Bill Gates Pelan-pelan 'Ceraikan' Microsoft

Jakarta - Status Bill Gates selaku pemegang saham individual terbesar di Microsoft sudah disalip Steve Ballmer, mantan CEO Microsoft. Bukan tidak mungkin, saham Bill di perusahaan yang didirikannya itu akan habis sepenuhnya dalam waktu yang relatif tidak lama lagi.

Bill yang mendirikan Microsoft bersama Paul Allen di tahun 1975, secara rutin menjual 20 juta saham tiap kuartal dalam 12 tahun terakhir. Jika ia terus melakukan skema penjualan tersebut, Gates diproyeksi tidak akan memiliki sedikitpun saham Microsoft dalam empat tahun ke depan.


Menurut dokumen U.S. Securities and Exchange Commission, Gates saat ini memiliki 330 juta saham Microsoft, kalah sedikit dari Steve Ballmer yang menguasai 333 juta saham. Baik Gates dan Ballmer memiliki masing-masing sekitar 4% dari total saham Microsoft.


Pada penjualan perdana saham Microsoft tahun 1986, Gates mempunyai 49% saham yang membuatnya menjadi miliarder. Dengan pertumbuhan bisnis Microsoft yang pesat, pria berkacamata itu menjadi orang terkaya di dunia tidak lama kemudian.


Sampai saat inipun, pundi pundi kekayaan Bill Gates masih begitu banyak. Menurut penelitian terakhir dari majalah Forbes, harta total Bill Gates diestimasi USD 77 miliar yang kembali menjadikannya orang terkaya sejagat.


Gates berhenti jadi CEO Microsoft pada tahun 2000 digantikan Ballmer. Jabatan CEO kemudian beralih pada pria kelahiran India, Satya Nadella, baru baru ini. Sedangkan Gates masih menduduki posisi di dewan direksi Microsoft. Demikian seperti dikutip detikINET dari Reuters, Senin (5/5/2014).


(fyk/rou)