Cyrus Rilis Android Glory Jelly Bean

Jakarta - Cyrus merilis smartphone Android ketiganya, Glory, setelah lebih dulu memasarkan seri Apple dan Cherry. Kembali dibundling dengan Telkomsel, handset dual SIM dengan OS Jelly Bean 4.2.2 ini ditargetkan terjual 80 ribu unit hingga akhir tahun.

"Kami memilih Telkomsel karena memiliki pelanggan, jaringan, dan distribusi paling besar di Indonesia. Strategi ini cukup aman," kata Budiasto Kusuma, Chief Marketing Officer PT Mitra Komunika Nusantara selaku pemilik brand Cyrus, Jumat (19/7/2013).


Smartphone yang ditujukan bagi kalangan pengguna pemula ini dilengkapi dengan sejumlah fitur seperti kamera 5 MP, prosesor 1 GHz dual core, jaringan 3G HSPA+ 21 Mbps, serta layar 4 inch capacitive multi touch.


General Manager Device Bundling and Customization Telkomsel, Arief Pradetya menambahkan, pihaknya memberikan bonus hingga 800 MB per bulan selama setahun untuk ponsel ini.


"Sebab rata-rata pengguna Android Telkomsel memiliki data usage hingga 600 MB per bulan," ujarnya. Ponsel ini sendiri dipasarkan seharga Rp 1,2 juta atau Rp 999 ribu untuk promo pre-order.


Untuk memperkuat penjualan, Cyrus juga fokus menggunakan modern channel seperti toko buku Gramedia dan Carrefour, serta online channel di Lazada, Dinomarket, dan Bhinneka.


Telkomsel menargetkan penjualan bundling satu juta unit dari Cyrus untuk semua perangkat, yakni tablet, modem, dan smartphone. Saat ini Telkomsel memiliki sekitar 125 juta pelanggan, dengan 18 juta di antaranya adalah pengguna smartphone.


"Kolaborasi antara Telkomsel dan Cyrus Glory dengan paket bundling Simpati ini kami harapkan semakin memberikan variasi serta solusi pilihan bagi pelanggan dalam menikmati digital lifestyle," kata Arief.


Sementara Cyrus sendiri tahun menargetkan penjualan 100 ribu smartphone dan 300 ribu komputer tablet. Sementara penjualan modem ditargetkan sebanyak 20 ribu unit per bulan.


Menurut Budianto, target ini akan dicapai dengan menyediakan tiga model smartphone dan empat komputer tablet dalam enam bulan ke depan. Komputer tablet berkontribusi 75% terhadap penjualan Cyrus, sisanya 25% terbagi dengan produk smartphone dan modem.


"Kontribusi smartphone masih kecil, sebab kami baru masuk ke pasar tersebut awal tahun ini. Cyrus masuk ke segmen pasar bawah dan menengah bawah," ujarnya.


Data dari riset Growth for Knowledge (GfK), saat ini pasar smartphone tumbuh 44% di Indonesia. Riset tersebut ikut mendorong Cyrus untuk coba agresif memasarkan smartphone di tanah air.


"Kami peduli terhadap lima basic needs konsumen di pasar low end, antara lain kebutuhan prosesor dual core, sistem operasi terbaru, kamera, cara setting data, dan dual SIM card," kata Budianto.


(rou/rou)