Saham Apple Terpeleset Akibat Aksi Ambil Untung

Jakarta - Pasar saham Wall Street menutup perdagangan dengan mixed. Indeks S&P 500 terseret koreksi saham Apple, tapi Dow Jones berhasil cetak rekor baru.

Aksi ambil untung terjadi di saham Apple setelah naik cukup tinggi. Sahamnya jatuh 2,6% ke level USD 98,66 per lembar. Sejak awal tahun ini sahamnya masih melesat 16,6%


Dow Jones didorong penguatan saham-saham konsumer di antaranya McDonald's yang menanjak 3,9% ke level USD 98,66 per lembar.


"Banyak saham-saham yang berpotensi kena profit taking bagi para pemain jangka pendek, terutama saham-saham berkapitalisasi besar," kata Rick Meckler, presiden direktur LibertyView Capital Management di Jersey City, New Jersey, seperti dikutip Reuters, Kamis (26/2/2015).


Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 15,38 poin (0,08%) ke level 18.224,57, sebuah rekor baru. Indeks S&P 500 kehilangan 1,62 poin (0,08%) ke level 2.113,86 dan Indeks Komposit Nasdaq menipis 0,99 poin (0,02%) ke level 4.967,14.


(ang/rou)