Mantan Bos Dell Pimpin SAP Indonesia

Jakarta - Megawaty Khie kini dipercaya sebagai Managing Director SAP Indonesia. Sebelumnya, wanita ini sudah memiliki jabatan yang cukup mentereng di sejumlah produsen komputer ternama.

Di Indonesia Megawaty akan bertanggung jawab pada operasi dan pengembangan strategi bisnis SAP di Tanah Air. Berbasis di Indonesia, Megawaty bertanggung jawab langsung kepada Francois Lancon, President and Managing Director for SAP Southeast Asia.


"Indonesia merupakan pasar yang strategis bagi SAP Asia Tenggara, dan penunjukkan Megawaty ini akan memberikan kepemimpinan dan arahan untuk mempercepat pertumbuhan kami pada pasar yang penting ini," kata Francois Lancon, President and Managing Director, SAP Southeast Asia.


Megawaty memang bukan orang baru di industri teknologi, ia memiliki pengalaman lebih dari 18 tahun dan baru-baru ini menjabat sebagai Managing Director dari PT Green Energy, sebuah perusahaan yang berfokus pada energi solar.


Sebelum bergabung dengan PT Green Energy, Megawaty pernah memegang berbagai posisi eksekutif di Indonesia dan regional selama masa jabatannya di Hewlett-Packard (HP). Posisi terakhir yang dia pegang di HP adalah Corporate & Enterprise Sales Director untuk Personal System Group di HP Asia Pasifik dan Jepang.


Selain itu Megawaty juga pernah menjabat sebagai Country Manager untuk Dell Indonesia dan berhasil memimpin bisnis Dell menjadi lebih baik dalam waktu tiga tahun. Dalam awal karirnya, Megawaty juga pernah bekerja di Microsoft Indonesia sebagai Director for Small and Midmarket Solutions & Partners Group.


"Dengan pengalamannya yang luas pada sektor teknologi dan pengetahuannya yang dalam pada lingkungan bisnis di Indonesia, kami berada pada posisi yang bagus untuk memberikan nilai yang lebih besar kepada para pelanggan kami dan membantu mereka untuk menjalankan bisnis lebih baik," tambah Lancon, dalam keterangan yang diterima detikINET, Jumat (22/11/2013).


Dari sisi pendidikan Megawaty memegang gelar Bachelor of Science in Marketing dari Southern Illinois University di Carbondale, Amerika Serikat. Saat ini, dia sedang mengejar gelar ganda dalam Executive Master of Business Administration dari Institut Teknologi Bandung dan Aalto University.


(eno/rns)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Winamp Ditawari ke Microsoft

Jakarta - Sesaat setelah diumumkan akan dimatikan, kabarnya Winamp disodorkan ke Microsoft. Jika kesepakatan terbentuk, maka bukan tidak mungkin pemutar musik itu bisa terus bertahan.

Seperti diketahui, AOL berencana mengakhiri perjalanan Winamp setelah 15 tahun berkibar. Mulai 20 Desember 2013, pemutar musik populer era 1990 hingga 2000-an itu rencananya akan dimatikan.


Namun sesaat setelah kabar buruk itu diumumkan, AOL selaku pemilik Winamp dikabarkan tengah merayu Microsoft untuk mau membeli lisensi pemutar musik itu, termasuk layanan internet radio di dalamnya yakni Shoutcast.


Tidak ada informasi lebih detail mengenai kesepakatan ini. Tidak pula diketahui apa yang akan dilakukan Microsoft terhadap Winamp jika nantinya memang resmi mereka akuisisi. Baik Microsoft dan AOL seperti dikutip detikINET dari Techcrunch, Jumat (22/11/2013).


Alasan rencana penutupan Winamp sendiri hingga saat ini masih teka-teki. Tak ada alasan resmi disampaikan AOL. Namun besar kemungkinan, media player yang dirilis pada 21 April 1997 itu harus mengakui kekalahannya dalam persaingan dengan kompetitor. Tengok saja kepopuleran iTunes yang kini merambah sejumlah platform.


