Produsen Jam Tak Gentar Ancaman Smartwatch

Jakarta - Jam tangan pintar diprediksi akan jadi tren baru dunia teknologi. Produsennya saat ini adalah perusahaan elektronik seperti Samsung atau Sony, bukan perusahaan jam tangan konvensional yang selama ini dikenal.

Produsen jam tangan bukannya tak sadar dengan munculnya smartwatch tersebut, yang mungkin saja akan menggerogoti penjualan mereka. Namun demikian, mereka mengaku tidak merasa gentar dan menganggapnya sebagai kesempatan baru.


"Smartwatch justru adalah kesempatan bagi kami," kata Nick Hayek, Chief Executive produsen jam tangan Swatch seperti detikINET kutip dari Reuters, Minggu (12/1/2014).


Ia menyatakan, Swatch punya semua modal untuk memproduksi jam tangan pintar. Namun Nick mengaku Swatch tidak terlalu ambisius untuk menjadi pemain besar di industri smartwatch.


Sepuluh tahun lalu, Swatch pernah berkolaborasi dengan Microsoft memproduksi semacam jam tangan pintar bernama Paparazzi. Jam ini memungkinkan user mengakses berita, horoskop dan sebagainya melalui gelombang radio. Namun ia gagal di pasaran.


Maka tampaknya kali ini, mereka berhati hati dalam menanggapi perkembangan jam tangan pintar yang masih dalam tahap awal pengembangan. Desainnya yang masih biasa saja, harga yang tinggi serta teknologinya yang belum maksimal dinilai menjadi halangan.


Smartwatch juga dinilai bukan ancaman bagi jam tangan kategori premium. Sebab, kategori harga dan sasaran konsumennya berbeda.


(fyk/fyk)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Phablet Android HP Siap Rilis dengan Harga Menggoda

Jakarta - Desas-desus keberadaan phablet atau smartphone berlayar jumbo garapan HP (Hewlett-Packard) akhirnya terungkap. Bahkan disebut phablet ini sudah siap diluncurkan pekan depan. Menariknya, banderolnya dikabarkan terbilang menggoda.

Menyoal spesifikasinya memang masih sangat minim, informasi yang ada masih terbatas pada prosesor quad-core 1 GHz besutan Marvell, ukuran layar 6 inch dengan resolusi HD (1280x720 pixel), dan Android 4.2.2 yang akan diusungnya.


Hal lain mengenai phablet ini seperti disampaikan oleh Direktur Senior HP, Yam Su Yin, adalah keunikan yang bakal disodorkannya.


“Phablet HP dengan keunikannya harus berada dalam permainan (pasar smartphone-red),” ujar Yin, seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Sabtu (11/1/2014). Belum jelas keunikan yang dimaksud,kemungkinan besar berada di sisi aplikasi.


Menariknya, phablet ini ternyata disiapkan HP untuk mengincar konsumen di pasar berkembang seperti Indonesia. Faktor hargapun menjadi perhatian utama.


Sebagai daya pikat phablet HP ini kabarnya siap dibanderol dengan harga yang cukup menggoda yakni USD 200 atau sekitar Rp 2,4 juta. Berminat?


(yud/fyk)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Susahnya Vendor Ponsel China Tembus Amerika

Las Vegas - Vendor ponsel asal China mulai agresif berekspansi di pasar internasional. Namun di beberapa negara, mereka disinyalir menghadapi jalan terjal. Misalnya saja di Amerika Serikat (AS).

Dua tahun ini, tiga vendor China sukses menapak posisi atas produsen ponsel terbesar, yaitu ZTE, Huawei dan Lenovo. Mereka mulai dikenal di banyak negara dan sekarang mencoba peruntungan di Amerika Serikat, salah satu pasar smartphone terbesar di dunia.


Terutama ZTE dan Huawei yang di pameran teknologi Consumer Electronic Show (CES) 2014 di Las Vegas turut ambil bagian. Namun demikian, tidak mudah bagi mereka untuk mengambil hati konsumen AS.


"Adalah sebuah tantangan besar untuk merebut dan meraih pangsa pasar signifikan saat ini," kata Frank Gillet, analis di Forrester Research. Ia menilai vendor ponsel China masih dipersepsikan rendah kualitasnya oleh konsumen AS, mereknya kurang dikenal dan punya isu soal sekuriti.


Melawan penguasa pasar AS seperti Samsung dan Apple, Huawei dan ZTE memang belum ada apa-apanya. Di kuartal III 2013, Apple memiliki pangsa pasar 36,2%, Samsung 32,5%. Sedangkan ZTE dan Huawei masing masing baru 5,7% dan 3%.


Dibandingkan sesama vendor Asia seperti Samsung, HTC atau LG yang sudah lama masuk ke pasar AS, Huawei dan ZTE memang belum begitu dikenal. Terlebih dibandingkan Samsung yang saat ini jadi vendor elektronik Asia paling sukses.


"Ada banyak hal yang harus dilakukan untuk mendekati Samsung dalam hal status, brand dan pangsa pasar di AS. Saat ini memang masih dalam tahap awal bagi mereka," kata Kevin Restivo, analis di IDC yang detikINET kutip dari Reuters, Minggu (12/1/2014).


Huawei dan ZTE pun harus bekerja sangat keras untuk meraih minat konsumen. Terutama meyakinkan operator untuk mau menjual produk mereka, karena kebanyakan smartphone di AS dijual via operator dengan sistem bundling.


