Demi 5 Juta Pelanggan Flexi, Telkom Rogoh Rp 1,9 Triliun

Jakarta - Duit sebanyak Rp 1,9 triliun disiapkan oleh Telkom untuk memindahkan lima juta pelanggan Flexi yang masih tersisa agar bisa segera migrasi ke layanan Telkomsel.

Demikian diungkap Indra Utoyo, Direktur Innovation & Strategic Portfolio Telkom saat ditemui seusai jadi pembicara dalam Talk Show IndoTelko Forum di Jakarta, Rabu (10/9/2014).


"Dana yang kami siapkan kira-kira sekitar Rp 1,9 triliun. Paling besar untuk migrasi infrastruktur, termasuk mempercepat biaya sewa menara milik Flexi. Itu saja menyerap dana sekitar Rp 1 triliun," ungkapnya.


Menurutnya, untuk migrasi Flexi terdapat beberapa isu yang harus dituntaskan Telkom terlebih dahulu, yakni masalah pelanggan, penggunaan frekuensi, sewa menara, dan alat produksi.


"Masing-masing itu solusinya berbeda. Kami punya jadwal migrasi ini maksimal bisa 15 bulan, soalnnya harus koordinasi dengan operator lain untuk masalah penempatan, tetapi kita maunya lebih cepat. Enam bulan selesai," paparnya.


Dijelaskannya, untuk isu pelanggan, nantinya pemilik nomor Flexi akan dipindahkan ke Telkomsel dengan merek Kartu AS Flexi.


"Kita tingkatkan kualitas layanan setara seluler dengan tarif menarik. Kompensasi bagi pelanggan pun sudah disiapkan. Kita lihat performa ARPU (average pevenue per user) tiga bulan belakangan nantinya," kata Indra.Next


(rou/ash)