Potensi Bisnis Data Center Besar, Indosat Pilih Bali

Bali - Pemilihan Bali sebagai lokasi data center Indosat pertama di luar pulau Jawa bukannya tanpa alasan, pulau Dewata ini diyakini menjanjikan pertumbuhan bisnis yang sangat positif ke depannya.

Hal ini diungkapkan Fadzri Sentosa, Direktur & Chief Wholesale Enterprise

Indosat di sela-sela acara peluncuran data center Indosat di Bali. Selain

itu, menurutnya lokasi data center di wilayah lokal juga bakal menguntungkan perusahaan yang ada di Bali.


"Keuntungan data center Indosat di Bali adalah lokasinya yang berada

di wilayah lokal. Korporasi yang memanfaatkannya akan mendapatkan koneksi yang lebih cepat dibandingkan data center yang berlokasi di luar Bali," ujar Fadzri Sentosa, Direktur & Chief Wholesale Enterprise Indosat.


Di samping itu, untuk konektivitas menuju pulau Jawa dan jaringan global, Indosat mengandalkan serat optik yang dikombinasikan dengan frekuensi microwave.


Data center Indosat di Bali sendiri merupakan data center keenam yang dirilis anak usaha Ooredeoo itu. Adapun 5 data center sebelumnya berlokasi di Jakarta dan Jawa Barat. Indosat sendiri menargetkan layanan data

center miliknya mencapai 10 ribu meter persegi.


Di Bali, dari 500 meter persegi luas data center yang direncanakan Indosat, baru sekitar 55 meter persegi yang siap digunakan. Angka itu yakni baru 12 meter persegi yang telah efektif digunakan oleh pelanggannya.


Sementara itu data center Indosat yang berlokasi di Jatiluhur, Purwakarta, kini telah memiliki luas lebih dari 1000 meter persegi. "(Data center jatiluhur) direncanakan mencapai 3000 meter persegi," pungkas Fadzri.


(yud/rns)