Kontes FotoStop September: Food Photography!

Jakarta - "Tunggu! Jangan dimakan, difoto dulu makanannya". Kalimat itu mungkin kerap Anda dengar belakangan ini. Atau mungkin Anda termasuk salah seorang pehobi fotografi yang suka mengabadikan makanan sebelum disantap?

Jika iya, berarti Anda harus ikutan kontes FotoStop detikINET untuk bulan September ini. Sebab, tema bulan ini adalah 'Food Photography!'.


Kesempatan ini terbuka bagi siapa saja dan menggunakan kamera apa saja. Entah itu fotografer beneran dengan pengambilan gambar di studio, atau yang cuma sekadar hobi jeprat-jepret memakai kamera smartphone.


Yang penting, untuk bulan ini Anda bisa menyajikan hasil bidikan berbagai makanan favorit dengan hasil yang menarik. Tentunya dengan pengaturan kamera yang pas dan penyajian yang ciamik alias tidak 'asal jepret'.


Tekstur cake yang cantik hingga kesegaran yang terpancar dari buah-buahan adalah contoh subjek yang bisa Anda abadikan melalui lensa kamera. Hanya foto dengan kualitas baik yang akan ditampilkan di galeri FotoStop dan mendapatkan kesempatan menjadi pemenang.



Tertarik ikutan. Yuk, masukkan hasil kreasi fotografi Anda dalam link berikut.


(ash/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Akhir 2013, Liquid S2 Siap Temani Liquid S1

Jakarta - Phablet pertama Acer yakni Liquid S1 memang baru sekejap menjejaki kompetisi smartphone di Indonesia. Namun sejatinya generasi lanjutannya justru telah diumumkan beberapa hari lalu berbarengan dengan event IFA 2013 yang diadakan di Berlin, Jerman.

Berbekal sebutan Liquid S2, phablet teranyar Acer ini mengusung spesifikasi yang jauh meningkat dibanding Liquid S1.


Tengok saja prosesor Snapdragon 800 yang diusungnya, RAM sebesar 2 GB, hingga ukuran layar yang semakin besar dengan bentang 5 inch dan telah menawarkan resolusi full HD (1920x1080 pixel).


Tidak hanya itu, Liquid S2 juga telah mengandalkan kamera 13 MP dan kemampuan perekaman video dengan resolusi 4K.


Menariknya, secara analisa Liquid S2 yang baru saja hadir bisa jadi justru bakal mengganggu determinasi Liquid S1 di pasar smartphone Indonesia. Alasannya, calon pembelinya mungkin justru lebih memilih menunggu kehadiran Liquid S2 yang berspesifikasi mumpuni ke Indonesia.


Saat dikonfirmasi ke beberapa petinggi Acer disebutkan bahwa Liquid S2 bukanlah merupakan versi lanjutan dari Liquid S1, melainkan ditempatkan setingkat berada di atasnya.


"Kami tidak khawatir atas kehadiran Liquid S2 yang dapat mengganggu Liquid S1 yang baru diluncurkan, karena sejatinya Liquid S2 ditempatkan untuk mengisi level di atas Liquid S1, bukannya generasi lanjutannya," ujar Daniel Rustandi, Direktur Marketing Acer Indonesia, di Hotel Grand Aston, Yogyakarta.


"Jadi nantinya Liquid S2 akan jalan beriringan bersama Liquid S1. Pengguna yang menginginkan perangkat phablet berkinerja mumpuni namun masih terjangkau dapat memilih Liquid S1, sementara bagi pengguna yang membutuhkan kinerja gahar dan superior kelak dapat memilih Liquid S2," tambahnya.


Bila tak ada aral rintangan, Liquid S2 rencananya bakal memasuki Indonesia pada bulan November mendatang.


Sayangnya Daniel masih belum dapat membeberkan berapa kisaran harga yang bakal dimiliki oleh phablet tercanggih Acer tersebut.


Namun berdasarkan spesifikasi yang dimilikinya bukan tidak mungkin harganya tidak akan jauh berbeda dari smartphone besutan produsen lainnya yang juga mengandalkan chip serupa.


Sebagai informasi, Liquid S1 sendiri berbekal prosesor quadcore MediaTek MTK 6589 1,5 GHz, RAM sebesar 1 GB, dan bentang layar 5,7 inch dengan resolusi 1280x720 pixel.


