Phablet Mulai Ancam Eksistensi Tablet

Jakarta - Munculnya tablet seperti iPad atau Galaxy Tab mampu menggerus keberadaan PC. Kini roda tengah berputar, penjualaan tablet mulai menurun yang salah satunya karena kehadiran ponset tablet atau phablet.

Bukti bahwa kehadiran phablet menjadi ancaman bagi eksistensi tablet adalah pengapalan perangkat tersebut yang mulai landai sepanjang kuartal pertama tahun ini. Menurut data IDC, di triwulan pertama 2014, pengiriman tablet sudah mencapai angka 50,4 juta.


Volume pengapalan tersebut tentu mengalami penurunan hingga 35.7% bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, yang memang kebanyakan meningkat karena bertepatan libur Natal dan Tahun Baru.


Dikutip detikINET dari Marketwatch, Jumat (2/5/2014), untungnya jumlah pengapalan itu masih mengalami kenaikan 3,9% dari periode yang sama tahun lalu. IDC mengatakan lesunya pengiriman tablet sinyal tantangan bagi industri di tahun ini.


"Munculnya ponsel layar besar dan konsumen tablet adalah orang yang mempunyai waktu lama menggunakan tablet adalah beberapa dari lesunya pengiriman tablet ini," kata Wakil Presiden IDC Tom Mainelli.


IDC juga mencatat bahwa tablet berbasis Android menguasai dua pertiga dari pasar tablet di seluruh dunia. Namun, Apple melalui iPad masih menjadi nomor satu di industri ini dengan penjualan 16,4 juta unit dan menguasai market share 32,5%..


Sedikit catatan, kendati Apple terus menempati posisi teratas, IDC mengatakan pengirimannya juga mengalami penurunan 16,1% dibandingkan kuartal sebelumnya, yang saat itu mengirimkan 19.5 juta iPad.


Sementara itu, iPad tetap berada di posisi kedua dengan 11,2 juta pengiriman dan menguasai 22,3% dari market share. Apple harus waspada, karena dengan angka itu pengiriman Samsung justru naik 32% dibandingkan tahun lalu.


(tyo/rou)