Yuk Kenali Modus Serangan ZeroAccess Botnet

Jakarta - ZeroAccess botnet adalah salah satu botnet terbesar saat ini dengan populasi sebesar 1,9 hingga 2,2 juta komputer pada hari tertentu, berdasarkan pengamatan Symantec pada bulan Agustus 2013.

Fitur utama dari ZeroAccess botnet adalah penggunaan arsitektur komunikasi peer-to-peer (P2P) command-and-control (C&C), yang memberi botnet ketersediaan dan redundansi tingkat tinggi.


Ketika satu komputer terinfeksi ZeroAccess, komputer itu awalnya akan menjangkau peers-nya untuk melakukan pertukaran detail tentang peers lainnya dalam jaringan P2P yang diketahui. Dengan cara ini, bot memahami bagian-bagian lain dan dapat menyebarkan instruksi dan file di seluruh jaringan dengan cepat dan efisien.


Dalam ZeroAccess botnet, ada komunikasi konstan antar peers. Setiap peer akan terus terhubung dengan peers lainnya untuk bertukar daftar peer dan memeriksa file diperbarui, sehingga sangat tahan terhadap segala upaya mematikannya.


Mengingat konstruksi dan perilakunya, ZeroAccess tampaknya dirancang terutama untuk memberi muatan pada komputer yang terinfeksi. Dalam ZeroAccess botnet, kegiatan produktif (dari sudut pandang penyerang) dilakukan oleh muatan yang telah diunduh pada komputer yang diincar.


Click fraud


Salah satu jenis muatan yang kita lihat adalah penipuan click fraud Trojan. Trojan ini akan mengunduh iklan online ke komputer dan kemudian menghasilkan klik buatan pada iklan seolah-olah mereka dihasilkan oleh pengguna yang sah.Next


(yud/fyk)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Need For Speed: Rivals Mengaspal November

Jakarta - Penggila game balap Need for Speed siap-siap mendapat tantangan baru. EA (Electronic Arts) telah memastikan bakal meluncurkan sekuel teranyar game balap andalannya tersebut.

Mengusung sebutan Need for Speed: Rivals, pada sekuelnya kali ini EA disebutkan memboyong konsep layaknya sekuel Need for Speed: Hot Pursuit yang lebih menonjolkan mobil-mobil kencang selevel supercar.


Tentunya seperti halnya seri-seri sebelumnya, selain adu balap antar berbagai merk mobil, aksi kejar-kejaran dengan mobil polisi adalah tantangan yang pasti ditemukan pada Need for Speed: Rivals.


Serunya, mobil polisi yang melakukan pengejaran pun menggunakan jenis mobil berkategori supercar yang membuat aksi kejar-kejaran makin menantang.


Selain itu, EA juga mengenalkan mode permainan baru dalam Need for Speed: Rivals yang disebutnya All Drive. Mode permainan ini memungkinkan seluruh gamer terhubung dalam satu dunia permainan Need for Speed: Rivals.


Jadi gamer bisa saja bertemu gamer lainnya saat sedang sekedar berkendara mengitari kota. Tidak hanya itu, bila secara kebetulan beberapa gamer memilih lokasi event balapan yang sama, secara otomatis mereka akan bertemu dan beradu balap di event sama yang telah dipilihnya itu.


Adapun Need for Speed: Rivals mengandalkan engine game Frostbite 3 yang juga digunakan oleh game perang Battlefield 4. Dipastikan grafis yang ditawarkannya pun bakal menjanjikan.


Waktu peluncurannya sendiri dipastikan adalah pada 19 November mendatang, dan tersedia bagi Xbox 360, Xbox One, PlayStation 3, PlayStation 4, dan PC.


Penasaran seperti apa penampakannya? Berikut video trailer resmi yang telah dirilis EA.




(yud/fyk)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Jasad Hewan Danau Mematikan 'Bangkit' Lewat Foto

Jakarta - Hewan-hewan yang telah mati ini seolah dibangkitkan kembali oleh Nick Brandt. Dalam foto berserinya berikut, kesan menyeramkan sontak muncul. Namun tak bisa ditampik, ini adalah karya seni yang sangat mempesona.

