Indosat bakal Geber Perpindahan Pelanggan 2G ke 3G

Spanyol - Ooredoo Group menyatakan sudah cukup puas dengan apa yang dilakukan salah satu anak perusahannya, Indosat, di Indonesia. Namun masih ada segmen yang ingin lebih fokus lagi yakni segmen perpindahan 2G ke 3G.

"Fokusnya di jaringan dan investasi. Kami melihat akses broadband adalah hak untuk setiap orang dan berkomitmen untuk melakukan penambahan kecepatan dan juga memperluas jaringan di Indonesia," ujar Group Chief Commercial Officer Ooredoo Cynthia Gordon dalam wawancara dengan detikcom di Hotel Princess Sofia Hotel Barcelona, Spanyol.


"Yang paling penting untuk ditekankan adalah persoalan jaringan. Ini persoalan kritis. Fokus kami pada perpindahan orang dari menggunakan hape 2G ke 3G," sambung mantan wakil presiden direktur joint operation Oranye-France Telecom ini.


Ooredoo mencatat saat ini di Indonesia, peralihan penggunaan HP 2G ke 3G menempati posisi teratas di banding kategori lainnya. Untuk segmen paling update memang perpindahan 3G ke LTE, namun jumlah ini, kata Cynthia, tidak begitu banyak.


"Memang ada juga yang pindah dari 3G ke LTE, tetapi jumlahnya tidak begitu banyak dibanding pelanggan yang berpindah dari 2G ke 3G," ujar perempuan asal Inggris ini.


Untuk itu, Ooredoo akan memperkuat jaringan Indosat di jaringan 3G. Perusahaan ini juga akan semakin gencar menggandeng partner-partner lain untuk mewujudkan hal tersebut.


"Kami akan membuat orang mendapatkan akses yang lebih baik lagi di jaringan 3G. Sehingga masyarakat bisa mengambil banyak keuntungan dari jaringan ini," ujar Cynthia.


(fjr/yud)



readmore »»  

Presiden Obama Ternyata Masih Setia Pakai BlackBerry

Jakarta - Presiden Obama bisa dibilang adalah salah satu figur penting yang berada dibalik kesuksesan BlackBerry beberapa tahun lalu. Namun ditengah bejubelnya berbagai ponsel pintar saat ini, siapa sangka kalau orang nomor satu Amerika Serikat (AS) itu masih setia pakai BlackBerry hingga sekarang.

Hal itu terungkap ketika sejumlah reporter media AS tengah meliput aktivitas presiden Obama yang ingin menaiki Marine One yakni helikopter kepresidenan AS. Di tengah langkahnya menuju kendaraan udara tersebut tiba-tiba saja presiden Obama mengatakan, “Saya lupa BlackBerry saya,” ujarnya.


Hasil Jepretan presiden Obama yang menunjukan BlackBerry miliknya pun langsung di-posting oleh salah satu awak media yang hadir. Dalam gambarnya presiden Obama terlihat sumringah sembari memperlihatkan perangkat besutan perusahaan Kanada itu.


“Saya lupa BlackBerry saya, presiden Obama berteriak ke repoter-repoter media yang hadir saat ia tengah menuju Marine One,” kicau pemilik akun Twitter @dougmillsnyt yang merupakan salah satu repoter tersebut.


Sayangnya tak jelas tipe BlacKBerry apa yang digunakannya. Tapi bila dilihat dari bagian belakangnya yang polos dan bentuknya yang membulat di bagian tepinya, sepertinya ponsel BlackBerry yang digunakan masih yang tipe lama atau yang masih menggunakan OS BlackBerry 7.


Presiden Obama sendiri punya perangkat lain untuk menopang kesehariannya yakni sebuah iPad. Tapi seperti detikINET kutip dari The Verge, Sabtu (22/11/2014), spekulasi yang beredar menyebut ada sesuatu hal yang hanya bisa dilakukan oleh BlackBerry yang dipegang presiden Obama. Sehingga ia masih menggunakannya hingga kini.


(yud/yud)



readmore »»  

Pemilik Indosat Ingin Fokus Pengembangan Jaringan Luar Jawa

Spanyol - Perusahaan Induk Indosat, Ooredoo Group, memiliki komitmen untuk mengembangkan jaringan di luar pulau Jawa. Banyaknya area yang belum tersentuh oleh operator manapun, menjadi pemicu tersendiri bagi perusahaan yang berbasis di Qatar ini.