(fyk/fyk)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Bill Gates Jadi Orang Paling Dikagumi di Dunia

Jakarta - Bill Gates, pendiri Microsoft, tidak cuma berstatus orang paling kaya di planet bumi. Namun belum lama ini, dia juga menyabet gelar sebagain orang yang paling dikagumi di dunia.

Setidaknya, itulah hasil survei yang dilakukan oleh YouGov pada sekitar 14 ribu responden di berbagai negara. Di antaranya Inggris, Australia, Perancis, Pakistan, China dan Amerika Serikat dan ternyata juga Indonesia.


Dikutip detikINET dari Mirror, Minggu (12/1/2014), salah satu faktor utama yang membuat Bill Gates paling dikagumi adalah kepeduliannya pada masalah sosial.


Sosok dengan ciri khas berkacamata ini memang telah menggelontorkan begitu banyak uang di yayasan kemanusiaannya, Bill & Melinda Gates Foundation. Yayasan ini bergerak di berbagai bidang, misalnya menyumbangkan vaksin malaria di Afrika.


Setelah nama Bill Gates, ada presiden Amerika Serikat Barack Obama di posisi kedua, diikuti oleh Vladimir Putin di tempat ketiga dan Paus Francis di tempat keempat.


Posisi berikutnya manusia paling dikagumi di dunia ditempati berturut turut oleh Sachin Tendulkar, Xi Jinping, Narendra Modi, Warren Buffett, Amitabh Bachchan, dan Abdul Kalam.


(fyk/fyk)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Ponsel Meizu Siap Andalkan Ubuntu

Jakarta - Meski belum resmi diumumkan, teka-teki ponsel yang akan mengandalkan Ubuntu sebagai sistem operasinya telah terungkap. Vendor ponsel Meizu yang lumayan terkenal di China kabarnya siap mengandalkan OS Ubuntu Touch.

Kabar tersebut diperkuat oleh bukti bocoran video yang telah beredar di dunia maya. Ponsel Meizu yang mengusung tipe MX3 tersebut memamerkan sistem operasi Ubuntu Touch yang digunakannya.


Beberapa waktu lalu, pendiri Canonical yang merupakan penggarap Ubuntu, Mark Shuttleworth, memang mengatakan ponsel Ubuntu akan mulai memasuki pasaran tahun ini. Shuttleworth menyebut untuk tahap awal, akan dirilis 3 ponsel Ubuntu dari produsen yang telah cukup dikenal.


Namun belum jelas apakah Meizu yang dimaksud oleh Shuttleworth sebagai produsen yang cukup dikenal tersebut. Paling tidak dengan hadirnya Ubuntu Touch di ranah smartphone semakin memperkaya pilihan platform ponsel pintar selain Android, iOS, Windows Phone, dan BlackBerry 10.


Selain versi Ubuntu, seperti detikINET kutip Phone Arena, Minggu (12/1/2014), ternyata ponsel Meizu MX3 juga masih akan ditawarkan dalam versi Android. Berikut bocoran video ponsel Meizu yang memakai Ubuntu.


(yud/fyk)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Ponsel Meizu Siap Andalkan Ubuntu

Jakarta - Meski belum resmi diumumkan, teka-teki ponsel yang akan mengandalkan Ubuntu sebagai sistem operasinya telah terungkap. Vendor ponsel Meizu yang lumayan terkenal di China kabarnya siap mengandalkan OS Ubuntu Touch.

Kabar tersebut diperkuat oleh bukti bocoran video yang telah beredar di dunia maya. Ponsel Meizu yang mengusung tipe MX3 tersebut memamerkan sistem operasi Ubuntu Touch yang digunakannya.


Beberapa waktu lalu, pendiri Canonical yang merupakan penggarap Ubuntu, Mark Shuttleworth, memang mengatakan ponsel Ubuntu akan mulai memasuki pasaran tahun ini. Shuttleworth menyebut untuk tahap awal, akan dirilis 3 ponsel Ubuntu dari produsen yang telah cukup dikenal.


Namun belum jelas apakah Meizu yang dimaksud oleh Shuttleworth sebagai produsen yang cukup dikenal tersebut. Paling tidak dengan hadirnya Ubuntu Touch di ranah smartphone semakin memperkaya pilihan platform ponsel pintar selain Android, iOS, Windows Phone, dan BlackBerry 10.


Selain versi Ubuntu, seperti detikINET kutip Phone Arena, Minggu (12/1/2014), ternyata ponsel Meizu MX3 juga masih akan ditawarkan dalam versi Android. Berikut bocoran video ponsel Meizu yang memakai Ubuntu.


(yud/fyk)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Duit Bakrie di Path Bisa Hidupi Esia Setahun

Jakarta - Bakrie Global Group telah resmi menanamkan duitnya sebanyak USD 25 juta atau sekitar Rp 304 miliar untuk investasi di jejaring sosial Path. Duit sebanyak itu ternyata hampir setara untuk menghidupi operasional Esia selama setahun.

Presiden Direktur Bakrie Telecom Jastiro Abi pernah mengatakan, belanja modal yang disiapkan untuk menopang operasional layanan telekomunikasi berbasis CDMA itu di 2014 akan berkisar USD 25 juta.


"Bakrie Telecom punya EBITDA sekitar Rp 770 miliar hingga September 2013. Jika belanja modal hanya sekitar Rp 300-an miliar, masih sanggup ditanggung kas internal," ujarnya dalam paparan publik beberapa waktu lalu di Jakarta.


Sinyalemen untuk mendekati Path ternyata juga sudah pernah sedikit disinggung tahun lalu mengingat salah satu strategi Bakrie untuk menggenjot layanan data adalah dengan cara penambahan pelanggan baru dengan program Over the Top (OTT). Namun tak ada yang menyangka, OTT yang dimaksud adalah Path.


