'BadNews' Jadi Mimpi Buruk Pengguna Android Terbaru

Jakarta - Kebijakan Play Store yang relatif kendor memang jadi strategi Google untuk mempercepat ekosistem Android. Ironisnya, karena hal ini pula berbagai aplikasi jahat jadi gampang wara-wiri di toko aplikasi Android tersebut.

Alhasil, pengguna jadi diteror ancaman cyber. Seperti yang terjadi pada jutaan perangkat berbasis Android di Rusia, dengan cara mengkloning sejumlah aplikasi buatan developer Rusia, sebuah malware berjuluk BadNews kini tengah menebar teror.


Dilansir Tech Crunch, aplikasi yang kabarnya menginfeksi pengguna melalui 32 aplikasi milik 4 developer asal Rusia ini telah menginfeksi setidaknya 2-9 juta pengguna perangkat berbasis Android di Rusia.


Setelah menginfeksi perangkat pengguna, BadNews akan memberikan notifikasi palsu yang mengharuskan pengguna untuk mendownload sebuah aplikasi yang juga merupakan malware penopang BadNews.


Kemudian, BadNews akan memiliki kemampuan untuk mendaftarkan korban pada sebuah layanan SMS premium atau bahkan lebih buruk lagi, mereset perangkat pengguna.


Dikutip detikINET dari Fudzilla, Senin (22/4/2013), meski Google mengatakan telah mengusir aplikasi berkedok BadNews dari Google Play, namun diduga kuat bahwa malware ini masih bergentayangan untuk menghantui pengguna Android melalui perangkat yang telah terinfeksi.


(ash/ash)