Pembuat Winamp sendiri yakni Nullsoft telah dibeli AOL dengan nilai lebih dari 80 juta dalam bentuk saham pada Juni 1999 silam. Mereka sempat merilis versi Android dan Mac. Namun tetap saja, jumlah penggemarnya tidak sebanyak versi Windows.

(eno/rns)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Ecosia, Mesin Pencari Paling Ramah Lingkungan

Jakarta - Google memang bukan satu-satunya mesin pencari utama di internet. Namun, hanya segelintir atau malah mungkin nyaris tidak ada search engine yang peduli terhadap lingkungan.

Untungnya ada satu mesin pencari yang masih peduli terhadap hal itu, salah satunya adalah Ecosia. Layanan besutan Armchair ini memposisikan diri sebagai penantang Google, dengan algoritma mirip Yahoo dan Bing.


Ecosia tidak sekedar mengembar-gemborkan hasil pencarian yang lebih baik dari Google, namun mereka juga menyisihkan sebagian pendapatannya untuk menanam pohon. Bahkan, target mereka mampu menanam miiaran pohon.


Dikutip detikINET dari Complex, Jumat (22/11/2013), memang 80% pendapatan mereka dari iklan diklaim peruntukan untuk menanam pohon melalui Yayasan The Nature Conservancy. Bahkan mereka mengklaim sudah menanam 105,308 pohon.


Saat pengguna mengunjungi mesin pencari Ecosia ini memang Anda akan disuguhkan kartun dengan tokoh pohon. Di bagian sampingnya tampak berapa jumlah total pengguna aktif dan berapa banyak pohon yang telah ditanam.


"Mulai sekarang, tidak ada lagi alasan melakukan pencarian dengan Google , " kata pendiri Ecosia, Christian Kroli.


"Ecosia memberikan hasil pencarian yang sama kalibernya dengan Google dan memungkinkan Anda membantu memerangi perubahan iklim pada waktu yang sama," tambahnya.


Salah satu ironi dari situasi ini adalah Ecosia memiliki ekstensi untuk Chrome .


(tyo/eno)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Alice From Zombieland

Jakarta - Selain virus lokal Annie yang banyak memakan korban, tahun 2013 juga ditandai dengan penyebaran virus Alice yang terdeteksi oleh G Data Antivirus sebagai Generic.ScriptWorm.8730EFFC yang membuat sakit kepala pengguna komputer.

Tidak diketahui apa alasan pembuat virus ini memilih nama Alice, apakah Alice yang dimaksud adalah Alice yang imut-imut dari kisah Alice from Wonderland atau Alice yang galak, pembasmi Zombie dari Resident Evil?


Walaupun pada dasarnya memiliki payload yang mirip, namun banyak aksi yang dilakukan oleh Alice berbeda dengan yang dilakukan Annie. Salah satu yang mencolok adalah Alice tidak membuat shorcut sebagai sarana penyebarannya.




G Data mendeteksi Alice sebagai Generic.ScriptWorm.8730EFFC


Informasi File induk


Virus ini dibuat dengan menggunakan program bahasa VBScript dengan ukuran 1 kb lebih kecil dibandingkan saudara jauhnya (annie.sys) yakni sekitar 8 kb dan untuk mempersulit analisa, ia akan mengenkripsi file tersebut.


Berikut ciri-ciri file virus Alice

-. Mempunyai ekstensi file *.VBE (VBScript Encoded Script File)

-. Mempunyai ukuran 8 KB

-. Mempunyai icon VBScriptNext


(ash/ash)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Facebook Tuntut Penyebar Video Porno

Amerika Serikat - Facebook sedang mengambil jalan hukum untuk menyeret pelaku penyebar video porno di situs mereka.

Tuntutan itu dilayangkan kepada salah satu spammer bernama Christopher Peter Tarquini. Facebook menuding ia adalah biang keladi penyebar video palsu adegan mesum Justin Bieber dengan Selena Gomez.


Ya, beberapa waktu lalu memang di Facebook banyak dijumpai link yang mengaku memiliki video porno pasangan kondang tersebut. Tapi nyatanya, saat diklik video tersebut justru merujuk ke situs lain.


