Human Error Dominasi Biang Kerok Insiden IT

Jakarta - Lantaran sistem sudah terkomputerisasi tak lantas insiden IT tak pernah lagi terjadi. Insiden itu pastinya bakal tetap ada, dan penyebab terbanyak berasal lantaran human error.

Menurut riset yang dimiliki penyedia layanan ICT Dimension Data, hanya 16% dari 91.000 insiden layanan IT yang terhubung dengan pusat layanan milik Dimension Data di tahun 2013 terkait dengan perangkat itu sendiri.


Sementara 84% lainnya terkait dengan hal-hal yang tidak berkaitan dengan masalah perangkat seperti kesalahan manusia, kegagalan telekomunikasi dan masalah lingkungan.


Kategori penyebab terbesar dari insiden layanan TI adalah karena kesalahan manusia, dengan hampir sepertiga dari jumlah insiden dengan rincian kesalahan konfigurasi 6% ditambah 26% kesalahan manusia lainnya yang berpotensi untuk dihindari.


Berdasarkan hasil penelitian tahunan yang dilakukan oleh Dimension Data yang berjudul Network Barometer Report, statistik tersebut mengkhawatirkan karena sebagian besar insiden berada di luar kendali penyedia layanan, dan harus diselesaikan oleh organisasi itu sendiri.


Penelitian ini diambil dari 91.000 insiden layanan IT untuk jaringan IT perusahaan yang menjadi klien Dimension Data. Selain itu, Dimension Data juga melakukan 288 pengujian teknologi terhadap 74.000 perangkat teknologi dalam organisasi dari berbagai ukuran dan berbagai sektor industri di 32 negara.


Kegagalan yang disebabkan faktor telekomunikasi atau wide area network (WAN), tercatat sebagai penyebab kedua terbesar sebanyak 22%.


Hal ini memang sudah diperkirakan mengingat kompleksitas pemeliharaan dan pengelolaan berbagai komponen berbeda yang berada di jaringan telekomunikasi yang terpisah secara geografis.


Faktor ketiga penyebab sering terjadinya insiden layanan IT adalah masalah lingkungan fisik seperti kehilangan daya, kerusakan AC, masalah pengendalian suhu, dan banyak lagi. Hal-hal ini tercatat sebanyak 15% dari seluruh insiden.


Di posisi keempat adalah masalah yang terkait dengan sebanyak 14% dari seluruh insiden terkait dengan hardware. Selain itu 2% dari insiden terkait dengan software bug. Ini menunjukkan bahwa hanya 16% dari seluruh insiden layanan yang berada dalam kontrak penyediaan perangkat.


"Data terbaru ini memberitahu kita bahwa insiden layanan ini tidak terkait dengan perangkat dan berada di luar lingkup kontrak pemeliharaan. Oleh karena itu insiden-insiden tersebut perlu ditangani dan diselesaikan oleh sumber daya internal perusahaan itu sendiri," ujar Yudi Hamka, Presiden Direktur Dimension Data Indonesia, dalam keterangannya, Sabtu (13/9/2014).


(ash/ash)