CEO Apple Sindir Ponsel Murah Seperti Sampah

Jakarta - Digosipkan merilis iPhone murah, Apple nyatanya tetap membanderol mahal ponselnya. iPhone 5S dan 5C yang baru saja mereka rilis masuk kategori ponsel high end.

CEO Apple Tim Cook pun angkat bicara. Ia menyatakan Apple memang tidak memiliki niat untuk masuk ke segmen pasar electronic junk alias sampah dengan harga produk yang murah. Ia tak begitu peduli ponsel yang lebih murah diminati dan memperlemah pangsa pasar iPhone.


"Selalu ada bagian besar untuk sampah di pasaran. Namun kami tidak masuk ke bisnis sampah itu," katanya yang detikINET kutip dari Herald Sun, Jumat (20/9/2013).


"Ada segmen di pasar yang sungguh menginginkan produk yang bisa melakukan banyak hal untuk mereka dan saya ingin berkompetisi dengan gila bagi konsumen seperti itu," tambah Cook.


IPhone 5C yang semula diprediksi berharga murah nyatanya dijual Rp 7 jutaan. Keteguhan Apple untuk tetap menjaga harga mahal iPhone sempat membuat harga sahamnya melorot karena investor cemas pangsa pasar Apple makin tergerus oleh kompetitor yang menawarkan ponsel harga rendah.


"Kami tidak pernah punya keinginan menjual ponsel murah. Tujuan utama kami adalah untuk menjual ponsel hebat dan pengalaman pemakaian yang bagus, dan kami mencari cara melakukannya dengan biaya rendah," jelas Cook.


Ia yakin iPhone akan tetap laris karena ada banyak orang menginginkan ponsel yang hebat. Cook juga mengaku tak ambil pusing dengan naik turunnya saham Apple.


"Saya tidak merasa terlalu euroria jika saham naik dan tidak terlalu cemas jika harganya turun," katanya.


Artikel Terkait:

- 6 Fitur Unggulan iPhone 5S

- iPhone 5S vs Galaxy Note 3, Mana Lebih Baik?

- FotoINET: Warna-warni iPhone 5C dan 5S di September Ceria


(fyk/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Bapak Nintendo Meninggal Dunia

Tokyo - Perusahaan konsol game Nintendo baru saja kehilangan tokoh pentingnya, yakni Hiroshi Yamauchi. Dia meninggal dalam usia 85 tahun, di Kyoto, Jepang.

Yamauchi adalah salah satu tokoh paling berjasa selain Satoru Iwata dalam membuat Nintendo sebagai pembesut konsol game yang meraksasa seperti saat ini. Dia wafat pada Kamis kemarin, setelah berjuang melawan penyakit kompilikasi pneumonia.


Yamauchi memimpin Nintendo yang dahulu merupakan perusahaan keluarga mulai tahun 1949 hingga 2002. Sepanjang dia membawahi Nintendo, konsol game ini selalu menuai sukses.


Nintendo dan Mario Bros adalah dua ikon yang membuat perusahaan berbasis di Jepang ini dikenal luas mulai akhir tahun 1980-an.


Dikutip detikINET dari Wall Street Journal, Jumat (20/9/2013), lewat tangan dingin Hiroshi Yamauchi pula lahir Nintendo Entertainment System, Nintendo 64 dan masih banyak lagi.


Yamauchi juga menemukan tokoh yang tak kalah penting dalam perjalanan Nintendo, yakni Shigeru Miyamoto. Dari kolaborasi keduanya, gamer dunia pun mengenal Mario Bros, Legend of Zelda dan Donkey Kong yang melegenda hingga saat ini.


Yamauchi lahir di Kyoto, 7 November 1927. Dia memimpin Nintendo setelah menggantikan kakeknya, Shikanojo Yamauchi.


Cikal bakal Nintendo sendiri merupakan perusahaan permainan kartu khas Jepang, yakni Hanfuda. Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 1889.


Yamauchi bergabung dengan bisnis keluarga ini pada tahun 1949, setelah sang kakek mengalami stroke. Saat dia masuk Nintendo dibuatnya melesat dengan perubahan bisnis ke arah konsol game.


(tyo/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Gara-gara GTA V, Manajer Toko Game Dipecat

Jakarta - Grand Theft Auto (GTA) V kembali memakan 'korban'. Kini gara-gara berargumen dengan konsumen, manajer toko game Gamestop dipecat.

Kejadian ini berawal dari seorang gamer yang tak sabar ingin memiliki kepingan game GTA V. Gamer yang tidak diketahui identitasnya itu mengaku sudah melakukan pre-order di toko Gamestop.


