UKM Semakin Sering Diincar Penjahat Cyber

Jakarta - Serangan penjahat cyber terhadap pelaku industri kecil dan menengah (UKM) tidak bisa dianggap enteng, malah jumlahnya semakin meningkat per kuartalnya. Demikian hasil laporan terbaru dari Symantec.

UKM terus menjadi segmen pasar sasaran untuk penjahat cyber. Rasio tertinggi serangan phising Juni 2013 diidentifikasi dalam email yang dikirim ke organisasi UKM menunjukkan 1 dari setiap 325 email diblokir sebagai phising scam, dibandingkan dengan 1 dalam setiap 293 email selama tahun 2012.


Dikutip detikINET dari keterangan resminya, Sabtu (3/8/2013), temuan lain dari Symantec menunjukkan serangan phising yang menipu organisasi keuangan, termasuk bank, menyumbang 69% dari phising scam pada bulan Juni.


Ini mencakup berbagai informasi dan data pribadi yang dapat digunakan untuk penipuan identitas dan pencurian rincian keuangan yang dapat dengan cepat diubah menjadi uang dalam jumlah besar.


Symantec Intelligence Report terbaru juga menemukan jumlah total kerentanan pada semester pertama tahun 2013 naik sebesar 16% dibandingkan dengan periode waktu yang sama pada tahun 2012.


Sementara, jumlah kerentanan zero day yang ditemukan pada semester pertama tahun 2013 telah mencapai total 12, dibandingkan dengan 14 yang ditemukan di sepanjang tahun 2012.


(tyo/yud)