4G LTE Smartfren Komersil Paruh 2015

Jakarta - Smartfren tengah siap-siap berpindah frekuensi 1.900 MHz ke 2,3 GHz agar bisa melangkah lebih maju dengan teknologi baru seluler 4G berbasis TDD Long Term Evolution (LTE).

"Sejak tahun ini kami sedang upayakan agar LTE bisa disegerakan. Mungkin pertengahan tahun 2015 kami sudah bisa mengkomersialkannya," kata Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim, di Jakarta, Kamis (25/9/2014).


Djoko juga menambahkan, sudah sejak beberapa waktu lalu, Smartfren membuka tender bagi vendor untuk membangun infrastruktur TDD LTE mereka. Dan bulan depan, Oktober, ada kemungkinan sudah bisa diumumkan pemenangnya.


"Ada ZTE, Samsung, Huawei dan Nokia Network yang ikut tender. Secepatnya kita akan umumkan pemenangnya," tambahnya.


Seperti diketahui, Smartfren yang tadinya hanya mempunyai lima kanal di 2 x 6,875 Mhz saat beroperasi di 1.900 Mhz akan mendapatkan frekuensi lebih lebar, 30 MHz di 2,3 Ghz. Anak usaha grup Sinar Mas ini membutuhkan dana Rp 10 triliun untuk membangun infrastruktur 4G LTE.


Terkait perpindahan, Smartfren mengaku sudah siap melakukan migrasi yang ditarget harus kelar pada Desember 2016. Djoko mengatakan ada 100 ribu dari 12 juta pelangganya yang terkena dampak, namun mereka siap memberikan kompensasi secara bertahap.


(rou/rou)