BlackBerry Gagal Dijual, Ini Penyebabnya!

Jakarta - Satu persatu tabir kegagalan penjualan BlackBerry pun terungkap. Vendor ponsel kebanggaan Kanada itu ternyata tak mau hanya menjual sebagian perusahaan. Mereka maunya jual semua divisi sekaligus.

Rencana penjualan BlackBerry memang bisa dibilang gagal total. Fairfax Financial Holding yang rencananya mau memboyong perusahaan itu tak mampu menyediakan uang USD 4,7 miliar.


Kabarnya, tak ada bank yang berani ambil risiko meminjami Fairfax untuk sebuah perusahaan yang bisnisnya tengah di ujung tanduk. Imbasnya, CEO BlackBerry saat itu, Thorsten Heins pun harus rela angkat kaki karena dianggap gagal.


Didepaknya Heins, seperti detikINET kutip dari laporan Reuters, Minggu (10/11/2013), bisa jadi ada kaitannya dengan rencana dewan direksi yang terlalu ngotot untuk menjual seluruh perusahaan sekaligus.


Langkah ini nyatanya memang kurang efektif dan membuat mundur sederet peminatnya. Pasalnya, perusahaan yang berminat untuk membeli BlackBerry, kebanyakan hanya ingin mengambil alih sebagian divisinya saja.


Misalnya saja, Microsoft dan Apple, yang menunjukkan minat untuk paten soal keyboard Qwerty BlackBerry yang memang terkenal keunggulannya. Namun sayangnya, minat itu bertepuk sebelah tangan. BlackBerry tahu persis apa yang menjadi nilai jualnya.


Tak mau rugi jual sepotong-sepotong, perusahaan yang dulunya bernama Research In Motion (RIM) itu, ingin semua divisinya ikut diborong kalau memang ada yang berani beli. Termasuk divisi handset, perangkat lunak, server, intelektual properti, dan tentu saja, para pegawainya.


Nasi sudah menjadi bubur. BlackBerry batal dijual, CEO pun diganti. Masa depan BlackBerry pun masih jadi pertanyaan setelah mendapuk John Chen, mantan CEO Sybase, yang tak punya pengalaman sama sekali di bisnis device.


Namun, pengalaman Chen yang cukup sukses di bisnis software bisa jadi modal berharga untuk membawa BlackBerry kembali dalam persaingan melawan iOS dan Android. Suntikan dana USD 1 miliar dari Fairfax pun jadi pertaruhan terakhir sebelum BlackBerry bangkrut kehabisan uang.


Artikel Terkait:

-. Mengapa BlackBerry Turun Pamor?

-. BlackBerry & Nokia, Mantan Raja yang Merana

-. 5 Kesalahan Fatal BlackBerry

-. BlackBerry Dicela, BlackBerry Dibela?





(rou/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!