Berburu Esek-esek Digaji Rp 368 Juta, Tertarik?

Shanghai - Masih maraknya konten pornografi membuat perusahaan internet di China memunculkan ide baru. Yaitu membuka lowongan pekerjaan khusus untuk berburu material esek-esek yang bertebaran di dunia maya.

Dikutip detikINET dari Shanghaiist, Senin (5/4/2014), lowongan tersebut rupanya sangat diminati. Lebih dari 4.000 orang telah mendaftarkan diri sejak lowongan dibuka pada pertengahan April lalu.


Lowongan dibuka oleh beberapa perusahaan internet China seperti Baidu, Tencent, dan Kingsoft. Belakangan, pemerintah China memang semakin ketat memberlakukan sensor pornografi, bahkan tidak segan memblokir layanan tertentu jika kedapatan melakukan pelanggaran.


Konten yang dikategorikan mesum oleh pemerintah China semakin banyak jumlahnya. Pasalnya, foto gadis muda atau wanita dengan kaos seksi atau bikini pun dianggap tidak pantas. Bahkan karakter video game yang dinilai mesum pun bisa disensor.


Itulah alasan dibukanya lowongan kerja pemburu konten porno. Kesempatan kerja itu terbuka bagi pria dan wanita usia 20 sampai 35 tahun. Mereka bertugas mengidentifikasi konten porno dan melaporkannya secepat mungkin.


Saat ini, dari 4.000 kandidat yang sudah mendaftar, telah dipilih 100 orang yang lolos seleksi tahap awal dan masuk ke tahap wawancara. Jika diterima, gaji yang didapat sekitar 200 ribu yuan setahun. Jika dirupiahkan kisarannya Rp 368 juta setahun atau Rp 30,6 juta per bulan. Lumayan menggiurkan.

(fyk/rou)