"Kami telah melakukan banyak investasi di luar Jawa, karena kami memang salah satunya fokus di sana. Investasi di luar jawa khususnya pada 18 bulan terakhir sangat besar," ujar Group Chief Commercial Officer Ooredoo Cynthia Gordon dalam wawancara dengan detikcom di Hotel Princess Sofia Hotel Barcelona, Spanyol.


"(Investasi di luar Jawa) penting bagi kami, karena bahkan ada beberapa wilayah-wilayah yang belum tersentuh operator apapun," sambung perempuan asal Inggris ini.


Cynthia mengakui, Jawa sebagai pulang terpadat di Indonesia menjanjikan pasar yang cukup besar. Namun gabungan angka potensi pasar dari wilayah-wilayah di luar Jawa, juga dianggap cukup signifikan.


"Kami melihat ini peluang yang penting karena ada 40 persen market berada di luar Jawa," ujar Cynthia.


Oredoo sendiri saat ini memegang 65% saham Indosat. Perusahaan yang awalnya bernama Qtel ini dulunya membeli saham Indosat dari Singapore Technologies Telemedia, yang menebus saham Indosat saat pemerintah Indonesia melakukan divestasi pada tahun 2002.

(fjr/yud)



readmore »»  

Game Need for Speed Terbaru Siap Ngebut di Ponsel

Jakarta - Electronics Art (EA) baru saja mengumumkan jika Need for Speed: No Limits yang akan segera hadir di perangkat iPhone, iPad, dan Android pada tahun 2015 mendatang.

Namun saat ini seri game waralaba Need for Speed terbaru itu masih dalam tahap pengembangan oleh Firemonkeys, sebuah studio game yang memproduksi seri game mobile balap ternama, Real Racing 3.


Dikutip detikINET dari Eurogamer, belum jelas bagaimana nantinya monetisisasi akan dilakukan pada game ini. Pun begitu, sepertinya game ini akan mengikuti format free-to-play sama seperti yang diusung oleh Real Racing 3.


EA juga merilis video footage (mentah) bersamaan dengan pengumuman ini, yang mana dalam video tersebut menampilkan seorang pembalap rally terkenal, Ken Block.


"Kami telah buat No Limits dari awal untuk mengantarkan pengalaman mengemudi gila-gilaan dan grafis menawan yang selama ini diharapkan oleh para fans Need for Speed," ujar Executive Producer EA, Robert Huebner dalam blog EA.


"Tim dari Firemonkeys juga telah menghadirkan Need for Speed bagi para gamer mobile selama bertahun-tahun dan merupakan sebuah kehormatan dan keistimewaan bisa bekerjasama sekali lagi dalam waralaba game yang luar biasa in," pungkasnya.




(yud/yud)



readmore »»  

Bicara Xiaomi, Intel: Contoh Next Generation Startup

Jakarta - Untuk ukuran perusahaan baru Xiaomi memang terbilang fenomenal. Karena hanya butuh waktu 3 tahun bagi perusahaan China yang dipimpin mantan bos Google ini untuk meraih posisi ketiga sebagai produsen ponsel terbesar. Intel pun mengatakan Xiaomi sebagai contoh next generation startup.

Menurut Christopher Kelly, GM Design Center Intel Malaysia, next generation startup adalah sebuah tempat yang diisi oleh pemimpi dan pencipta dengan ide-ide gila. Ia pun lantas mencontohkan Xiaomi yang menurutnya bukan apa-apa 3 tahun lalu.


“Bahkan Xiaomi bukanlah sebuah perusahaan 3 tahun lalu, pikirkan soal itu,” ujar Kelly di sela-sela acara Intel Future Showcase di Singapura.


Kelly juga menambahkan, model bisnis saat ini yang banyak diadopsi oleh produsen-produsen lain juga bakal dianggap sejarah oleh orang-orang dalam next generation startup. Karena mereka akan menemukan caranya sendiri.


Hal tersebut memang telah dibuktikan sendiri oleh Xiaomi yang lebih memilih mempromosikan jualannya melalui media sosial ketimbang lewat gaya-gaya marketing konvensional yang butuh biaya tak sedikit.


“Menciptakan sesuatu (yang beda), itulah yang bikin mereka (next generation startup-red) jadi diperhitungkan,” imbuhnya lagi.