Namun saat ingin mengklaim miliknya, ia tidak bisa menunjukkan bukti diri yang sah, melainkan hanya menyodorkan kartu kartu nama kepada seorang manajer toko yang bertugas.


Argumentasi pun terjadi antara petugas toko Gamestop dengan konsumen, dan sini tampaknya sang manager toko tidak mampu menangani situasi itu dengan baik.


Gamer yang ingin membeli GTA V memang salah, karena tidak bisa menunjukan identitas diri yang asli. Namun petugas di toko juga bertindak tidak benar karena berusaha mempermalukan gamer tersebut.


"Kami memiliki alamat email dia, sekarang saya minta para pelanggan di sini untuk mengirimkan email terimakasih kepadanya karena sudah memperlambat antrean," kata petugas wanita yang berambut pirang.


Tak terima diperlakukan seperti itu, gamer yang sudah menggenggam game impiannya itu pun kembali beragumen dengan petugas toko Gamestop.


Kejadian ini direkam dan diupload di YouTube oleh salah satu pengunjung yang juga ikut 'mengintimidasi' korban. Terlihat diakhir rekaman sang kameraman melakukan 'tos' dengan petugas toko.


Seperti dikutip detikINET dari Gamezone, Jumat (20/9/2013), kejadian ini tampaknya menjadi perhatian pihak Gamestop. Toko game terbesar di Amerika serikat ini mengaku sudah melakukan investigasi internal. Dan kabarnya sang manajer toko itu sudah tak lagi bertugas.


(eno/sha)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Industri Perlengkapan Kamera di China Terus Bergairah

Jakarta - China menjadi basis manufaktur perlengkapan kamera terbesar di dunia. Bisnis ini menjadi ladang emas dan tiap tahunnya, pendapatan yang dihasilkan terus meningkat.

IBISWorld melaporkan, revenue industri tersebut di China diharapkan akan mencapai USD 15,3 miliar di tahun 2013. Dalam 5 tahun terakhir, pendapatan itu memang mengalami pertumbuhan yakni sekitar 6,5% tiap tahunnya.


Kamera digital tak lagi menjadi barang mewah bagi kebanyakan warga China. Permintaan domestik untuk perlengkapan kamera digital meningkat terus karena turunnya harga, meningkatnya pendapatan rumah tangga dan permintaan yang besar untuk produk high-end seperti DSLR.


Seperti dikutip dari Wric, Jumat (20/9/2013), kini ada sekitar 130 perusahaan yang berada di industri tersebut. Empat pemain raksasa di sini yakni Foshan Pulihua, Canon, Samsung dan Sony jika digabungkan, menyumbang 73,3% dari semua revenue.


Camera Equipment Manufacturing Industry di China memproduksi kamera dan perlengkapan fotografi. Kamera yang dimaksud meliputi kamera film, kamera digital dan SLR. Sedangkan yang dimaksud dengan perlengkapan fotografi termasuk fasilitas kamar gelap, flash, lensa zoom serta aksesoris kamera.


(sha/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Diguyur Rp 80 Miliar, CyanogenMod Garap Smartphone

Jakarta - Pengguna Android yang hobi mengoprek perangkat kesayangannya pasti sudah tak asing lagi mendengar nama CyanogenMod. Ya, dikenal lewat custom ROM Android garapannya, CyanogenMod kini mulai meresmikan eksistensinya di jagat Android.

Bila sebelumnya CyanogenMod dikenal sebagai sebuah komunitas independen, kini kumpulan yang dipimpin oleh Steve Kondik ini akhirnya resmi bertransformasi menjadi sebuah perusahaan legal. Adapun, produk resmi pertamanya adalah sebuah aplikasi yang disebutnya CM installer dan bakal tersedia sepekan mendatang.


Sejumlah analis menyebut, CyanogenMod berusaha meniru Xiaomi yang telah lebih dulu menuai kesuksesan di China. Berbekal Custom ROM Android garapannya, private company ini memang terbilang sukses setelah memadukannya bersama smartphone yang bersifat ekslusif.


CyanogenMod sendiri disebut tengah menjajaki kerjasama dengan sejumlah pembesut komponen smartphone dan mulai mengumumkannya pekan depan. Berbekal 17 staf pekerja, perusahaan pimpinan Steve Kondik ini memang tengah berusaha membuktikan kepada investornya yang dilaporkan telah menggelontorkan dana sebesar USD 7 juta atau hampir Rp 80 miliar.