Adapun kamera yang dimilikinya mengusung kemampuan 8 MP dan banderol harga Liquid S1 sendiri adalah sebesar Rp 3,9 juta.


(yud/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Kamera Gahar Xperia Z1 Ancam iPhone 5 cs

Kuala Lumpur - Di tengah persaingan smartphone kelas atas, Sony coba menggebrak dengan seri Xperia Z1 yang mengusung kemampuan kamera 20,7 megapixel.

Kamera ini pun jadi semacam ancaman bagi para pesaingnya, seperti iPhone 5, Galaxy S4, dan HTC One di pasar smartphone dunia. Apalagi Xperia Z1 telah dibenamkan dengan berbagai fitur dan aksesoris ciamik.


Kamera ponsel yang dulu punya code name Honami ini memiliki bukaan sensor 1/2.3 -- dimana merupakan 70% lebih besar dari kamera ponsel kebanyakan. Termasuk didukung dengan sensor gambar CMOS Exmor RS dan prosesor gambar BIONZ.


Dengan kemampuan tersebut, urusan memotret pun jadi lebih mengasyikkan. Apalagi ada sejumlah fitur yang bisa membuat kamera Xperia Z1 jadi lebih menarik.


1. Social Live

Membagikan momen berharga langsung dari Xperia Z1 melalui Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya. Dan dapatkan komentar dari teman Anda langsung pada layar.



2. Info Eye

Fungsi pencarian visual yang inovatif, menyediakan informasi terkait landmark dan barang-barang tertentu, seperti buku, wine, hanya dengan mengambil gambar lewat kamera.


3. Timeshift Burst

Dengan aplikasi ini, Xperia Z1 dapat mengambil 61 gambar dalam 2 detik, satu detik sebelum dan satu detik setelah menekan tombol kamera. Sehingga Anda dapat memilih gambar paling sempurna dan menyimpannya sesuka hati.



4. AR effect

Beberapa pilihan animasi yang dapat dijadikan sebagai aksesoris untuk menciptakan gambar dengan menggunakan teknologi augmented reality Sony SmartAR.


Untuk aksesoris tambahan, perusahaan Jepang ini juga telah menghadirkan QX Smart Lens. Sederhananya, ini adalah lensa bergaya kamera. Di dalam unit yang dimaksud, Sony membekalkan semua hardware yang ada di kamera point-and-shoot Sony.


Terdapat lensa zoom, chip prosesor, baterai, stereo microphone, slot kartu memori hingga image sensor sendiri. Absennya viewfinder, diakali Sony dengan keberadaan Wi-Fi untuk mengkoneksikan Smart Lens ini ke smartphone.


Ponsel pintar ini nantinya selain bisa dipakai sebagai viewfinder, juga dipakai untuk mengatur berbagai settingan, termasuk white balance, focus, ISO, dan lain-lain.


Ada dua model yang digeber Sony, yakni QX100 yang dibanderol USD 499 dan QX10 dengan harga USD 250. QX100 memiliki 3.6x optical zoom dan stabilization, sensor 1 inch dengan resolusi 20MP, optik Zeiss, dan BIONZ image processing.



(ash/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Mencoba Galaxy Gear, Jam Pintar ala Samsung

Rumor bahwa Samsung akan meluncurkan sebuah jam tangan pintar sudah terjawab. Dalam perhelatan Unpacked 2013 yang baru saja berlangsung di kota Berlin, Jerman, Samsung memperkenalkan Galaxy Gear.

Galaxy Gear tidak bisa berfungsi maksimal jika digunakan secara mandiri atau berdiri sendiri. Ia memang didesain Samsung menjadi pasangan gadget tertentu, yakni Galaxy Note III, tablet Galaxy Note 10.1 2014 Edition, dan menyusul kemudian Galaxy S4, S III serta Note II.


Samsung menjanjikan ada 70 aplikasi khusus yang didesain untuk Galaxy Gear saat peluncurannya, dan nantinya terus bertambah.


Jadi, seperti apa kebolehan Galaxy Gear? Berikut uji coba singkat detikINET pada jam tangan pintar tersebut.


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Nikon Rilis Coolpix P7800 yang Didandani EVF

Jakarta - Lini kamera kompak high end Nikon bertambah dengan kehadiran Coolpix P7800. Secara spesifikasi, tak banyak perbedaan dari pendahulunya, P7700, namun di sini konsumen bisa menemui EVF (electronic viewfinder) yang dibekali 921.000 titik.