“Mereka (Xiaomi-red) juga tahu bagaimana caranya mengajak calon pembeli berjumlah besar untuk mengakses tawaran yang disodorkannya. (Dengan cara) mereka menginformasikan calon pembeli soal ‘jualan cepat’ (sehingga bikin calon pembeli berlomba-lomba memburunya),” timpal Yannick Leclercq, Managing Director Intel Mobile Communications.


Ditambahkan Leclercq, hal semacam ini – next generation startup -- adalah hal baik. Karena semakin banyak ide baru yang hadir, maka akan semakin banyak juga pilihan produk bagi konsumen ke depannya.


(yud/yud)



readmore »»  

iPhone 6 Kurang Disukai Orang Asia

Jakarta - Ketika awal kemunculannya, iPhone 6 lebih laku dijual ketimbang dengan iPhone 6 Plus. Hal ini terlihat di saat 30 hari pertama penjualan kedua perangkat terbaru Apple tersebut.

Seorang analisdari UBS, Steve Milunovich, memaparkan data iPhone 6 lebih banyak terjual dengan angka presentase 68%. Sementara iPhone 6 Plus hanya ada di kisaran 23% sampai 24%. Ini menunjukkan jika beberapa konsumen tidak suka dengan perangkat layar besar.


Pun begitu, baru-baru ini terdapat sebuah laporan jika penjualan iPhone 6 Plus saat ini telah mengalahkan iPhone 6 dengan faktor margin 3 banding 1. Laporan tersebut tertuang dalam bentuk sebuah demografis khusus yang menjabarkan penjualan iPhone 6 dan iPhone 6 Plus di beberapa negara.


Mengacu dari laporan blog Applovin yang dikutip detikINET dari Ubergizmo, penjualan iPhone 6 Plus di Asia lebih tinggi dibanding iPhone 6. Hal tersebut bisa terlihat jelas dari grafik yang menjabarkan jumlah penjualan kedua perangkat tersebut di atas.


Bila dilihat, jumlah penjualan iPhone 6 Plus di beberapa negara di Asia, seperti Korea Selatan, China, Jepang, dan beberapa negara lainnya, melonjak drastis dibanding negara-negara di Amerika dan Eropa.


Sebagai contoh, penjualan iPhone 6 Plus di Filipina mengadopsi jumlah persentase 37%, dua kali lipat lebih tinggi dari Australia. Ini merupakan data statistik yang menarik dan bisa menjadi suatu hal yang bisa Apple pertimbangkan.


applovin


(yud/yud)



readmore »»  

Indosat bakal Geber Perpindahan Pelanggan 2G ke 3G

Spanyol - Ooredoo Group menyatakan sudah cukup puas dengan apa yang dilakukan salah satu anak perusahannya, Indosat, di Indonesia. Namun masih ada segmen yang ingin lebih fokus lagi yakni segmen perpindahan 2G ke 3G.

"Fokusnya di jaringan dan investasi. Kami melihat akses broadband adalah hak untuk setiap orang dan berkomitmen untuk melakukan penambahan kecepatan dan juga memperluas jaringan di Indonesia," ujar Group Chief Commercial Officer Ooredoo Cynthia Gordon dalam wawancara dengan detikcom di Hotel Princess Sofia Hotel Barcelona, Spanyol.


"Yang paling penting untuk ditekankan adalah persoalan jaringan. Ini persoalan kritis. Fokus kami pada perpindahan orang dari menggunakan hape 2G ke 3G," sambung mantan wakil presiden direktur joint operation Oranye-France Telecom ini.


Ooredoo mencatat saat ini di Indonesia, peralihan penggunaan HP 2G ke 3G menempati posisi teratas di banding kategori lainnya. Untuk segmen paling update memang perpindahan 3G ke LTE, namun jumlah ini, kata Cynthia, tidak begitu banyak.


"Memang ada juga yang pindah dari 3G ke LTE, tetapi jumlahnya tidak begitu banyak dibanding pelanggan yang berpindah dari 2G ke 3G," ujar perempuan asal Inggris ini.


Untuk itu, Ooredoo akan memperkuat jaringan Indosat di jaringan 3G. Perusahaan ini juga akan semakin gencar menggandeng partner-partner lain untuk mewujudkan hal tersebut.


"Kami akan membuat orang mendapatkan akses yang lebih baik lagi di jaringan 3G. Sehingga masyarakat bisa mengambil banyak keuntungan dari jaringan ini," ujar Cynthia.


(fjr/yud)



readmore »»