Volume Penyebaran SIM Card Turun 5%

Jakarta - Lembaga SIMalliance yang mewakili 86% pasar SIM global melaporkan volume pengapalan kartu SIM mencapai 4,2 miliar unit di 2013 lalu. Angka ini menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 4,6 miliar.

Kemungkinan besar, total SIM card yang tersebar di seluruh dunia pada 2013 lalu mencapai 4,85 miliar unit, sedikit berkurang dibanding 2012 lalu yang mencapai 5,1 miliar unit.


Pengurangan sebesar 5% ini dikarenakan menurunnya pengapalan kartu SIM untuk segmen menengah bawah di Asia, khususnya di India menyusul adanya regulasi di negara tersebut yang mengharuskan setiap SIM card yang digunakan konsumen harus terdata dan teridentifikasi secara resmi.


Namun begitu, di belahan benua lain, volume pengapalan kartu SIM menunjukkan pertumbuhan year-on-year secara signifikan. Jepang atau Korea misalnya, yang mengalami kenaikan pengapalan sebesar 19%, atau Amerika dan Asia Timur Tengah yang masing-masing naik sebesar 11% dan 10%.


"Meski pengapalan SIM card di 2013 terpengaruh oleh regulasi prabayar di beberapa negara di Asia, terutama di Asia, namun gambaran secara global menunjukkan Asia mengalami peningkatan pasar sebanyak 7%," ujar Frederic Vasnier, Chairman SIMalliance, seperti detikINET kutip Cellular News, Rabu (30/4/2014).


Faktor pertumbuhan yang utama di Jepang, Korea dan Amerika diperkirakan karena naiknya permintaan akan sim high-end berteknologi NFC dan LTE. Secara global, pengapalan SIM berteknologi NFC mengalami peningkatan year-on-year sebesar 159% menjadi 78 juta unit. Pasar terbesar adalah Jepang dan Korea dengan total 37 juta unit pengapalan, sementara Amerika Utara hanya 24 juta unit di 2013 lalu.


Total pengapalan ponsel ber-NFC mencapai 124 juta dalam tiga tahun terakhir ini. Riset IHS Technology mengungkapkan, di 2013 total pengapalan ponsel NFC mencapai 275 juta secara global, dan pada 2014 nanti akan meningkat lagi sebanyak 50% menjadi 416 juta. Sementara itu, Berg Insight mengestimasi sebanyak 53% perangkat ponsel ber-NFC diprediksi akan semakin siap digunakan secara luas pada 2017 nanti.


Kartu SIM LTE secara global meningkat di 2013 sebesar 103% menjadi 126 juta. Dipicu oleh semakin besarnya kebutuhan di Amerika, Asia dan Eropa. Amerika Utara masih memimpin pasar SIM LTE dengan 65 juta unit pengapalan di 2013, diikuti oleh Jepang dan Korea sebanyak 27 juta dan China sebesar 10 juta.


Perpindahan teknologi ke arah LTE dan jaringan 4G di seluruh dunia akan menjadi kunci pertumbuhan industri SIM card sepanjang 2014 ini, seiring dengan tergantikannya SIM card jenis lama.


(rou/rou)