"Kami ingin aktif lagi di pasar agar pada 2015 kontribusi layanan data bisa mencapai 50% bagi omzet. Kami juga akan memiliki produk OTT sendiri atau bekerja sama dengan existing OTT. Jika bekerja sama dengan OTT, menggunakan skema revenue sharing," papar Abi.


Tak hanya itu, sinyal lanjutan dari pendekatan Bakrie terhadap Path pun diperlihatkan saat Dave Morin, CEO Path, mendadak hadir di Indonesia dan melakukan wawancara ekslusif dengan tvOne yang notabene juga milik grup Bakrie.


"Ini bagian dari ikhtiar membuat masyarakat Indonesia semakin terkoneksi dan produktif. Mengingat kita salah satu pengguna Path terbesar," ujar Anindya Bakrie, CEO Bakrie melalui akun Twitter @anindyabakrie, Sabtu (11/1/2014).Next


(rou/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Ini Alasan Bakrie Tanam Duit Rp 304 Miliar di Path

Jakarta - Grup Bakrie melakukan investasi dengan menanam modal ke jejaring sosial Path sebesar USD 25 juta atau sekitar Rp 304 miliar. Apa alasan Bakrie mengeluarkan uang sebanyak itu untuk Path?

CEO Bakrie yaitu Anindya Bakrie mengatakan, investasi tersebut adalah bagian dari usaha Grup Bakrie membuat masyarakat Indonesia makin terkoneksi dan produktif.


"Ini bagian dari ikhtiar membuat masyarakat Indonesia semakin terkoneksi dan produktif. Mengingat kita salah satu pengguna Path terbesar," ujar Anindya dalam akun Twitternya @anindyabakrie, Sabtu (11/1/2014).


Anin mengatakan, Grup Bakrie mengajak masyarakat Indonesia termasuk pengusaha muda, ikut dalam perkembangan industri teknologi dan jaringan dunia. "Kami hanya bagian kecil dari banyak investor Path," ujar Anin.


Path mendapat USD 25 juta atau sekitar Rp 304 miliar dari Grup Bakrie Global. Jumlah ini setara dengan 38,5% dari total investasi USD 65 juta yang telah masuk ke jejaring sosial itu sejak 2011.


CEO Path Dave Morin mengkonfirmasi telah merampungkan transaksi setelah menjalin pembicaraan panjang sejak tahun lalu. "Kami berada dalam situasi yang sulit setelah tahun 2013 yang begitu menantang," ujar Dave.


Suntikan dana ini telah membuat Bakrie menjadi salah satu investor terbesar di Path di antara para investor lainnya seperti Greylock Partners, Kleiner Perkins, Index Ventures, Insight Venture Partners, Redpoint Venture Partners, dan First Round Capital.


Path sendiri berturut-turut mulai mendapat suntikan dana dari para pemodal sejak 2011 lalu dengan dana USD 10 juta. Kemudian di tahun berikutnya kembali mendapatkan dana segar USD 30 juta.


Path yang memiliki 23 juta pengguna di seluruh dunia, saat ini diperkirakan memiliki nilai kapitalisasi pasar USD 250 juta atau setara Rp 3 triliun lebih. Di Indonesia, Path lumayan populer. CEO Path Dave Morin bahkan pernah berucap, meskipun pengguna Path di Indonesia hanya 4 juta, namun mendominasi 30% trafik, termasuk yang paling aktif di dunia.


(rou/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Swift Notes! Aplikasi Lokal Jagoan BlackBerry

Jakarta - Developer lokal Bam! Bang! Studio menemukan cara yang lebih mudah bagi pengguna smartphone BlackBerry 10 untuk membuat catatan serta merekam suara menggunakan aplikasi Swift Notes!

Aplikasi ini bisa diperoleh secara gratis melalui BlackBerry World dan memungkinkan pengguna untuk mencatat daftar penting melalui text maupun suara yang kemudian diteruskan kepada keluarga, teman-teman, dan kontak lain yang penting.


Yang menjadikan aplikasi ini unik adalah fitur auto-save. Pengguna tidak perlu khawatir apabila catatan mereka sudah disimpan atau belum. Hanya dengan mengambil foto menu restoran, kartu nama dan label, artinya pengguna bebas dari tumpukkan kertas. Swift Notes! dapat dibagikan melalui BBM, BBM Group, SMS, BBM Channel, Twitter, serta NFC.


Dengan sertifikasi 'Built for BlackBerry', pengembang aplikasi memperoleh kelebihan yaitu aplikasi mereka ditempatkan di dalam kategori khusus di BlackBerry World, sehingga memperoleh kesempatan muncul yang lebih tinggi dalam pencarian.


"Aplikasi dan games dengan sertifikasi 'Built for BlackBerry' memberikan performa yang lancar dan terintegrasi dengan pengalaman yang dapat dinikmati oleh para pengguna," demikian seperti detikINET kutip dari email BlackBerry, Sabtu (11/1/2014).


Saat dijajal, aplikasi ini cukup mudah dalam penggunaannya. Namun sayangnya, attachment foto maupun rekaman audio yang coba ikut disertakan saat mengirimkan email tulisan, masih tak berhasil disematkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, aplikasi ini segera mendapat perbaikan.


