Indonesia Jadi 'Motor' Huawei di ASEAN

Shenzhen, China - Bagi Huawei, pasar Asia Pasifik menjanjikan ceruk yang besar bagi penjualan solusi ICT besutannya. Indonesia pun disebut sebagai market potesial bagi performa produsen asal China tersebut.

Dikatakan CT Johnson, Corporate Controller Huawei Technologies, saat ini pangsa pasar di China masih lumayan berkontribusi besar bagi Huawei dengan market share 33,4% di tahun 2012 lalu. Dimana terdapat kenaikan 12,2% secara year on year (YoY).


Sementara untuk kawasan Eropa, Timur Tengah dan Afrika memberikan pertumbuhan sebesar 6,1% YoY dengan kontribusi 35,2%.


"Selain Eropa, Afrika dan Amerika. Kawasan Asia Pasifik juga berkembang cukup pesat, dengan penetrasi cepat dari Indonesia dan Filipina," kata Johnson, dalam acara Huawei Global Analyst Summit, di Intercontinental Hotel, Shenzhen, China, Selasa (22/4/2013).


Sayangnya, dia tidak merinci berapa kontribusi Indonesia bagi Huawei. Dia hanya menyebutkan kawasan Asia Pasifik menyumbang 17% dari pendapatan perusahaan tersebut, dengan kenaikan 7.2% YoY.


"Di masa depan Asia Pasifik juga menjadi bagian penting bagi kami, mengingat penetrasi di sana termasuk cepat," lanjutnya.


Untuk di Asia Pasifik saja, pemasukan Huawei dari kawasan ini membukukan hingga 374 miliar yuan dari sebelumnya di tahun 2011 sebesar 349 miliar yuan. Termasuk tertinggi kedua setelah China.


Sebagai 'rumah' sendiri, China memberikan pemasukan kotor sebesar 736 miliar yuan dari sebelumnya 656 miliar yuan.


Sementara itu, Huawei juga telah memetakan sejumlah strategi demi ambisi mereke memenuhi target di tahun 2017. Dimana dari tiga lini bisnis mereka, yakni carrier networking, enterprise dan consumer, pertumbuhan segmen enterprise tergolong ditarget lebih tinggi.


Di tahun 2012, segmen enterprise mereka hanya menyumbang 5%, dimana di tahun 2017 akan bisa memberikan kontribusi sebesar 15% bagi total pemasukan perusahaan tersebut.


"Sejumlah strategi akan kami lakukan, seperti menggaet 10 ribu karyawan R&D cloud dan 260 data center," tandas Johnson.


(tyo/ash)