Intel Tuding Ada Mafia di Balik GTA V

Jakarta - Hingga kini Rockstar belum memberi kepastian soal kemungkinan Grand Theft Auto (GTA) V untuk PC. Intel menduga ada pihak yang sengaja menjaga ekslusifitas game tersebut di konsol.

GTA V sudah beberapa pekan bisa dinikmati para gamer konsol, Xbox 360 dan juga PlayStation 3. Sedangkan pengguna PC hanya bisa berharap sembari membuat petisi agar game tersebut juga bisa dimainkan pada komputer.


Ini memang bukanlah yang pertama Rockstar menganaktirikan gamer PC, sebelumnya GTA IV juga sempat tertunda beberapa lama sebelum akhirnya dirilis untuk komputer dengan kualitas grafis yang lebih baik.


Fenomena ini ditanggapi oleh Intel. Chris R. Silva, Director of Marketing Intel menuding ada pihak yang memang sengaja menghadang kehadiran GTA V di PC.


"Seseorang sudah membayar mahal untuk menjaga agar game tersebut tetap eksklusif," tuding Silva, seperti dikutip detikINET dari VGA347, Rabu (9/10/2013).


Pun begitu Silva tetap percaya bahwa kelak GTA V akan dirilis untuk PC, karena tak mungkin Rockstar tidak mempertimbangkan industri game di komputer yang nilainya mencapai puluhan miliar dolar setiap tahun.


"Saya yakin GTA V tidak akan lama eksklusif di konsol," tandas Silva.


GTA V memang menjadi salah satu game yang paling dinanti, tak heran jika di hari perdananya banyak gamer yang langsung memburu game tersebut.


Dalam situs resminya, Rockstar menuliskan angka penjualan GTA V yang sehari tembus USD 800 juta, ini berarti sudah bisa menutupi ongkos produksinya yang 'hanya' memakan USD 266 juta.


(eno/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!