(rou/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Duit Bakrie di Path Bisa Hidupi Esia Setahun

Jakarta - Bakrie Global Group telah resmi menanamkan duitnya sebanyak USD 25 juta atau sekitar Rp 304 miliar untuk investasi di jejaring sosial Path. Duit sebanyak itu ternyata hampir setara untuk menghidupi operasional Esia selama setahun.

Presiden Direktur Bakrie Telecom Jastiro Abi pernah mengatakan, belanja modal yang disiapkan untuk menopang operasional layanan telekomunikasi berbasis CDMA itu di 2014 akan berkisar USD 25 juta.


"Bakrie Telecom punya EBITDA sekitar Rp 770 miliar hingga September 2013. Jika belanja modal hanya sekitar Rp 300-an miliar, masih sanggup ditanggung kas internal," ujarnya dalam paparan publik beberapa waktu lalu di Jakarta.


Sinyalemen untuk mendekati Path ternyata juga sudah pernah sedikit disinggung tahun lalu mengingat salah satu strategi Bakrie untuk menggenjot layanan data adalah dengan cara penambahan pelanggan baru dengan program Over the Top (OTT). Namun tak ada yang menyangka, OTT yang dimaksud adalah Path.


"Kami ingin aktif lagi di pasar agar pada 2015 kontribusi layanan data bisa mencapai 50% bagi omzet. Kami juga akan memiliki produk OTT sendiri atau bekerja sama dengan existing OTT. Jika bekerja sama dengan OTT, menggunakan skema revenue sharing," papar Abi.


Tak hanya itu, sinyal lanjutan dari pendekatan Bakrie terhadap Path pun diperlihatkan saat Dave Morin, CEO Path, mendadak hadir di Indonesia dan melakukan wawancara ekslusif dengan tvOne yang notabene juga milik grup Bakrie.


"Ini bagian dari ikhtiar membuat masyarakat Indonesia semakin terkoneksi dan produktif. Mengingat kita salah satu pengguna Path terbesar," ujar Anindya Bakrie, CEO Bakrie melalui akun Twitter @anindyabakrie, Sabtu (11/1/2014).Next


(rou/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Ini Alasan Bakrie Tanam Duit Rp 304 Miliar di Path

Jakarta - Grup Bakrie melakukan investasi dengan menanam modal ke situs jejaring Path senilai USD 25 juta atau sekitar Rp 304 miliar. Apa alasan Bakrie mengeluarkan uang sebanyak itu untuk Path?

CEO Bakrie yaitu Anindya Bakrie mengatakan, investasi tersebut adalah bagian dari usaha Grup Bakrie membuat masyarakat Indonesia makin terkoneksi dan produktif.


"Ini bagian dari ikhtiar membuat masyarakat Indonesia semakin terkoneksi dan produktif. Mengingat kita salah satu pengguna Path terbesar," ujar Anindya dalam akun Twitternya @anindyabakrie, Sabtu (11/1/2014).


Anin mengatakan, Grup Bakrie mengajak masyarakat Indonesia termasuk pengusaha muda, ikut dalam perkembangan industri teknologi dan jaringan dunia. "Kami hanya bagian kecil dari banyak investor Path," ujar Anin.


Path mendapat USD 25 juta atau sekitar Rp 304 miliar dari Grup Bakrie Global. Jumlah ini setara dengan 38,5% dari total investasi USD 65 juta yang telah masuk ke jejaring sosial itu sejak 2011.


CEO Path Dave Morin mengkonfirmasi telah merampungkan transaksi setelah menjalin pembicaraan panjang sejak tahun lalu. "Kami berada dalam situasi yang sulit setelah tahun 2013 yang begitu menantang," ujar Dave.


Suntikan dana ini telah membuat Bakrie menjadi salah satu investor terbesar di Path di antara para investor lainnya seperti Greylock Partners, Kleiner Perkins, Index Ventures, Insight Venture Partners, Redpoint Venture Partners, dan First Round Capital.


Path sendiri berturut-turut mulai mendapat suntikan dana dari para pemodal sejak 2011 lalu dengan dana USD 10 juta. Kemudian di tahun berikutnya kembali mendapatkan dana segar USD 30 juta.


Path yang memiliki 23 juta pengguna di seluruh dunia, saat ini diperkirakan memiliki nilai kapitalisasi pasar USD 250 juta atau setara Rp 3 triliun lebih. Di Indonesia, Path lumayan populer. CEO Path Dave Morin bahkan pernah berucap, meskipun pengguna Path di Indonesia hanya 4 juta, namun mendominasi 30% trafik, termasuk yang paling aktif di dunia.


(rou/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Swift Notes! Aplikasi Lokal Jagoan BlackBerry

Jakarta - Developer lokal Bam! Bang! Studio menemukan cara yang lebih mudah bagi pengguna smartphone BlackBerry 10 untuk membuat catatan serta merekam suara menggunakan aplikasi Swift Notes!

Aplikasi ini bisa diperoleh secara gratis melalui BlackBerry World dan memungkinkan pengguna untuk mencatat daftar penting melalui text maupun suara yang kemudian diteruskan kepada keluarga, teman-teman, dan kontak lain yang penting.


Yang menjadikan aplikasi ini unik adalah fitur auto-save. Pengguna tidak perlu khawatir apabila catatan mereka sudah disimpan atau belum. Hanya dengan mengambil foto menu restoran, kartu nama dan label, artinya pengguna bebas dari tumpukkan kertas. Swift Notes! dapat dibagikan melalui BBM, BBM Group, SMS, BBM Channel, Twitter, serta NFC.


