Penerus Xiaomi Mi4 Didandani Layar Safir?

Jakarta - Bila sebelumnya iPhone 6 yang disebut-sebut bakal didandani layar Safir, kini giliran penerus Mi4 yang dibilang bakal dilapisi salah satu material terkuat di bumi tersebut.

Informasi ini memang belum bisa dipastikan sepenuhnya, namun gosip yang beredar mengatakan bahwa Xiaomi telah sejak lama merencanakan hal ini. Pun bila benar, Xiaomi juga harus menggenjot produksi layar safir karena kapasitas produksinya terbatas.


Karena hal itu juga kemungkinan penerus Mi4 yang disinyalir punya nama Mi5 akan memiliki harga yang lumayan mahal. Apalagi seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Rabu (24/1/2014), disebutkan Xiaomi hanya akan memproduksinya sebanyak 50 ribu unit di tahap awal.


Tapi terbuka kemungkinan nantinya Mi5 akan punya dua varian yakni yang regular dengan layar Gorilla Glass dan versi premium yang dibekali lapisan layar safir. Tentunya yang versi regular akan punya kapasitas produksi jauh lebih besar.


Soal spesifikasi, tak jauh berbeda dengan ponsel flagship dari produsen lain yang juga masih berupa bocoran. Yakni menggunakan prosesor 64 bit Snapdragon 810, RAM 3 GB, dan kamera 20,7 MP. Sedangkan layarnya memiliki bentang 5,7 inch dengan resolusi QHD (2.560x1.440 pixel).


Sebagai informasi, saat ini baru ada dua ponsel yang telah mengandalkan lapisan safir pada layarnya. Ponsel tersebut adalah ponsel tangguh Kyocera dan Huawei Ascend P7 versi baru. Bila jadi, maka Xiaomi Mi5 akan jadi ponsel yang ketiga yang menggunakannya, menyalip Samsung dan Apple yang dulunya difavoritkan.


(yud/rns)



readmore »»  

Kembali ke 4 Inch, Apple Bikin iPhone 6S Mini?

Jakarta - Terbelenggu masa lalu. Demikian kalimat yang pas menggambarkan gosip soal Apple kali ini. Sebab disebutkan perusahaan beralamat di Infinite Loop 1, California, ini bakal meluncurkan iPhone 6S Mini dengan ukuran layar 4 Inch.

Sesuai namanya, iPhone 6S Mini merupakan versi kecil dari iPhone 6 yang sudah diluncurkan. Tak hanya dari sisi ukuran dipangkas, pemangkasan juga terjadi di bagian spesifikasi.


Dengan demikian artinya, iPhone 6S Mini bakal kembali menghangatkan kabar kalau Apple mau membuat iPhone low end.


Isu yang menjurus kencang ini dihembuskan oleh analis Cowen and Compeny Timoth Arcuri yang mendapatkan dari sumber yang mengerjakan iPhone berukuran 4 inch tersebut. Demikian yang disitat detikINET dari Apple Insider, Rabu (24/12/2014).


Debutnya sendiri akan terjadi di tahun 2015 mendatang. Karena menurut Arcuri, sangat mungkin iPhone 6S Mini akan diumumkan bersama dua versi lain dari iPhone terbaru.


Dia juga memprediksi piranti ini akan mempunyai desain melengkung seperti iPhone 6, namun dengan bodi memanjang seperti iPhone 5S.


Nah, seberapa murahnya iPhone 6S Mini ini juga jangan dibayangkan semurah mungkin. Karena versi murah Apple berbeda dengan versi murah di kebanyakan pasaran.


(tyo/rns)



readmore »»  

9 Kamera yang Mencuri Hati

Ponsel berkamera bakal mengubur pasar kamera? Kata siapa! Buktinya di tahun 2014, keberadaan kamera digital masih menjamur. Para vendor kamera seakan memberi perlawanan balasan dengan menyodorkan perangkat yang bikin pengguna tergiur.

Para pemain di bisnis kamera dituntut untuk terus berinovasi dengan membenamkan fitur-fitur baru ke kamera buatannya. Tak lupa, mereka juga harus meningkatkan kualitas gambar yang bisa dihasilkan agar tak tersalip oleh kamera ponsel.


Sejumlah vendor DSLR seperti Canon, Nikon dan Pentax masih memperbarui lini kamera DSLR-nya. Sementara produsen kamera mirrorless terus-menerus mengembangkan sistem lensa juga memproduksi kamera mirrorless high-end.


