BBM, Line, Whatsapp Berebut Tahta Penguasa Messaging

Jakarta - BlackBerry Messenger (BBM) memang sangat populer di Indonesia, namun kalau bicara pasar global, aplikasi instant messaging andalan BlackBerry ini ternyata belum seberapa dibandingkan Line atau WhatsApp.

John Chen, CEO BlackBerry mengungkapkan, pengguna aplikasi BBM saat ini telah mencapai 113 juta dengan 85 juta pengguna aktif tiap bulannya. Menurutnya, angka ini cukup positif dan menjanjikan, apalagi sejak dibuka lintas platform.


Selain hadir di platform BlackBerry, iOS, dan Android, BBM juga akan hadir di Windows Phone dalam waktu dekat. “Kami akan membawa BBM ke Windows Phone di kuartal kedua. Aplikasi ini akan masuk ke Nokia X,” katanya seperti detikINET kutip TechCrunch, Kamis (3/4/2014).


Dengan pesatnya pertumbuhan jumlah pengguna lintas platform, BBM juga akan jadi andalan dari perusahaan asal Ontario, Kanada ini untuk mendulang uang, khususnya lewat BBM Shop yang akan menjual stiker seperti instant messaging lainnya.


“Kami akan terus mengembangkan BBM seperti membuka BBM shop, memperkuat platform di segmen korporasi, dan menggelar BBM Payment. Fokus utama BlackBerry sekarang adalah kembali untung, tanpa bergerak sebagai perusahaan yang memiliki profitabilitas, susah berkompetisi,” tutur Chen, realistis.


Sejauh ini, BlackBerry mencatat sudah ada sekitar 500 ribu brand yang memanfaatkan BBM channel untuk sosialisasi merek produknya. Namun demikian, upaya BlackBerry harus lebih keras lagi jika masih berambisi jadi raja messaging, mengingat Line dan WhatsApp sudah jauh di depan.


Line dan Whatsapp sendiri makin kinclong dari hari ke hari. Hal itu jelas terlihat dari laporan terakhir yang dipublikasikan kedua aplikasi instant messaging tersebut di akhir kuartal pertama 2014 ini.Next


(rou/ash)