Dengan sertifikasi 'Built for BlackBerry', pengembang aplikasi memperoleh kelebihan yaitu aplikasi mereka ditempatkan di dalam kategori khusus di BlackBerry World, sehingga memperoleh kesempatan muncul yang lebih tinggi dalam pencarian.


"Aplikasi dan games dengan sertifikasi 'Built for BlackBerry' memberikan performa yang lancar dan terintegrasi dengan pengalaman yang dapat dinikmati oleh para pengguna," demikian seperti detikINET kutip dari email BlackBerry, Sabtu (11/1/2014).


Saat dijajal, aplikasi ini cukup mudah dalam penggunaannya. Namun sayangnya, attachment foto maupun rekaman audio yang coba ikut disertakan saat mengirimkan email tulisan, masih tak berhasil disematkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, aplikasi ini segera mendapat perbaikan.


(rou/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Konsep Desain iPad Pro Mulai Bermunculan

Jakarta - Kabar seputar tablet jumbo yang tengah dikerjakan Apple kembali bergulir. Kali ini yang muncul berupa konsep desain. Pembuatnya pun masih sama, komunitas yang menelurkan desain iWatch dan iPhone 6.

Konsep desain iPad yang digadang-gadang bakal mengusung ukuran layar 12,9 inch ini memang ciamik. Desain ramping dengan ketebalan yang masuk kategori slim, sukses menyodorkan kesan elegan khas Apple.


Pembuatnya juga tak luput menyematkan fitur-fitur yang diprediksi bakal hadir pada iPad Pro. Tengok saja penggunaan Touch ID dan dual flash LED milik iPhone 5S di lokasi yang sama. Sayangnya konsep iPad Pro ini tidak menjelaskan dimana fitur Eye Tracking bakal disematkan Apple.


Pun begitu, sejauh ini informasi terkait fitur Eye Tracking tersebut memang masih minim. Namun spekulasi yang beredar menyatakan fitur eye tracking itu memiliki kesamaan dengan fitur smart scroll dan smart pause milik Samsung di Galaxy S4.


Kembali ke konsep iPad Pro, secara keseluruhan desain yang diusungnya memang apik. Namun dengan desain yang terbilang kurang moderat, dapat dikatakan kecil kemungkinannya Apple akan menggunakan desain semacam ini.


Kemungkinan besar iPad Pro bakal mengusung desain yang tidak akan jauh berbeda dengan iPad Air yang telah lebih dulu hadir. Perbedaan mungkin hanya terletak pada tambahan fitur yang tak ditemui pada iPad Air.


Langsung kita simak saja, video yang menggambarkan konsep desain iPad Pro 12,9 inch berikut ini:


(yud/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Penjualan Elektronik di Indonesia Tembus Rp 38,5 Triliun

Jakarta - Gabungan seluruh perusahaan elektronik di Indonesia mencatat penjualan produknya di sepanjang 2013 telah menembus Rp 38,5 triliun atau naik 11% dibanding tahun sebelumnya.

Demikian diungkapkan Ketua Gabungan Perusahaan Elektronik (Gabel) Ali Soebroto Oentaryo. Realisasi tersebut sayangnya masih di bawah target Gabel yang mengharapkan adanya pertumbuhan penjualan sebesar 15%.


Menurut Ali, perlambatan pertumbuhan penjualan terjadi sejak kuartal ketiga 2013 lalu. Salah satu pemicunya adalah pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS sebesar 20%. Hal itu menggerus pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga daya beli masyarakat terpukul.


"Depresiasi rupiah membuat harga jual elektronik impor naik 20%. Harga elektronik lokal juga terdongkrak, karena biaya produksi membengkak sekitar 20%. Sebagian komponen elektronik masih diimpor dengan menggunakan dolar AS," ujarnya seperti dikutip, Sabtu (11/1/2014).


Dijelaskannya, pabrikan elektronik tidak dapat langsung menaikkan harga jual sebesar kenaikan biaya produksi. Kenaikan harga dilakukan secara bertahap untuk menghindari kemerosotan penjualan. Tahap awal, kenaikan harga jual berkisar 2%-3%, kemudian naik lagi 2%-3%.


Ali khawatir, krisis rupiah bisa memicu kebangkrutan industri elektronik. Hal ini bisa terjadi jika pabrikan menahan kenaikan harga jual demi menjaga pertumbuhan pasar.


Selain menaikkan harga jual, pabrikan menyiapkan langkah lain untuk menyiasati efek pelemahan kurs. Salah satunya dengan melansir produk model baru dengan harga baru. Namun, hal ini membutuhkan tambahan investasi.Next


(rou/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Aturan Teknis Data Center Masih Uji Publik

Jakarta - Kementerian Kominfo hingga 14 Januari 2014 masih meminta masukan dari publik terkait aturan teknis yang disiapkan Peraturan Menteri mengenai data center di Indonesia.

"Uji publik Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang Pedoman Teknis Pusat Data masih kami buka hingga 14 Januari 2014," ungkap Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S Dewa Broto, seperti dikutip dalam keterangannya, Sabtu (11/1/2014).


Gatot menjelaskan, pertimbangan utama penyusunan RPM ini adalah kepentingan penegakkan hukum, perlindungan dan penegakkan kedaulatan negara terhadap data warga negaranya, penyelenggara sistem elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di Indonesia.


Salah satu dasar hukum penyusunan RPM ini adalah PP No. 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Pasal 17 dari PP tersebut menyebutkan, Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib memiliki rencana keberlangsungan kegiatan untuk menanggulangi gangguan atau bencana sesuai dengan risiko dari dampak yang ditimbulkannya.


Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Indonesia untuk kepentingan penegakan hukum, perlindungan, dan penegakan kedaulatan negara terhadap data warga negaranya.


Ketentuan lebih lanjut mengenai kewajiban penempatan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur oleh Instansi Pengawas dan Pengatur Sektor terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan setelah berkoordinasi dengan Menteri.


Beberapa hal penting yang diatur dalam RPM ini adalah setiap Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di Indonesia.


Fasilitas infrastruktur yang didesain dan dibangun berdasarkan standar yang sesuai dan praktik terbaik untuk mencapai operasi yang efisien dan andal.


"Perlu diperjelas, bahwa RPM ini lebih bersifat pengaturan teknis dari keberadaan pusat data. Sedangkan ketentuan aspek konten diatur oleh instansi terkait sesuai sektornya setelah berkoordinasi dengan Menteri Kominfo," pungkas Gatot.


(rou/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Microsoft Surface 3 Dipersenjatai Tegra K1

Jakarta - Microsoft mungkin akan menjadi produsen pertama yang mengandalkan prosesor terbaru Nvidia Tegra K1. Memiliki kinerja grafis yang diklaim lebih baik dari PlayStation 3 dan Xbox 360, Tegra K1 bakal ikut mempersenjatai Surface 3.

Kelebihan Tegra K1 terletak pada chip grafis yang diusungnya. Dengan 192 core GPU, Tegra K1 sanggup memuntahkan GPU Horsepower sebesar 365 Gflops. Bandingkan dengan kinerja grafis Xbox 360 yang hanya dapat menyodorkan GPU Horsepower sebesar 240 Gflops dan PS3 yang hanya 192 Gflops.


Meski demikian, kemungkinan besar Surface 3 masih akan menggunakan Tegra K1 yang versi 32 bit. Karena disebutkan Microssoft merencanakan peluncuran Surface 3 sebelum bulan Juli 2014. Sementara Tegra K1 versi 64 bit disampaikan Nvidia baru akan hadir pada akhir tahun.


Selain Surface 3, Microsoft juga dikatakan tengah menggarap Surface Mini. Adapun ukuran layar yang diusungnya antara 7 inch atau 8 inch. Meski mini, resolusi layar yang akan diusungnya telah mengadopsi full HD 1920x1080 pixel.


Seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Sabtu (11/1/2014), adapun prosesor yang akan digunakan oleh Surface Mini adalah Intel Baytrail+. Selain itu, Surface Mini juga akan menawarkan fitur Air Gesture.


(yud/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Konsep Desain iPad Pro Mulai Bermunculan

Jakarta - Kabar seputar tablet jumbo yang tengah dikerjakan Apple kembali bergulir. Kali ini yang muncul berupa konsep desain. Pembuatnya pun masih sama, komunitas yang menelurkan desain iWatch dan iPhone 6.

Konsep desain iPad yang digadang-gadang bakal mengusung ukuran layar 12,9 inch ini memang ciamik. Desain ramping dengan ketebalan yang masuk kategori slim, sukses menyodorkan kesan elegan khas Apple.


Pembuatnya juga tak luput menyematkan fitur-fitur yang diprediksi bakal hadir pada iPad Pro. Tengok saja penggunaan Touch ID dan dual flash LED milik iPhone 5S di lokasi yang sama. Sayangnya konsep iPad Pro ini tidak menjelaskan dimana fitur Eye Tracking bakal disematkan Apple.


Pun begitu, sejauh ini informasi terkait fitur Eye Tracking tersebut memang masih minim. Namun spekulasi yang beredar menyatakan fitur eye tracking itu memiliki kesamaan dengan fitur smart scroll dan smart pause milik Samsung di Galaxy S4.


Kembali ke konsep iPad Pro, secara keseluruhan desain yang diusungnya memang apik. Namun dengan desain yang terbilang kurang moderat, dapat dikatakan kecil kemungkinannya Apple akan menggunakan desain semacam ini.


Kemungkinan besar iPad Pro bakal mengusung desain yang tidak akan jauh berbeda dengan iPad Air yang telah lebih dulu hadir. Perbedaan mungkin hanya terletak pada tambahan fitur yang tak ditemui pada iPad Air.


Langsung kita simak saja, video yang menggambarkan konsep desain iPad Pro 12,9 inch berikut ini:


(yud/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Kontes FotoStop Januari: Arsitektur

Jakarta - 'Arsitektur', inilah tema kontes FotoStop detikINET di bulan Januari 2014. Pilar-pilar bangunan yang kokoh, gedung yang berdiri megah, jembatan, dan berbagai bangunan dengan arsitektur menarik lainnya, mampu menjadi obyek foto yang menggugah emosi.

Di bulan Januari ini, kami pun menantang Anda untuk bisa mengabadikan konstruksi bangunan yang Anda anggap bagus dan mengirimkannya ke link berikut via komputer (dalam versi desktop, bukan versi mobile atau apps).


Anda akan berkesempatan mendapatkan gelar jawara dan berhak membawa pulang hadiah Rp 500.000. Tentunya, foto yang ditampilkan di galeri FotoStop akan dikurasi terlebih dulu.


Ayo, tunggu apa lagi? Hunting dan kirim foto Anda detik ini juga!


(ash/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Penjualan Elektronik di Indonesia Tembus Rp 38,5 Triliun

Jakarta - Gabungan seluruh perusahaan elektronik di Indonesia mencatat penjualan produknya di sepanjang 2013 telah menembus Rp 38,5 triliun atau naik 11% dibanding tahun sebelumnya.

