Seperempat Abad 'Dokter Operasi Plastik Digital' Photoshop

Jakarta - Pada zaman kamera film, proses editing foto hanya bisa dilakukan di kamar gelap dengan bantuan berbagai bahan kimia dan sejumlah alat konvensional. Namun ketika fotografi digital mulai diperkenalkan, proses tersebut menjadi sangat mudah.

Terutama pasca kehadiran Photoshop, yang 25 tahun yang lalu, tepatnya 19 Februari 1990, resmi diperkenalkan ke publik oleh pembuatnya, yaitu Thomas dan John Knoll.


Aplikasi operasi plastik digital ini dikembangkan oleh kedua bersaudara itu sejak tahun 1988. Thomas yang saat itu adalah mahasiswa PhD di University of Michigan, disarankan oleh John untuk membuat program editing foto.


Thomas bahkan sampai mengambil cuti kuliah selama satu semester untuk mengerjakan aplikasi ini di Macintosh Plus-nya. Awalnya aplikasi ini ia namakan ImagePro, namun nama tersebut sudah digunakan oleh aplikasi lain, dan akhirnya ia memilih nama Photoshop. Pada tahun yang sama, Adobe setuju untuk membeli Photoshop dari Thomas dan John.


Kini di usianya yang sudah seperempat abad, Photoshop sudah seperti sebuah standar untuk aplikasi pengolah foto. Saking populernya, nama Photoshop kini sering digunakan sebagai kata kerja, yaitu untuk menjelaskan kegiatan mengedit foto.


Photoshop pun bisa beranak-pinak. Bermacam aplikasi yang menjadi perluasan fitur Photoshop ditelurkan oleh Adobe, seperti Photoshop Elements, Photoshop Lightroom, Photoshop Express dan Photoshop Touch. Dan Adobe menamakan jajaran aplikasi tersebut sebagai "The Adobe Photoshop Family".


Kini popularitas Photoshop sedikit memudar. Tergerus kehadiran bermacam aplikasi mobile dengan fitur yang hampir sama, namun lebih sederhana. Itu juga yang membuat terus berinovasi. Salah satunya dengan memperkenalkan photoshop versi mobile serta sistem berlangganan berbasis cloud.


Namun tetap saja, untuk platform PC ataupun Mac, Photoshop sebagai aplikasi pengolah gambar belum bisa tergeser perannya oleh aplikasi lain. Selamat ulang tahun, Photoshop.


(asj/ash)



readmore »»  

Bocoran Spek Samsung Galaxy Tab S2

Jakarta - Generasi kedua Galaxy Tab S dikabarkan muncul dalam dua ukuran layar: 8 dan 9,7 inch. Keduanya akan jadi pesaing ketat iPad Air 2, terlebih jagoan Samsung akan lebih tipis dari tablet besutan Apple itu. Seperti apa spesifikasinya?

Dilansir dari Sam Mobile, Jumat (20/2/2015), kedua tablet itu akan mempunyai banyak kesamaan antara satu dan lainnya. Layarnya punya rasio aspek 4:3 dengan jenis panel Super Amoled.


Namun dari segi resolusi, tab generasi kedua ini akan lebih kecil dibanding pendahulunya, yaitu 2.048 x 1.536 pixel, sementara Galaxy Tab S punya resolusi 2.560 x 1.600 pixel.


Di dalamnya, Galaxy Tab S2 akan menggunakan prosesor Exynos 5433, meski ada juga kemungkinan Samsung akan membenamkan prosesor teranyarnya -- Exynos 7420 -- sebagai otak kedua tablet ini.


Konektivitas 4G LTE Galaxy Tab S2 akan masuk ke dalam kategori 6, atau bisa mencapai kecepatan 300 Mbps, berkat modem LTE teranyar buatan perusahaan asal Korea Selatan itu. Baterai keduanya akan berkapasitas 3.590 mAh dan 5.870 mAh untuk model 8 inch dan 9,7 inch.


Sementara spesifikasi lainnya akan cenderung sama, seperti kamera belakang 8 megapixel, kamera depan 2,1 megapixel, RAM 3 GB, dan storage 32 GB yang bisa diekspansi melalui microSD.


Sumber lain juga menyebutkan bahwa Galaxy Tab S2 akan mempunyai rangka berbahan metal. Tablet ini diperkirakan akan dirilis pada pertengahan tahun 2015.


(asj/ash)



readmore »»  

Sayonara Sony Xperia?

Jakarta - Sony dikabarkan hampir menyerah di industri smartphone terkait kian ketatnya kompetisi dan ingin fokus pada bisnis yang terbukti menguntungkan. Waktunya bersiap mengucapkan sayonara (selamat tinggal) pada Sony Xperia?

"Jika Anda adalah penggemar Sony Xperia, mungkin adalah ide bagus untuk menyimpannya sekarang karena setiap tanda mengarah pada keluarnya Sony dari pasar smartphone," tulis Ewan Spence, kontributor di majalah Forbes.


