CEO BlackBerry Frustasi Soal Pembocor Informasi

Jakarta - Bocoran informasi dan spekulasi yang beredar bisa menguntungkan, namun ada kalanya merugikan vendor. BlackBerry mungkin salah satu vendor yang sering merasa dirugikan. Gerah, CEO BlackBerry John Chen pun turun tangan.

Dalam postingan terbaru di blognya, Chen mengatakan jika mereka masih terus mengumbar rahasia perusahaan, BlackBerry akan mengambil tindakan hukum untuk meredamnya.


Disebutkan Chen, informasi seperti bocoran spesifikasi perangkat, foto-foto gadget sebelum perilisan dan rahasia dagang lainnya, kerap digunakan untuk memancing antusiasme terhadap produk sebelum resmi diluncurkan.


Seperti dilansir Tech Times, Kamis (27/3/2014), Chen menuding para pembocor informasi telah berbohong dan berpura-pura menjadi pejabat tingkat tinggi perusahaan demi mendapat informasi rahasia dari BlackBerry.


"Salah satu hal paling membuat frustrasi bagi kami semua di BlackBerry adalah ketika proyek penting dan rahasia dilaporkan di media sebelum kami siap mendiskusikannya," tulis Chen.


Dirinya memahami bagaimana antusiasnya para penggemar BlackBerry ingin mengetahui produk baru. Namun dikatakannya, dia lebih memilih mengekspresikan kesenangan dan antisipasi situasi tersebut dengan cara lain.


Dia mengingatkan kepada para pembocor rahasia untuk berpikir dua kali menyasar BlackBerry, karena perusahaannya saat ini sedang berjuang untuk memulihkan keadaan.


"Kami bisa mengambil tindakan hukum pada pihak yang mencuri informasi rahasia mengenai produk BlackBerry dan mempublikasikannya. Orang-orang ini berbohong memposisikan diri sebagai karyawan salah satu operator mitra kami untuk mendapatkan akses ke informasi perusahaan kami," ujarnya.


(rns/ash)