Demikian diungkapkan Ketua Gabungan Perusahaan Elektronik (Gabel) Ali Soebroto Oentaryo. Realisasi tersebut sayangnya masih di bawah target Gabel yang mengharapkan adanya pertumbuhan penjualan sebesar 15%.


Menurut Ali, perlambatan pertumbuhan penjualan terjadi sejak kuartal ketiga 2013 lalu. Salah satu pemicunya adalah pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS sebesar 20%. Hal itu menggerus pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga daya beli masyarakat terpukul.


"Depresiasi rupiah membuat harga jual elektronik impor naik 20%. Harga elektronik lokal juga terdongkrak, karena biaya produksi membengkak sekitar 20%. Sebagian komponen elektronik masih diimpor dengan menggunakan dolar AS," ujarnya seperti dikutip, Sabtu (11/1/2014).


Dijelaskannya, pabrikan elektronik tidak dapat langsung menaikkan harga jual sebesar kenaikan biaya produksi. Kenaikan harga dilakukan secara bertahap untuk menghindari kemerosotan penjualan. Tahap awal, kenaikan harga jual berkisar 2%-3%, kemudian naik lagi 2%-3%.


Ali khawatir, krisis rupiah bisa memicu kebangkrutan industri elektronik. Hal ini bisa terjadi jika pabrikan menahan kenaikan harga jual demi menjaga pertumbuhan pasar.


Selain menaikkan harga jual, pabrikan menyiapkan langkah lain untuk menyiasati efek pelemahan kurs. Salah satunya dengan melansir produk model baru dengan harga baru. Namun, hal ini membutuhkan tambahan investasi.Next


(rou/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Aturan Teknis Data Center Masih Uji Publik

Jakarta - Kementerian Kominfo hingga 14 Januari 2014 masih meminta masukan dari publik terkait aturan teknis yang disiapkan Peraturan Menteri mengenai data center di Indonesia.

"Uji publik Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang Pedoman Teknis Pusat Data masih kami buka hingga 14 Januari 2014," ungkap Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S Dewa Broto, seperti dikutip dalam keterangannya, Sabtu (11/1/2014).


Gatot menjelaskan, pertimbangan utama penyusunan RPM ini adalah kepentingan penegakkan hukum, perlindungan dan penegakkan kedaulatan negara terhadap data warga negaranya, penyelenggara sistem elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di Indonesia.


Salah satu dasar hukum penyusunan RPM ini adalah PP No. 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Pasal 17 dari PP tersebut menyebutkan, Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib memiliki rencana keberlangsungan kegiatan untuk menanggulangi gangguan atau bencana sesuai dengan risiko dari dampak yang ditimbulkannya.


Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Indonesia untuk kepentingan penegakan hukum, perlindungan, dan penegakan kedaulatan negara terhadap data warga negaranya.


Ketentuan lebih lanjut mengenai kewajiban penempatan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur oleh Instansi Pengawas dan Pengatur Sektor terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan setelah berkoordinasi dengan Menteri.


Beberapa hal penting yang diatur dalam RPM ini adalah setiap Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik wajib menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di Indonesia.


Fasilitas infrastruktur yang didesain dan dibangun berdasarkan standar yang sesuai dan praktik terbaik untuk mencapai operasi yang efisien dan andal.


"Perlu diperjelas, bahwa RPM ini lebih bersifat pengaturan teknis dari keberadaan pusat data. Sedangkan ketentuan aspek konten diatur oleh instansi terkait sesuai sektornya setelah berkoordinasi dengan Menteri Kominfo," pungkas Gatot.


(rou/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Microsoft Surface 3 Dipersenjatai Tegra K1

Jakarta - Microsoft mungkin akan menjadi produsen pertama yang mengandalkan prosesor terbaru Nvidia Tegra K1. Memiliki kinerja grafis yang diklaim lebih baik dari PlayStation 3 dan Xbox 360, Tegra K1 bakal ikut mempersenjatai Surface 3.

Kelebihan Tegra K1 terletak pada chip grafis yang diusungnya. Dengan 192 core GPU, Tegra K1 sanggup memuntahkan GPU Horsepower sebesar 365 Gflops. Bandingkan dengan kinerja grafis Xbox 360 yang hanya dapat menyodorkan GPU Horsepower sebesar 240 Gflops dan PS3 yang hanya 192 Gflops.


Meski demikian, kemungkinan besar Surface 3 masih akan menggunakan Tegra K1 yang versi 32 bit. Karena disebutkan Microssoft merencanakan peluncuran Surface 3 sebelum bulan Juli 2014. Sementara Tegra K1 versi 64 bit disampaikan Nvidia baru akan hadir pada akhir tahun.


Selain Surface 3, Microsoft juga dikatakan tengah menggarap Surface Mini. Adapun ukuran layar yang diusungnya antara 7 inch atau 8 inch. Meski mini, resolusi layar yang akan diusungnya telah mengadopsi full HD 1920x1080 pixel.


Seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Sabtu (11/1/2014), adapun prosesor yang akan digunakan oleh Surface Mini adalah Intel Baytrail+. Selain itu, Surface Mini juga akan menawarkan fitur Air Gesture.


(yud/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Kominfo Terbitkan Payung Hukum TV Digital

Jakarta - Menkominfo Tifatul Sembiring telah menandatangani Peraturan Menteri No. 32/2013 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Televisi Secara Digital dan Penyiaran Multipleksing Melalui Sistem Terestrial sebagai pengganti Peraturan Menkominfo No. 22 Tahun 2011.