Facebook menganggap Tarquini telah melakukan kegiatan ilegal, karena setiap link tersebut diklik maka secara otomatis tampil di wall para korban.


Untuk mencegah penyebaran spam tersebut, Facebook langsung menutup semua aktivitas Tarquini, termasuk akunnya di jejaring sosial itu.


Seperti disitat detikINET dari BBC, Jumat (22/11/2013), hingga kini Facebook masih terus melakukan prosesor hukum. Namun belum ada komentar dari Tarquini mengenai tuntutan tersebut.


Facebook sendiri bukan pertama kalinya menuntut para penyebar spam. Pada tahun 2009 lalu ia berhasil memenangkan tuntutan sebesar USD 711 juta terhadap perusahaan penyebar spam.


(eno/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Akhir Kisah Perempuan Bekasi Penjual DVD Porno Online

Jakarta - Demi mencari gemerincing rupiah dengan mudah, Lynda Tamsil, potong kompas jualan DVD porno. Perempuan yang tinggal Bekasi Utara itu kini harus tinggal di hotel prodeo karena melanggar UU Pornografi.

Lynda mengawali bisnisnya dengan membuka situs Google.com dan mencari situs yang menjual film-film porno secara online. Tujuannya satu yaitu membeli

master film-film porno Asia dan Barat untuk digandakan dan diperjualbelikan.


"Terdakwa mengetik kalimat 'jual film porno' di Google.com. Lalu muncul berbagai pilihan link situs," kata jaksa dalam dakwaannya seperti dilansir website Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jumat (22/11/2013).


Dari link tersebut, muncul nama seseorang yang menjual film porno. Lynda pun mengirim SMS dan memesan 2 HDD External 6.0 TB/To yang berisi film-film porno Asia dan Barat berbagai judul.


"Dan setelah sepakat harga, lalu terdakwa mentransfer uang pembelian Rp 5 juta," tambahnya.


Keesokan harinya, HDD External pun dikirim ke rumah Lynda. Untuk memasarkan film porno itu, Lynda memasang iklan di website miliknya, www.dvdstorexxx.com. Dalam situs itu, dia menjual satu paket DVD porno Rp 100 ribu. Bagi yang berminat tinggal mentransfer uang ke nomor rekening Lynda.


Tidak berapa lama, Lynda pun kebanjiran order sejak Januari 2013. Dengan sebuah laptop, Lynda melayani puluhan pesanan. Dalam satu hari Lynda bisa menggandakan DVD film porno antara 1 -3 paket di mana dalam satu paket berisi 7 sampai dengan 10 keping DVD film pornoNext


(asp/ash)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Ratusan Karyawan Demo Nokia

Dongguan - Ratusan karyawan menggelar aksi demo di depan pabrik Nokia yang berlokasi di Dongguan, China. Mereka merasa diperlakukan tidak adil paska pembelian Nokia oleh Microsoft.

Ketika ditemui, pendemo menyatakan dipaksa menandatangani kontrak baru yang dinilai tidak sebagus kontrak sebelumnya, ketika Nokia masih berdiri sendiri.


"Kami akan terus berjuang sampai mendapatkan keadilan," ucap Zhang, salah seorang pendemo seperti detikINET kutip dari Reuters, Jumat (22/11/2013).


Kabarnya, demonstrasi bahkan sempat menjurus kerusuhan dan polisi sempat memukuli empat karyawan. Namun ketika dikonfirmasi, Nokia mengklaim demo dilakukan dalam suasana damai.


Para karyawan tersebut dilaporkan meminta kompensasi yang layak dari Microsoft yang sekarang memiliki Nokia.


Microsoft sedang dalam proses membeli Nokia senilai USD 7,3 miliar. Secara otomatis, seluruh karyawan Nokia nantinya akan menjadi pegawai Microsoft.


Artikel Terkait:

-. Mengenang Ponsel Nokia Symbian yang Melegenda

-. BlackBerry & Nokia, Mantan Raja yang Merana

-. Andai Nokia Pakai Android

-. Nokia Bikin Microwave, Samsung Ciptakan Pohon Pintar

(fyk/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»