Fotografer Brandt menampilkan karya yang dimaksud dalam buku barunya yang berujudul "Across The Ravaged Land". Obyek yang ia pilih memang tidak biasa.



Brandt memilih binatang-binatang liar yang mati di Danau Natron untuk menjadi target kameranya. Binatang ini telah dikalahkan alam dan bagi Brandt ini adalah obyek yang menggugah.


Danau di Tanzania utara memang mengandung bahan kimia yang mematikan dan bisa membuat bangkai hewan mengapur. pHnya memiliki kisaran 9 sampai 10.5 dan temperatur airnya dilaporkan bisa mencapai 140 derajat Fahrenheit.



Ia memungut bangkai-bangkai itu dan mengaturnya dalam pose seolah-olah mereka masih hidup. "Gagasan portrait hewan yang sudah mati di tempat yang dulu mereka diami, mendorong saya untuk memotret makhluk hidup itu di seri Calcified," tukasnya.Next


(sha/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Rupiah Melemah, Industri TI Ikut Terpuruk

Jakarta - Terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diakui cukup berdampak negatif terhadap industri teknologi informasi (TI) di Indonesia.

Menurut President Director PT Supra Primatama Nusantara, penyedia layanan Biznet Networks, Adi Kusma, masalah ini cukup berdampak serius pada pembelian perangkat dan infrastruktur TI yang meninggi.


Imbasnya, belanja modal yang dikeluarkan perusahaan dan usaha kecil menengah (UKM) kian membesar. Alhasil, beberapa perusahaan mulai melirik infrastruktur TI yang lebih hemat dan efisien. Sementara bagi UKM, membangun infrastruktur TI jadi terasa memberatkan.


Adi yang cukup lama malang melintang di industri internet ini mengatakan, teknologi cloud computing dapat menjadi solusi bagi perusahaan dan UKM untuk mengakali tingginya biaya TI.


"Dalam situasi saat ini, cloud computing bisa menjadi solusi dalam menekan angka Capex. Karena pembelian infrastruktur TI sangat dipengaruhi kurs dolar AS," tulisnya melalui email kepada detikINET, Jumat (4/10/2013).


Menurut Adi, sosialisasi cloud computing dan pemanfaatannya, merupakan potensi bisnis di saat krisis nilai tukar mata uang asing semakin menggila.


Sejatinya, cloud computing mulai populer di Indonesia pada 2010. Bahkan secara tidak langsung, teknologi cloud computing telah digunakan jauh sebelumnya di Indonesia. Contohnya, beberapa platform sosial media dan online game di Indonesia, sudah mengadaptasi sistem cloud computing.Next


(rou/rns)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

XL-Axis Bersatu, Telkomsel: Kami Tidak Takut!

Nusa Dua, Bali - Aksi konsolidasi XL Axiata terhadap Axis Telekom Indonesia tak hanya disambut regulator. Telkomsel pun menyambut rencana bersatunya dua operator tersebut, meskipun hal ini akan membuat pesaingnya itu semakin kuat.

Direktur Utama Telkomsel Alex Janangkih Sinaga mengungkapkan, di tengah sengitnya persaingan di industri telekomunikasi, tentu tak semua operator bisa menjadi rangking satu. Jadi akan ada saatnya, dimana pemain harus melakukan konsolidasi. Hal ini merupakan sesuatu yang alami, dan terjadi di setiap sektor industri.


"Jadi kalau ditanya soal rencana XL mengakuisisi Axis, itu berita baik atau buruk? Dari sisi industri, saya akan bilang itu berita yang sangat baik," ujarnya. "Karena industri ini terkonsolidasi secara alami. Jadi kalau alami, tidak banyak risikonya. Sedangkan kalau dipaksakan, tentunya ada korban," lanjut Alex kepada detikINET, di sela KTT APEC yang berlangsung di Nusa Dua, Bali.


Telkomsel pun coba melihat rencana pengambilalihan Axis oleh XL ini dari kacamata positif, ketimbang khawatir karena pesaingnya yang semakin kuat.


