Katrol Revenue, Acer Genjot Smartphone dan Tablet

Jakarta - Dengan ikut terjun di persaingan smartphone dan tablet, Acer berharap bisa menggenjot revenue. Jika tahun ini kedua jenis produk tersebut menyumbang pendapatan 10%, maka tahun depan diharapkan bisa meningkat tiga kali lipat.

Hal ini disampaikan Jason Lim, President Director Acer Indonesia saat dijumpai di bilangan Jakarta Pusat, Kamis (25/7/2013). "Rencana naik 30% tahun untuk smartphone dan tablet. Caranya setiap kuartal kita shipping produk baru. Kita masih investasu di notebook, tapi mau nambah tablet sama smartphone, kita bangun pasar baru di situ," tukasnya.


Strategi tersebut agaknya merupakan respons terhadap sejumlah laporan yang menyebutkan bahwa pengapalan PC di seluruh dunia mengalami penurunan. Acer sendiri dikenal sebagai pemimpin di bisnis tersebut.


"PC market di dunia saya rasa berubah secara sehat karena dulu kalau pakai internet, Anda harus menggunakan komputer, tapi sekarang banyak pilihan. Tablet atau smartphone. Makanya kita meluncurkan banyak produk. Untuk notebook, perangkat hybrid, termasuk untuk tablet dan ponsel baru," papar Jason.


Adapun di kuartal ini, Acer memiliki senjata baru di kategori phablet yakni Acer Liquid S1 yang dibekali layar 5.7 inch. Piranti ini dibekali kamera 8MP dengan LED flash, prosesor quad-core 1,5 GHz, RAM 1GB, dan OS Android Jelly Bean 4.2. Jason mengatakan, produk yang dirilis pada bulan Juni ini akan siap dijual di Indonesia pada Agustus mendatang.


"Kita banderol dengan keyboard, jadi pengguna dapat menggunakannya sebagai tablet atau notebook," lanjutnya, mengenai tablet di seri Iconia W3 tersebut.


"Ada 1 lagi A1, quad core tablet 8 inch, biasanya banyak yang pakai 7 inch, tapi kita pakai 8 inch," imbuh Jason.


Jason memaparkan beberapa keunggulan seri Acer Iconia A1 adalah di performa prosesor quad core dan daya tahan baterai yang diklaim lama yakni sekitar 9 jam.


Tablet yang sudah mendukung jaringan 3G dan dibekali layar IPS ini bakal menyambangi pasar Indonesia sekitar bulan Agustus dengan label harga Rp 2,899 juta.

(sha/ash)