Meski Gagal Ikut Tender di Myanmar, Saham Telkom Tetap Ceria

Jakarta - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) gagal ikut tender internasional pengembangan proyek telekomunikasi di Myanmar. Meski demikian, saham Telkom di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap ceria.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (12/4/2013), saham TLKM naik 200 poin (+1,82%) ke level Rp 11.200 per lembar. Sebanyak 13.994 lot sahamnya ditransaksikan 710 kali dengan nilai Rp 77,9 miliar.


Posisi sahamnya itu merupakan level tertinggi hari ini. Sahamnya sama sekali tidak sempat melemah hari ini, posisi terendahnya ada di Rp 11.050 per lembar.


Telkom gagal ikut tender USD 2 miliar atau Rp 19 triliun itu di tahap prakualifikasi. Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, Telkom belum memiliki pengalaman seperti perusahaan telekomunikasi seperti di negara-negara lain.


"Karena kita belum punya pengalaman seperti mereka," kata Dahlan.


Seperti diberitakan sebelumnya, dari 91 proposal awal yang masuk ke komite seleksi, Telkom yang sempat menggandeng operator lokal Myanmar Telecom, masih mampu melaju hingga babak prakualifikasi tahap pertama yang meloloskan 23 peserta.


Namun sayangnya, Telkom kandas tereliminasi ketika masuk ke babak evaluasi. Nama besar Telkom di Indonesia ternyata belum mampu berbicara banyak di kancah internasional jika dibandingkan nama-nama besar yang kita kenal, seperti SingTel, Axiata, dan Qatar Telecom.


(ang/rns)