Fujitsu M10 Ukir Rekor

Jakarta - Fujitsu M10-4S yang beroperasi pada Oracle Database 11g berhasil mencetak rekor dunia hasil uji tolok ukur aplikasi berstandar 'SAP Sales and Distribution' (SAP SD) dua tingkat. Mereka berhasil meraih sebanyak 153.000 pengguna SAP SD Benchmark.

Fujitsu M10 -- di Jepang dipasarkan dengan nama SPARC M10 -- juga membukukan rekor dunia sebelumnya untuk pengujian tolok ukur untuk performa aritmatika integer (SPECint_rate2006), performa aritmatika floating-point (SPECfp_rate2006), serta performa akses memori (STREAM Triad).


Hasil pengujian tolok ukur tersebut dikatakan Fujitsu menjadi pengakuan dunia bahwa paduan dari Fujitsu M10 dengan Oracle Database mampu menghasilkan performa untuk ragam aplikasi vital sebagai penunjang utama kelangsungan bisnis, termasuk aplikasi SAP ERP.


Pengujian tolok ukur aplikasi berstandar SAP SD dua tingkat yang beroperasi pada paket peningkat ke-5 SAP untuk SAP ERP 6.0 diklaim mampu menghitung jumlah pengguna sesuai simulasi yang telah berhasil mengakses sistem, serta mampu menerima respons dalam kurun waktu 1 detik secara simultan.


Uji tolok ukur tersebut meliputi berbagai macam tugas yang khas seperti pada sistem enterprise resource planning (ERP) di dunia nyata. Selain itu, pengujian tolok ukur tersebut menjadi gambaran tingkat performa secara praktis yang mampu diraih melalui penerapan ragam aplikasi vital penunjang bisnis.


Fujitsu M10-4S dengan prosesor 40 SPARC64X mencetak rekor dunia untuk pengujian tolok ukur aplikasi terstandar SAP SD dua tingkat yang beroperasi pada 'Oracle Database 11g Release 2 Enterprise' serta jauh mengungguli hasil yang diraih oleh peringkat kedua dengan selisih lebih dari 20%.


Melalui fitur core-level CPU Activation dan arsitektur building block, Fujitsu M10-4S dapat menyesuaikan diri secara dinamis dengan tingkat pertumbuhan bisnis pelanggan, baik untuk sistem tingkat-pemula berukuran 4U empat-core, hingga untuk sistem berskala besar dengan level performa terbaik peraih rekor dunia.


Melalui proses penyesuaian yang unik tersebut, server Fujitsu M10 diklaim mampu mendukung pengguna dalam melakukan optimalisasi biaya total kepemilikan/total cost of ownership (TCO).


(ash/eno)