Mau Jualan Online, Pilih Mal atau Pasar?

Jakarta - Dari sebuah bisnis keluarga kecil-kecilan, Rumah Fashion kini menjelma jadi bisnis dengan lebih dari 10 karyawan hanya dalam waktu kurang dari satu tahun. Toko online yang menjual fashion dan aksesoris perempuan ini telah menjadi andalan bagi Mulyono Xu.

Alih-alih mendirikan toko sendiri di ranah Internet, Mulyono memilih 'membangun' tokonya di marketplace Rakuten Belanja Online (RBO), perusahaan asal Jepang yang merambah pasar Indonesia pada 2011 yang lalu. "Tidak sulit bagi saya mengambil keputusan karena reputasi Rakuten," kata dia.


RBO, yang sering pula disebut mal online, menawarkan model bisnis B2B2C (business to business to consumer). Model bisnis ini mengkombinasikan Business to Business (B2B) dan Business to Consumer (B2C). Ada pula model bisnis C2C alias consumer to consumer. Artinya, banyak tempat untuk memulai bisnis online, dari mulai yang berskala mal sampai pasar.


Dengan model bisnis B2B2C, RBO telah menaungi lebih dari 35 ribu merchant dengan total produk mencapai 70 juta. Kebanyakan toko online di RBO adalah kelompok usaha kecil dan menengah yang melihat peluang berbisnis di dunia maya.


Pemain lain di lahan yang digeluti RBO adalah Tokopedia dan Blibli. Tokopedia mengklaim dirinya sebagai platform 'asli buatan Indonesia'. “Kami ingin mengulang kisah sukses Alibaba di Indonesia,” kata William Tanuwijaya, CEO Tokopedia.


Sementara model bisnis B2C diramaikan antara lain oleh Zalora dan Lazada, mal online yang mengkhususkan diri pada produk-produk fashion.


Model bisnis yang paling populer berdasarkan trafiknya adalah C2C yang bak pasar karena penuh dengan penjual yang buka lapak. Pemainnya antara lain Tokobagus.com dan forum Kaskus. Tokobagus yang bermarkas di Bali menyediakan halamannya bagi perusahaan maupun pribadi untuk beriklan. Ada yang gratis, ada pula yang berbayar.


Agar berbeda dengan pesaingnya, Tokobagus melakukan verifikasi bagi para member maupun pemasang iklannya dengan mengirimkan kode verifikasi ke alamat rumah mereka. Cara ini, kata mereka, akan menjamin transaksi yang lebih aman karena pengiklan dan alamatnya telah terverifikasi.


(DES/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!