Ia mengutip kalimat CEO Sony Kazuo Hirai yang tak akan mengejar lagi pertumbuhan penjualan di area seperti smartphone. Kazuo ingin fokus pada area bisnis yang terbukti menguntungkan seperti konsol game PlayStation dan penjualan komponen kamera smartphone.


"Dengan pendapatan dan profit yang semakin menurun, Sony telah memutuskan kalau mereka tidak punya daya lagi untuk bertarung dan akan menyerah dari dunia smartphone dengan cara seefektif mungkin dari sisi biaya," demikian opini Ewan.


Memang sampai saat ini, belum ada pernyataan pasti dari Sony bahwa mereka bersiap meninggalkan bisnis ponsel cerdas. Tapi analisis beberapa media mancanegara memang sudah berani menyatakan itulah yang akan dipilih Sony.


Tanda lain adalah, Xperia Z4 diprediksi tak akan muncul di arena Mobile World Congress 2015 Maret mendatang. Jika benar, berarti Sony tidak lagi merilis flagship 6 bulan sekali seperti kasus Xperia Z1, Z2 dan Z3 yang semuanya muncul setiap setengah tahun.


"Beragam laporan mengklaim kalau Sony tidak akan meluncurkan Xperia Z4 di MWC. Jika benar begitu, ponsel itu akan melampaui daur upgrade enam bulanan," tulis Manish Singh dari BGR.Next


(fyk/ash)

readmore »»  

Sony Xperia M2 Aqua: Main Air Oke, Selfie No Way!

Salah satu ciri khas dari ponsel premium Sony adalah adanya sertifikasi IP68 untuk fitur air dan juga debu. Fitur tersebut pertama kali diperkenalkan Sony pada seri Xperia Z yang dirilis di tahun 2013 yang lalu. Namun karena ponsel premium punya harga yang tidak murah, maka tidak semua orang bisa merasakan fitur tersebut.

Lewat Xperia M2 Aqua, Sony coba membawa keunggulan dari para ponsel kelas atas tersebut ke segmen menengah. Dengan harga yang juga lebih terjangkau, fitur premium tersebut akhirnya bisa dinikmati oleh lebih banyak orang.


Lalu selain kemampuan anti debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter, apa lagi yang ditawarkan Xperia M2 Aqua pada penggunanya dan bagaimana performanya? Berikut reviewnya:



readmore »»  

Berkat Xiaomi dkk, Penjualan Smartphone Melesat

Jakarta - Penjualan smartphone di pasar global dalam setahun terakhir berhasil menembus 1,23 miliar unit dengan nilai bisnis USD 381,1 miliar di sepanjang 2014. Ini semua berkat ekspansi China yang dipimpin oleh Xiaomi dkk.

Dari data terbaru yang dilansir badan riset Gfk, penjualan smartphone di pasar global menembus angka 1,23 miliar unit naik 23% dibandingkan 2013 sebesar 998,1 juta unit. Sementara nilai bisnisnya menembus angka USD 381,1 miliar atau naik 15% dibandingkan tahun sebelumnya USD 220,4 miliar.


Menurut Director of Trends and Forecasting GfK Kevin Walsh, pasar China akan terus menjadi penopang pertumbuhan secara global baik dari sisi unit dan nilai penjualan.


"Pertumbuhan penjualan smartphone di Tiongkok tak bisa dilepaskan dari tingginya adopsi konsumen, terutama untuk perangkat dengan layar lebar," ujarnya seperti detikINET kutip dalam keterangan di situsnya, Jumat (20/2/2015).


Sementara lembaga riset IDC melaporkan, Xiaomi bahkan berhasil menggeser posisi Samsung sebagai raja smartphone di China. Keberhasilan ini jelas membuat ponsel China jadi raja di negeri sendiri.


Jika pada tahun 2013 Xiaomi hanya berhasil mendapatkan pangsa pasar 5,3%, di tahun 2014, pangsa pasar Xiaomi justru mengalami peningkatan pesat hingga 12,5%. Di saat bersamaan, pangsa pasar Samsung justru menurun dari 18,7% menjadi 12,1%.


Menurut IDC, kunci dari kesuksesan Xiaomi adalah harga produk yang relatif murah dan penjualan online. Xiaomi dapat menekan harga produk mereka dengan membatasi jenis smartphone yang dikeluarkan dengan harapan satu jenis smartphone dapat bertahan lebih lama di pasar.Next


(rou/rou)

readmore »»  

Membuat Efek Dramatis Asap Hio

Jakarta - Perayaan Imlek di Jakarta kemarin kurang menarik secara visual. Sebab mendung sepanjang hari membuat cahaya matahari nyaris tak ada. Semburat side light atau backlight di antara asap-asap yang membubung dari hio atau dupa menjadi nihil.

Efek dramatis pun sepertinya menurun, tidak seperti di tahun-tahun sebelumnya. Yakni saat lautan batang hio dengan asap mengepul tebal bersinar di timpa matahari.