Sayangnya, custom ROM resmi CyanogenMod sebagai perusahaan tidak akan dibekali berbagai aplikasi Google secara pre-instal. Karena seperti dikutip detikINET dari Phone Arena, Jumat (20/9/2013), hal tersebut terkait dengan kebijakan Google yang melarang custom ROM untuk menyediakan bundling aplikasi Google secara pre-instal di dalamnya yang terdiri dari Gmail, Maps, dan bahkan GooglePlay.


Untuk mengatasinya, pengguna seharusnya tidak akan mengalami banyak kesulitan karena dengan mudah bisa mengunduhnya melalui GooglePlay. Namun tentunya hal itu hanya dapat dilakukan setelah penggunanya lebih dulu menginstal GooglePlay secara manual.


(yud/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Wow! Orang Indonesia Pembeli iPhone 5S Pertama di Dunia

Sydney - Tak sia-sia perjuangan seorang Jimmy Gunawan mengantre iPhone 5S. Berkat kesabarannya, dia menjadi orang pertama di dunia yang memiliki smartphone terbaru Apple tersebut.

Berada di antrean terdepan Apple Store George St di Sydney, Australia semalaman, Jimmy sukses melenggang ke dalam toko. Tak hanya satu unit iPhone 5S dibelinya, melainkan dua unit yang ditebusnya 2.000 dolar Australia.


Menilik dari namanya, Jimmy kemungkinan besar adalah orang Indonesia. Apalagi dikatakan pria 33 tahun ini, satu iPhone yang dibelinya akan diberikan sebagai hadiah untuk sang ibunda yang berada di Indonesia. Termasuk saat ditelusuri detikINET lebih jauh, Jimmy tertulis berasal dari Bandung pada salah satu wall di jejaring sosial.


"Saya akan mengirimkannya untuk ibu saya pada perayaan Tahun Baru China yang akan datang. Saya mengantre sejak jam 12 siang kemarin, tapi saya tidak keberatan," ujarnya sumringah seperti dilansir The Daily Telegraph, Jumat (20/9/2013).


Gadget terbaru keluaran Apple memang selalu dinantikan oleh para fans setianya. Setiap kali perusahaan asal Cupertino, California, AS ini akan melempar produk terbaru ke pasar, terutama iPhone terbaru, para fans di seluruh dunia rela mengantre demi menjadi yang pertama memilikinya.


Seperti diketahui, pekan lalu Apple baru saja memperkenalkan dua iPhone terbarunya. Selain iPhone 5S, Apple juga merilis iPhone 5C yang berwarna-warni.


Artikel Terkait:

- 6 Fitur Unggulan iPhone 5S

- iPhone 5S vs Galaxy Note 3, Mana Lebih Baik?

- FotoINET: Warna-warni iPhone 5C dan 5S di September Ceria

(rns/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Dompet Digital Google Meluncur di iOS

Jakarta - Layanan transaksi keuangan digital Google Wallet mulai membuka diri untuk perangkat berbasis iOS. Walaupun pada kenyataannya, iDevice tak mendukung teknologi Near Field Communication (NFC).

Seperti diketahui, Google Wallet memakai teknologi NFC yang selama ini dibenamkan di ponsel berbasis Android. Lalu bagaimana Google Wallet bekerja di iOS?


Tanpa NFC tentu saja Google Wallet tak bisa beraksi dengan maksimal, karena penggunanya hanya terbatas untuk mentransfer uang ke akun email pengguna lain yang menggunakan Google Wallet. Mirip dengan PayPal, demikian seperti dikutip detikINET dari Apple Insider, Jumat (20/9/2013).


Google Wallet di iOS ini juga menganut sistem pembayaran melalui kartu kredit dan debit, tetapi juga memungkinkan pengguna menyimpan program reward dari vendor untuk ditukarkan di toko yang telah menjalin kerjasama.


Berbeda dengan handset kebanyakan, Apple memang belum memeluk teknologi NFC, dan malah telah beralih ke Bluetooth dengan energi rendah untuk jarak pendek konektivitas nirkabel.


Sebagai contoh, baru fitur AirDrop di iOS 7 menggunakan Bluetooth untuk memindai perangkat di dekatnya, sebelum secara otomatis beralih ke Wi-Fi untuk transfer file lebih cepat.


Mirip Google Wallet, Apple sendiri juga mempunyai aplikasi Passbook yang sampai saat ini baru bisa digunakan di negara tertentu saja. Tak memaksimalkan Bluetooth namun lebih ke menyimpan barcode.


(tyo/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»