Dianggap Gagal, CEO Groupon Dipecat




Andrew Mason (Guardian)


Chicago - Situs daily deals Groupon pekan ini harus tega melengserkan sang CEO Andrew Mason. Sebagai gantinya, dua direktur dikerahkan untuk memperjuangkan kondisi finansial Groupon.

Dalam email kepada seluruh karyawan, Mason mengutarakan pemecatan dirinya. Dia menyadari, kepemimpinannya di Groupon kurang begitu baik. Sejumlah kerugian seperti merosotnya pendapatan dan harga saham Groupon juga diungkapkannya dalam email tersebut.


Dilansir NPR dan dikutip detikINET, Jumat (1/3/2013), November silam Groupon dan Mason dipaksa merespons cepat keadaan ini. Jika gagal, Mason sudah diwanti-wanti akan kehilangan pekerjaannya.


Saat gonjang ganjing tersebut, spekulasi pemecatan Mason pun kian menyeruak. Nama-nama yang potensial menggantikan Mason mulai terdengar. Kini, dewan redaksi kabarnya tengah mencari pengganti Mason secara permanen. Untuk sekarang, Executive Chairman Eric Lefkofsky dan Vice Chairman Ted Leonsis akan berbagi tugas yang ditinggalkan Mason.


Lengsernya pria berusia 32 tahun ini disambut gembira para investor. Beberapa saat setelah berita pemecatannya beredar, saham Groupon naik 8 persen di angka USD 4,70.


( rns / ash )


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!