'Dompet Digital' Bisa Jadi Alternatif Kartu Kredit

Jakarta - Transaksi perdagangan online alias e commerce mulai marak di Indonesia. Tahun 2012 lalu berdasarkan data dari Mark Plus, 3,7 juta orang Indonesia pernah melakukan transaksi online.

Namun di Tanah Air, transaksi online kebanyakan tidak menggunakan kartu kredit karena penetrasinya yang masih rendah. Metode transfer bank atau cash on delivery (COD) masih menjadi favorit.


Padahal menurut Dhenu Wiarsandi selaku Senior Manager perusahaan Doku, transaksi melalui kartu kredit lebih mudah dan nyaman. Itulah yang melatarbelakangi Doku menghadirkan metode pembayaran Doku Wallet, bekerja sama dengan BNI.


"Pengalaman memakai Doku Wallet mirip dengan kartu kredit. Transaksi bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja selama ada akses internet," paparnya.


Tidak hanya nasabah Bank BNI, pengguna bank lain pun bisa juga menggunakan Doku Wallet. Seperti apa fungsinya?


Doku Wallet fungsinya mirip dengan dompet, namun dalam bentuk virtual. Pengguna bisa mengisinya dengan nominal tertentu via ATM atau SMS banking dan digunakan melakukan transaksi pembayaran di berbagai merchant yang bekerja sama dengan Doku.


Saat ini sudah ada ratusan merchant tempat belanja online Doku Wallet termasuk Electronic Solution, The Harvest, First Media ataupun blandja.com. Ke depan, akan ditambahkan lagi jumlah merchant-nya.


"Tidak ada saldo minimal yang diberlakukan dan tidak ada charge biaya," imbuh Dhenu. Sedangkan jumlah pengisian maksimal hingga Rp 5 juta. Pendaftaran layanan ini dapat dilakukan di dokuwallet.com.


(fyk/tyo)