Pasalnya, Telkomsel yang sudah meraksasa dan memiliki lebih dari 125 juta pelanggan, juga terpacu dari adanya kompetitior. Sebab, persaingan justru melecut anak usaha Telkom tersebut untuk lebih inovatif.


"Jadi kalau ditanya, 'bapak suka gak dengan kompetisi itu? Oh, sangat suka. Itu akan memacu kita dan secara alami inovasi-inovasi juga akan keluar. Jadi dari sisi kompetisi tak ada perubahan, oke-oke saja," tegas Alex.


Sementara soal alokasi frekuensi Axis yang sangat diincar XL, Telkomsel pun mengaku tak mau ambil pusing. Terlebih, beberapa kali dari regulator sudah memastikan bahwa frekuensi itu tak langsung bisa dipindahtangankan, melainkan harus dikembalikan lagi ke pemerintah.Next


(ash/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Waduh! Jutaan Data Pribadi Pengguna Adobe Dibobol Hacker

Amerika Serikat - Adobe mengakui bahwa sistem mereka baru saja kebobolan. Jutaan data pelanggan yang bersifat sangat rahasia pun berhasil diobok-obok pelaku.

Melalui blog resmi Adobe, Brad Arkin selaku Chief Security Officer Adobe, mengaku telah mendapat serangan bertubi-tubi hingga sistem pertahanan mereka akhirnya jebol.


Sedikitnya, ada 2,9 juta data pengguna Adode yang berhasil dicuri pelaku. Data tersebut berisi informasi penting seperti, nama, alamat lengkap, dan nomer kartu kredit yang sudah dienkripsi.


"Hingga saat ini kami yakin bahwa pelaku belum berhasil mendepkripsi kartu kredit atau kartu debit yang dicuri dari sistem kami," kata Arkin coba menenangkan kekhawatiran, seperti dikutip detikINET, Jumat (4/10/2013).


Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Adobe langsung melakukan reset password terhadap seluruh pelanggan mereka. Para konsumen pun diberitahukan agar segera mengganti kata sandi mereka.


Selain mencuri 2,9 juta data pelanggan, hacker yang belum diketahui menyusup dari mana itu juga sukses mengantongi sejumlah source code produk Adobe.


(eno/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Obama Bandingkan Krisis AS dengan Bug di iOS 7

Washington DC - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dikenal sebagai pengguna setia BlackBerry. Namun ketika ia harus membandingkan keadaan pemerintahannya saat ini dengan perusahaan teknologi, dia lebih memilih Apple.

Obama menyebut nama Apple dan produknya ketika menjawab kritikan tentang program Obamacare, yang menurut Partai Republik yang menjadi oposisinya adalah program asuransi kesehatan yang menghambur-hamburkan uang negara.


"Seperti setiap undang-undang baru, setiap peluncuran produk baru pun akan ada beberapa gangguan dalam proses sign-up. Nah, dalam perjalannya kami terus memperbaikinya."


"Bandingkan dengan apa yang terjadi beberapa minggu lalu, Apple meluncurkan sistem operasi mobile (iOS 7) terbarunya, dan dalam beberapa hari terakhir mereka menemukan glitch (bug yang ditemukan pada passlock), tapi Apple langsung melakukan perbaikan dengan cepat," urai Obama menjawab kritikan, seperti dilansir Huffington Post, Jumat (4/10/2013).


Obama yang dijadwalkan akan berkunjung ke Bali untuk menghadiri KTT APEC 2013 juga memuji segala kritikan yang ditujukan oleh Apple terkait masalah bug di iOS 7 tersebut.


"Saya tidak pernah ingat ada yang mengancam Apple untuk menghentikan penjualan iPhone atau iPad (karena masalah bug itu). Itu bukan cara kita menyelesaikan masalah di AS, kami belajar (bangkit) dari kegagalan," katanya.


iOS 7 memang sempat menuai kritikan karena masalah itu. Mulai dari lubang yang menganga di sistem operasi tersebut, hingga antarmuka radikal yang justru membuat penggunanya mengernyitkan dahi hingga merasa mual dan pusing.


(tyo/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»