Operator di Rusia Ogah Jualan iPhone

Moskow - Dengan berbagai alasan, beberapa operator mulai menghentikan penjualan iPhone. Salah satu operator besar di Rusia, Vimpelcom, menyatakan tidak akan lagi menjual model baru iPhone.

Dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (18/7/2013), Vimpelcom mengakhiri negosiasi dengan Apple terkait penjualan iPhone pada bulan ini. Vimpelcom kabarnya tidak mau memenuhi tuntutan Apple yang terlalu tinggi.


Media Financial Times menyebutkan pula, operator di Rusia yang lain yakni MTS dan Megafon telah menghentikan penjualan iPhone. Perwakilan MTS menjelaskan kontrak untuk menjual iPhone sudah berakhir September 2012.


MTS pun tidak menjual iPhone 5. Namun mereka masih menjual model lama iPhone yang masih ada di dalam stok.


Apple memang biasanya meminta persyaratan ketat bagi operator yang ingin menjual iPhone, seperti subsidi harga dan kampanye marketing. Padahal regulasi di Rusia tidak mengizinkan subsidi sehingga harga iPhone di sana terlalu tinggi.


Apple saat ini mempunyai pangsa pasar 4,5% di Rusia. Mereka masih tetap bisa menjual iPhone di sana melalui toko resale.


Sebelumnya, operator terbesar Jepang NTT DoCoMo keukeuh tidak menawarkan iPhone sampai saat ini. Rupanya mereka merasa iPhone tidak cocok dengan ekosistem layanan yang telah dibangunnya.


DoCoMo memang menjual smartphone yang dikustomisasi dengan berbagai layanan sendiri, misalnya layanan sharing foto online. Sedangkan iPhone sulit dikustomisasai dan operator harus banyak tunduk dengan keinginan Apple


(fyk/rns)