Berikut adalah sejumlah kamera yang mencuri perhatian selama tahun 2014, disarikan detikINET dari berbagai sumber.



readmore »»  

Bisnis Mobile Entertainment Bernilai USD 765 Juta

Jakarta - Uang yang mengalir dari industri mobile tak cuma urusan jual beli perangkat. Ekosistem mobile juga menyimpan tambang emas.

Menurut data Vserv, platform mobile marketing berbasis smart data, khusus untuk pasar mobile entertainment di Indonesia saat ini diperkirakan sebesar USD 765 juta (dalam revenue) dan tumbuh dengan laju 4,7% per tahun (CAGR), sehingga merupakan pasar yang potensial.


Vserv melanjutkan, Indonesia memiliki total 83 juta pengguna internet. Pasar yang berkembang ini merupakan peluang besar bagi pengiklan untuk mengadopsi mobile advertising.


Saat ini, rata-rata pengeluaran pada platform digital, baru mencapai sedikit di atas 5% dari total belanja iklan. Hal ini merupakan kesempatan besar bagi pemasar dan membuat Indonesia menjadi salah satu pasar yang paling menjanjikan di Asia Tenggara.


Vserv sendiri baru saja mendeklarasikan kolaborasinya dengan XL Axiata. Kemitraan ini diklaim akan mengintegrasikan platform Vserv Smart Data dengan XL untuk menggarap bisnis mobile entertainment.


Melalui kemitraan ini, Vserv dan XL akan mengklaim memungkinkan pemasar mobile entertainment untuk menemukan target audiens yang relevan, dengan iklan yang tepat pada waktu yang tepat, berdasarkan riwayat dan perilaku pengguna.


(ash/tyo)



readmore »»  

Dituding Ilegal, CEO Uber Terancam 2 Tahun Bui

Jakarta - Uber kembali tersandung. Kali ini aplikasi pemesanan 'taksi' berpelat hitam itu kena jegal di Korea Selatan (Korsel). Bahkan CEO Uber Travis Kalanick dihadapkan pada ancaman dua tahun penjara.

Hal ini setelah otoritas Korea Selatan menetapkan Kalanick sebagai tersangka dalam kasus pengoperasian taksi ilegal di Negeri Ginseng. Selain CEO Uber, seorang terdakwa lain yang dijerat adalah operator pelayanan rental mobil setempat. Namun keduanya ditetapkan sebagai tersangka tanpa adanya penahanan fisik.


Menurut pihak berwajib Korsel, Uber telah melanggar peraturan dengan menyediakan jasa transportasi publik tanpa izin. Seperti dilansir Yonhap News, atas pelanggaran tersebut, Uber juga diancam denda sebesar 20 juta won atau sekitar Rp 226.200.000 atau hukuman kurungan selama dua tahun.


Uber secara resmi hadir di Seoul, Korea Selatan pada bulan Agustus 2013, tak lama setelah masa tes yang dimulai pada bulan Juni dan masih berbentuk uji coba UberX. Kala itu perusahaan masih sebatas membayar supir pribadi untuk mengemudikan kendaraannya sebagai taksi.


Layanan ini nyatanya menuai protes dari sejumlah pengemudi taksi setempat yang marah karena ada pengemudi amatir yang memberikan tarif lebih rendah dari yang seharusnya ditetapkan.


Tak cukup sampai di situ, Uber juga harus menghadapi aturan dari Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan yang menegaskan bahwa aplikasi taksi pelat hitam itu sebagai layanan ilegal. Demikian dikutip detikINET dari The Verge, Rabu (24/12/2014).


Hal ini lantas diperkuat dengan dukungan dari beberapa lembaga pemerintahan Korea Selatan lain yang mengatakan jika Uber tak akan diterima di negaranya.


Sementara itu, juru bicara Uber mengatakan bahwa pihaknya akan mematuhi peraturan tersebut, walau untuk sementara waktu layanan itu masih tetap akan beroperasi. "Uber Technologies menghargai aturan hukum di Korea Selatan dan kami akan memberikan kerjasama penuh," ujar juru bicara Uber.


(ash/ash)



readmore »»  

Bisa Main Game PS3 di TV Tanpa Konsol, Apa Iya?

Jakarta - Apapun TV-nya tentu bisa digunakan untuk memainkan game PlayStation 3 (PS3) asal terhubung ke konsol gamenya. Tapi Smart TV Samsung nantinya bakal bisa menjalankan game-game tersebut secara mandiri tanpa perlu PlayStation 3. Kok bisa?

