaku global," ia menambahkan, dalam keterangan tertulis, Minggu (21/4/2013).


Sebelumnya, Kaspersky Lab telah setuju untuk menjalin kerjasama erat dengan Interpol dalam Interpol Global Complex for Innovation (IGCI).


Pengumuman kerjasama dilakukan setelah adanya pertemuan antara CEO dan Co-founder Kaspersky Lab, Eugene Kaspersky, dengan Sekjen Interpol, Ronald Noble dan Direktur Eksekutif IGCI, Noboru Nakatani, di kantor pusat Kaspersky Lab di Moskow pada 19 Maret 2013 lalu.


Agenda penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah kejahatan dan ancaman cyber yang baru berkembang serta pentingnya usaha bersama dalam menghadapi para penjahat cyber ini agar bisa memberi keamanan internet yang lebih baik.


Hasil penting pertemuan tersebut adalah kepastian rencana Kaspersky Lab untuk menempatkan pakar terbaik Kaspersky Lab di IGCI jika sudah mulai beroperasi pada 2014 mendatang, serta memberikan dukungan fungsional yang luas dan inteligen ancaman secara berkelanjutan.


Kaspersky Lab juga setuju untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan badan penegak hukum di seluruh dunia dalam menghadapi ancaman cyber secara umum.


IGCI akan memberikan kesatuan polisi cyber internasional dengan tools dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menghadapi ancaman kejahatan cyber di abad 21 dengan lebih baik, misalnya dengan mengidentifikasi penjahat dan memberikan pelatihan inovatif dan dukungan operasional demi penegakan hukum di seluruh dunia.


"Saya sangat senang dengan hasil pertemuan ini. Saya telah lama ingin membentuk sesuatu yang saya sebut 'Internet-Interpol' dan akhirnya hal ini menjadi kenyataan," kata Eugene Kaspersky.


"Tak lama lagi para penjahat cyber akan kehabisan tempat untuk bersembunyi, tidak bisa sembunyi di negara itu atau negara ini, seperti yang mereka lakukan saat ini. Dunia maya akan menjadi semakin sempit bagi para penjahat cyber, baik yang berpengalaman maupun yang baru," tegasnya.


Direktur Eksekutif IGCI Noboru Nakatani menambahkan, dukungan kuat yang diberikan Kaspersky untuk IGCI akan memungkinkan penegakan hukum di 190 negara anggota Interpol memiliki keahlian untuk melakukan intelijen yang diperlukan untuk melindungi dunia maya dan menyeret penjahat cyber ke pengadilan.


(ash/ash)



readmore »»  

Ini Dia Sosok Paling Berpengaruh dari Jagat Teknologi

Jakarta - Sejumlah petinggi teknologi masuk dalam daftar 100 orang berpengaruh di dunia versi majalah Time. Siapa saja mereka?

Tiap tahun, majalah kenamaan ini memang menyusun daftar orang-orang yang dinilai memiliki pengaruh besar. Nah, untuk tahun ini dari ranah teknologi terdapat petinggi Apple, Jonathan Ive, COO Facebook Sheryl Sandberg hingga CEO Yahoo Marissa Mayer. CEO Samsung Oh-Hyun Kwon tak ketinggalan masuk dalam daftar.


Dikutip dari SlashGear, Jumat (19/4/2013), masing-masing dari 100 orang ditampilkan dengan essay pendek tentang alasan kenapa orang tersebut berhak menerima penghargaan itu.


Adapun essay yang dimaksud ditulis oleh orang yang dekat dengan mereka. Essay milik Ive misalnya, dituliskan oleh vokalis band U2, Bono, sedang essay Mayer ditulis oleh Eric Schmidt.


Untuk essay Oh Hyun Kwon sendiri ditulis oleh John Sculley yang merupakan mantan CEO Apple. Simak apa kata Sculley tentang sosok orang penting Samsung itu.


"Prinsip Kwon yang pertama tentang kepemimpinan sangat sederhana dan jelas. Ponsel Galaxy memiliki signature design: besar, cantik, layar HD".


Tak luput Sculley juga memuji iklan Samsung yang hanya bisa disetarakan dengan Apple. Masih banyak lagi nama-nama yang lekat di ranah teknologi yang juga masuk dalam daftar yang bisa ditilik di tautan ini.


(sha/ash)



readmore »»  

LG Optimus G2 Hadir pada Kuartal Ketiga 2013

Jakarta - LG telah mengkonfirmasi bahwa ponsel flagship mereka selanjutnya akan hadir di kuartal ketiga tahun ini. LG Optimus G2 adalah piranti yang dimaksud.

Berbicara kepada Trusted Review, Head of Mobile Communication LG untuk Eropa, Won Kim mengatakan," LG Optimus G2 akan datang di Q3".


Namun ia masih bungkam mengenai spesifikasi yang dimiliki piranti tersebut. Kim hanya mengatakan," G2 akan menjadi sesuatu yang berbeda, unik dan kami harus sangat kreatif".


Kedatangan G2 di Inggris pada kuartal ketiga tersebut juga akan dibarengi di market lain. Meski begitu, ada kemungkinan nama yang dibawa akan berbeda. Juru bicara LG berujar," Kami belum membuat keputusan final pada penamaan".


Rumor mengenai sekuel dari LG Optimus G telah merebak sejak tahun lalu. Disebut-sebut ia akan mengusung layar 5 inch dan software baru Android. Kim mendeskripsikan jagoannya itu merupakan jawaban atas iPhone 5, Samsung Galaxy S4 dan HTC One.


G2 diharapkan menjadi salah satu ponsel yang berjalan di atas Key Lime Pie. Key Lime Pie sendiri diyakini akan diumumkan pada konferensi developer tahunan Google I/O bulan depan.


(sha/sha)



readmore »»  

Apple Simpan Data Siri Selama 2 Tahun

Jakarta - Sejak perilisan Siri di piranti iOS, Apple tidak mengatakan berapa lama pihaknya menyimpan pertanyaan yang masuk ke fiturnya itu.

Namun kini, Apple telah mengkonfirmasi bahwa mereka menyimpan pertanyaan dari pengguna selama 2 tahun. Informasi ini dikeluarkan setelah situs Wired mempertanyakan privasi terkait asisten suara tersebut.


Secara teknis, Apple akan menyimpan pertanyaan yang masuk, termasuk data pengguna Siri selama 6 bulan, namun setelah itu, Apple akan membuatnya anonim dan menyimpannya selama 18 bulan berikutnya.


Dikutip dari LATimes, Sabtu (20/4/2013), alasan Apple melakukan penyimpanan itu adalah untuk kepentingan uji coba pengembangan produk.


Lebih lanjut perusahaan yang berbasis di Cupertino itu mengatakan bahwa jika user menonaktifkan Siri, maka pertanyaan yang disimpan selama 6 bulan terakhir akan dihapus.


(sha/sha)



readmore »»