Mengantisipasi cuaca yang kurang mendukung untuk sesi pemotretan tersebut, trik lama digunakan. Apa itu? Ya, strobist. Yakni berbekal lampu flash yang dilepas dari dudukannya (hot shoe). Lampu ini kemudian ditempatkan bebas sesuai kebutuhan dan dihubungkan dengan trigger (pemicu). Trigger ini tidaklah mahal, mulai pada kisaran Rp 150.000.


Namun, sebelum menggunakan strobist, ada baiknya mengkonfirmasi ke pihak tempat ibadah apakah mengganggu bila ada lampu kilat. Jika dinyatakan tidak ada masalah, memotretpun lebih nyaman dan fokus.


Dalam foto-foto yang dihasilkan di Vihara Dharma Bhakti, Jakarta Barat ini, seting kamera dibuat M alias Manual. Tidak lain untuk mengantisipasi perbedaan ruangan dan intensitas cahaya yang berbeda-beda.


Foto-foto di sini menggunakan diafragma f/8 dengan speed 1/125. Sementara ISO digunakan berbeda. ISO 200 untuk ruangan sempit dan agak terang sementara ISO 400 untuk ruangan temaram dan luas.


Bagaimana menempatkan lampu flash? Tidak lain menyamping atau bahkan backlight. Posisi ini untuk menghasilkan efek semburat matahari pagi dan menonjolkan asap hio dengan maksimal.


Flash bisa ditempatkan di meja atau meminta teman memegangi lampu kilat dengan posisi agak tinggi. Penggunaan lightstand tidak disarankan karena dikhawatirkan mengganggu lalu-lalang orang-orang yang tengah berdoa.


Selanjutnya tinggal menunggu momen yang baik untuk memencet shutter. Bersabarlah hingga memperoleh momen yang paling menarik. Selain itu, utak-atiklah setting ISO-Speed-Diafragma sehingga menghasilkan efek asap hio yang paling oke. Jika perlu, bisa bereksperimen dengan menggonta-ganti white balance.


Hasilnya berupa foto-foto Imlek yang sedikit berbeda dari kebanyakan. Ada permainan lampu dengan dramatis. Penasaran? Bisa dicoba pada perayaan Cap Go Meh yang jatuh di hari ke-15 setelah Imlek.




Backlight dengan lampu flash dipegang oleh teman dengan ketinggian yang sudah dipesan sebelumnya. (Ari Saputra/detikcom)


Sidelight yang membuat semburat cahaya menimpa asap hio dengan maksimal. (Ari Saputra/detikcom)


Backlight dengan cerita yang sama, mengeklpor asap, hio dan pengharapan. (Ari Saputra/detikcom)


Lampu flash ditempatkan rendah dan backlight untuk mengekplore gesture. (Ari Saputra/detikcom)


Variasi gambar dengan sedikit underexposure di komputer. Tampak lampu flash di belakang subjek foto. (Ari Saputra/detikcom)





(Ari/rou)

readmore »»  

Rise of the Tomb Raider Ikut Bangkitkan Veteran Game

Jakarta - Petualangan Lara Croft dalam Rise of the Tomb Raider mendapat perhatian khusus dari Crystal Dynamics. Pasalnya, developer asal San Francisco, AS, itu sampai harus merayu veteran game seperti Tore Blystad agar mau turun gunung.

Bagi yang tidak tahu siapa itu Blystad, pria paruh baya ini dikenal sebagai produser veteran dalam serial game action populer, Hitman. Selama kurang lebih satu dekade Blystad mengabdi pada studio game yang berbasis di Denmark, IO Interactive dan menggarap waralaba Hitman.


Dan di masa-masa terakhirnya, pria berkacamata itu menjabat sebagai Game and Art Director untuk Hitman: Absolution yang rilis di tahun 2012 lalu. Blystad pun merantau dari Denmark ke Amerika Serikat, namun Square Enix selaku pemilik kedua studio game, IO Interactive dan Crystal Dynamincs mengatakan jika Blystad nantinya akan mendapat bayaran yang sama.


Sebagaimana yang diinformasikan, Blystad nantinya akan menjabat sebagai Performance Director dalam proyek Rise of the Tomb Raider.



Dengan bergabungnya Blystad, berarti semakin memperkuat tim Crystal Dynamics dalam menggarap salah satu game yang paling dinanti-nanti itu.


Ya, selain Blystad, Crystal Dynamics dikabarkan telah merekrut Nate Wells sebagai Environment Art Director pada Desember 2014 lalu.



Wells sendiri juga merupakan seorang veteran game yang dikenal lewat karyanya yang mutakhir, The Last of Us. Ia pun pernah bergabung dengan sejumlah proyek game, seperti System Shock 2 dan Thief: The Dark Project.


"Kami sangat gembira memperkerjakan Nate dan Tore. Pengalaman mereka selama bertahun-tahun tentu akan memberikan kualitas dan penghargaan untuk Crystal Dynamics," ujar Head of Western Square Enix studio, Darrel Gallagher dikutip detikINET dari Gamespot, Jumat (20/2/2015). (rou/rou)



readmore »»