"Menkominfo menandatangani peraturan menteri tersebut pada 29 Desember setelah melalui proses uji publik pada 10-17 Desember," ungkap Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto, seperti dikutip dari keterangannya, Sabtu (11/1/2013).


Ditambahkannya, Kementerian Kominfo juga telah mengumumkan hasil seleksi lembaga penyiaran penyelenggaran penyiaran multipleksing televisi digital di lima zona pada 30 Juli 2012, dan dilanjutkan dua zona pada 26 April 2013 sesuai Peraturan Menkominfo No. 22/2011.


"Namun pada perkembangannya, regulasi yang mengatur pelaksanaan TV digital itu (Peraturan Menkominfo No. 22/2011) sempat memperoleh gugatan hukum melalui Mahkamah Agung," kata Gatot.


Implikasi keputusan Mahkamah Agung itu, lanjut Gatot, adalah ketiadaan penghentian siaran (switch off) televisi analog ke digital, ketiadaan kelembagaan (Lembaga Penyiaran Penyelenggara Penyiaran Multipleksing), dan ketiadaan zona baru.


Namun, keputusan MA itu tidak bersifat retroaktif. Artinya hasil seleksi lembaga penyiaran penyelenggara penyiaran multipleksing yang sudah berlangsung tetap berlaku dan tidak membatalkan proses migrasi teknologi sistem televisi analog ke sistem televisi digital.


Pertimbangan proses migrasi teknologi sistem televisi digital ke analog yang tetap membutuhkan payung hukum dan pembatalan Peraturan Menkominfo No. 22/ 2011 itu yang kemudian melatarbelakangi terbitnya Peraturan Menkominfo No. 32/2013.Next


(rou/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Kelamaan Pelototi Gadget, Mata Kita dalam Bahaya

Jakarta - Waktu rata-rata yang dihabiskan seseorang di depan perangkat elektronik seperti ponsel, tablet, layar komputer, maupun layar televisi adalah sembilan jam per hari.

Demikian laporan terbaru Vision Council, sebuah asosiasi perdagangan nirlaba. Laporan ini tampaknya sepele, tapi jangan salah, hal itu justru bisa menyebabkan ketegangan pada mata dan masalah penglihatan lainnya.


Para peneliti yang melakukan survei pada lebih dari 7.000 orang, menemukan bahwa waktu yang dihabiskan di depan gadget atau layar televisi terus meningkat untuk anak-anak dan orang dewasa.


Dalam setahun, jumlah orang yang mengaku menghabiskan 10 jam per hari pada perangkat elektronik naik sebesar 4%. Hampir 70% orang dewasa di Amerika Serikat mengalami ketegangan mata sebagai akibat dari meningkatnya penggunaan perangkat elektronik.


"Orang dewasa berusia 18 sampai 34 tahun merasakan ketegangan mata pada tingkat yang lebih tinggi (45%) daripada rekan-rekan mereka yang lebih tua," ujar para peneliti dalam sebuah laporan, seperti dikutip Everyday Health, Sabtu (11/1/2014).


Douglas Lazzaro, MD, profesor dan ketua di Departemen Ophthalmology di SUNY Downstate Hospital di Brooklyn, New York mengatakan, terus-menerus menatap layar dapat menyebabkan sejumlah masalah.


Disebutkan olehnya, semakin lama Anda melihat layar komputer, ketegangan mata cenderung semakin meningkat dan dapat menyebabkan sakit kepala.Next


(rou/rou)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

BlackBerry Dapat Suntikan Dana Rp 3 Triliun

Jakarta - BlackBerry baru saja mendapatkan suntikan dana segar dari Fairfax Financial Holdings senilai USD 250 juta atau setara Rp 3 triliun melalui pembelian surat utang.

Seperti detikINET kutip dari Reuters, Sabtu (11/1/2014), pembelian obligasi ini merupakan bagian dari pembelian surat utang Blackberry senilai USD 1 miliar yang pernah diumumkan sebelumnya.


Fairfax juga sebelumnya sudah membeli sebagian utang itu senilai USD 250 juta. Sedangkan perusahaan pendukung lain seperti badan pengelola investasi Qatar, Brookfield Asset Management, and Markel Corp, Canso Investment Counsel sudah membeli total USD 300 juta.


Dengan persetujuan itu Fairfax akan menggandakan kepemilikan utangnya di BlackBerry. Fairfax saat ini memiliki 9,9% saham BlackBerry sehingga menjadikannya sebagai pemegang saham terbesar.


Vendor smartphone asal Kanada ini bisa memanfaatkan suntikan dana tersebut untuk memperbaiki kinerja dan mengembalikan daya saingnya di industri smartphone. Seperti diketahui, BlackBerry merugi USD 2,6 miliar dalam dua kuartal dan pangsa pasarnya hanya tersisa 1% secara global.


CEO BlackBerry John Chen menegaskan, perusahaan asal Kanada ini akan terus berjuang untuk bisa selamat dari kesulitan keuangan, salah satunya dengan menggenjot pasar korporasi.


BlackBerry juga akan membagi perangkat atas dua segmen yakni retail dan korporasi. Untuk perangkat smartphone retail khusus emerging market, semua proses produksi, manufaktur, hingga inventory akan dipercayakan pada Foxconn. Salah satunya BlackBerry Jakarta.


BlackBerry sendiri akan fokus untuk memproduksi handset BlackBerry untuk pasar enterprise. Ponsel ini nantinya akan tetap mengusung keyboard fisik. Berbeda dengan yang diproduksi Foxconn, yang hanya mengandalkan layar sentuh dan berbanderol di bawah USD 200.


(rou/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»