EVF tersebut mampu mengcover frame 100%. Memiliki sensor CMOS BSI berukuran 1/1.7 inch dengan kekuatan 12,2 MP, P7800 dibanderol USD 550. Belum diketahui harga pastinya saat sudah menyambangi pasar Indonesia.


Lensanya memiliki aperture lebar f/2.0-f/4.0 dengan vibration reduction (VR) dan kemampuan zoom 7.1x atau setara dengan 28-200mm. Lensa dengan bukaan lebar tersebut dillaim akan menguntungkan pengguna yang ingin memotret dengan shutter speed cepat tanpa bantuan flash.


Layar LCD-nya merupakan model yang bisa dilipat dan kamera ini juga sudah dilengkapi kontrol manual serta pilihan exposure. Dilansir dari Imaging-Resource, Jumat (6/9/2013), daya tahan baterainya sekitar 350 shot untuk sekali charge.


Spesifikasi lain yang bisa didapatkan di sini adalah kemampuan membidik 8 fps dalam full HD. P7800 juga kompatibel dengan berbagai aksesoris Nikon, termasuk speedlight dan unit GPS eksternal.


(sha/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

7 Gadget Jagoan yang 'Lahir' di IFA 2013

Ada sejumlah vendor global yang ambil bagian dalam rangkain pameran teknologi Internationale Funkausstellung (IFA) 2013 di Berlin, Jerman. Apa saja produk yang diluncurkan tersebut?

Sony, LG dan Toshiba adalah beberapa vendor yang membuka booth-nya di IFA sekaligus memperkenalkan sejumlah produk terbaru ke khalayak. Mulai dari tablet, komputer, ponsel dan masih banyak lagi.


Sampai hari ini, Jumat (6/9/2013), acara IFA 2013 masih berlangsung hingga penutupan akhir pekan nanti. Namun demikian, ada beberapa gadget andalan yang sudah lebih dulu diumumkan.


Apa saja produk tersebut dan spesifikasi yang diumumkan dalam IFA 2013 tersebut, simak rangkuman detikINET berikut ini.


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Mantan Bos Android Disambut Bak Superstar

Beijing - Ada yang berbeda saat mantan Direktur Manajemen Android Hugo Barra akan memulai debutnya bekerja sebagai bos Xiaomi--produsen ponsel asal China. Dia disambut bak artis atau bintang rock yang akan manggung.

Situasi kacau terlihat saat Barra akan memasuki ruangan dimana acara rilis ponsel dan televisi besutan Xiaomi akan berlangsung. Dia bahkan harus ditolong penjaga keamanan untuk bisa lepas dari kerumunan para fans Xiaomi dan media yang mengelu-elukan namanya.


Kehebohan tak berhenti sampai di situ. Saat di panggung, ratusan pengunjung yang merupakan fans Xiaomi terus bersorak saat CEO Lei Jun memulai pembukaan acara.


Malahan, seperti yang detikINET kutip dari The Verge, Jumat (6/9/2013), tak sedikit dari para fans Xiaomi itu membawa tongkat cahaya. Hal yang biasa terjadi saat ada pertunjukan musik dari girl band atau idol group sedang manggung.


Akhirnya, Barra pun bergabung dengan Jun di panggung, sontak sorak-sorai dari fans Xiaomi bergemuruh. Dia mengatakan akan mulai bekerja untuk perusahaan sebagai wakil presiden pada bulan Oktober, memimpin upaya ekspansi internasional Xiaomi, dan berencana untuk mulai belajar bahasa China.


Vendor China memang tak bisa dipandang sebelah mata lagi. Menurut Digitimes Research hingga pertengahan 2013 ini vendor asal China telah mengapalkan sebanyak 148 juta unit smartphone selama semester pertama 2013.


Menariknya, para vendor seperti Xiaomi atau OPPO di Indonesia berani menyasar segmen premium dengan menghadirkan smartphone berkelas, tak murahan namun masih dengan harga yang terjangkau.


Padahal seperti diketahui, pasar ponsel cerdas kelas atas lebih banyak didominasi oleh vendor asal Korea Selatan atau Amerika serikat seperti Samsung, LG atau Apple.


Kesan ponsel China yang kental sebagai ponsel murahan berlahan mulai meluruh. Xiaomi, OPPO, Huawei dan Lenovo adalah bukti bahwa mereka siap go internasional dan tak hanya jago kandang.


(tyo/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»