Jadi Sony telah menjalin kerjasama dengan Samsung untuk membenamkan Gaikai yang merupakan layanan streaming game miliknya ke dalam Smart TV Samsung. Layanan Gaikai sendiri memiliki sekitar 200 game PS3 yang bisa dimainkan secara streaming.


Dan menariknya, meski dijalankan di Smart TV Samsung, gamer yang memainkan game PS3 lewat layanan Gaikai juga tetap bisa merasakan fungsi penuh pada layanan tersebut, seperti fitur multiplayer online, save game di cloud, dan juga trofi.


Tentu yang sekarang jadi pertanyaan adalah cara memainkannya. Seperti diketahui layanan Gaikai hanya bisa dimainkan bila konsol game PlayStation 4 (PS4) terhubung ke TV seri Bravia milik Sony. Cara lainnya adalah memainkan langsung dari layar konsol game portabel PS Vita.


Namun bila mengacu pada spekulasi yang beredar, disebutkan Smart TV Samsung yang telah mendukung layanan Gaikai nantinya bakal bisa disambungan dengan stik PS4 yang akan berfungsi sebagai kontrolernya.


Untungnya tak butuh waktu lama untuk membuktikannya, karena seperti detikINET kutip dari Engadget, Rabu (24/12/2014), kabarnya Sony dan Samsung akan memamerkannya di ajang CES 2015 yang akan digelar bulan Januari mendatang.


(yud/ash)



readmore »»  

Dikejar Monster bakal Makin Ngos-ngosan di Temple Run

Jakarta - Lahirnya teknologi virtual reality seolah menjadi sebuah babak baru bagi industri game dan aplikasi. Dari sekian banyak developer game, Imangi Studios rupanya ingin jadi developer pertama yang mengadopsi teknologi tersebut.

Studio game fenomenal Temple Run itu dikabarkan tengah menggarap game terbarunya yang diberi judul Temple Run VR. Sesuai namanya, game endless-run ini hanya dapat dimainkan dengan menggunakan perangkat virtual reality terbaru Samsung, yakni Gear VR.


Dengan menggunakan Gear VR, pemain dapat merasakan pengalaman bermain Temple Run di dalam dunia virtual reality 3D. Beberapa perusahaan besar, semisal Facebook, Sony, dan Samsung pun bertaruh jika virtual reality akan menjadi sebuah platform generasi berikutnya yang menarik untuk game dan aplikasi.


Kendati demikian, layaknya platform baru pada umumnya, virtual reality ini bak buah simalakama. Di satu sisi pengguna tidak mau membeli sebuah perangkat yang tidak punya banyak aplikasi yang mendukung. Sementara di sisi lain, para pembuat software itu tidak mau membuat sebuah aplikasi sebelum perangkat itu laris terjual.


Namun hal ini tidak berlaku bagi Imangi. Keith Shepherd salah satu pendiri dari studio game yang berbasis di Raleigh, North Caroline, Amerika Serikat itu mengatakan jika Imangi Studios tidak keberatan jika harus menjadi developer game pertama yang mengadopsi teknologi virtual reality.


"Saya selalu menjadi penggemar berat dari virtual reality. Kami berharap bisa melihat banyak game yang menggunakan virtual reality," ujar Sheperd dikutip detikINET dari Venture Beat, Rabu (24/12/2014).


"Era virtual reality ini sedang dalam masa pertumbuhan. Kami melihat ada sebuah gebrakan yang luar biasa ketika Oculus Rift muncul. Ini merupakan langkah awal untuk memasuki era tersebut. Ini membuat kami sangat senang dan menanti game-game bermunculan di virtual reality," tambahnya.


Bagi Imangi Studios, lanjut Sheperd, virtual reality merupakan sebuah teknologi yang keren. "Ini adalah sesuatu yang kami ingin terlibat, entah menghasilkan uang atau tidak. Ini sebabnya Temple Run VR gratis," ucap Sheperd.


Dalam Temple Run VR, pemain masih akan menemukan gaya permainan endless-run dengan quest mencuri idol dari sebuah candi. Kali ini, jalur yang ditempuh pemain adalah jalur yang bersalju dengan banyak rintangan. Tentunya dengan tambahan bumbu teknologi VR, bermain Temple Run nantinya bakal membuat gamer jadi semakin ngos-ngosan dibuatnya.


(ash/ash)



readmore »»