Film Kontroversial Sony Pictures Laris Manis di Torrent

Jakarta - Setelah berbagai aral yang menghalangi Sony Pictures untuk menayangkan 'The Interview', mereka akhirnya memilih untuk membuat film kontroversial tersebut tersedia secara online.

Selain ditonton secara berbayar, tentu versi bajakan dari film ini juga beredar secara luas. Uniknya, 'The Interview' versi bajakan tersebut bukan berasal dari si hacker yang meretas jaringan komputer Sony Pictures.


File tersebut berasal dari pengguna berbayar dari situs streaming film resmi milik Sony yang bisa dengan mudah merekam film tersebut dan menyebarkannya menggunakan jejaring Torrent.


Hanya dalam waktu 24 jam setelah file film tersebut beredar di Torrent, seperti dilansir dari The Verge, Sabtu (27/12/2014), tercatat sudah diunduh sebanyak 900 ribu kali.


Selain tersedia di 300 bioskop di Amerika Serikat, 'The Interview' juga tersedia melalui empat layanan streaming film berbayar, Google Play, SeeTheInterview.com, Xbox Video, dan YouTube Movies. Khusus untuk YouTube, film tersebut kini ada di pemuncak daftar PopularRight Now, setelah dirilis pada Rabu (24/12/2014).


Sebelumnya memang sempat beredar kabar bahwa Sony Pictures tak jadi merilis 'The Interview' ke pasaran. Penyebabnya tak lain adalah ancaman dari kelompok hacker yang bernama Guardian of Peace (GOP).


GOP mengancam bahwa mereka akan merilis semua informasi rahasia milik Sony yang mereka miliki. Itu akan mereka lakukan jika Sony tak menghapus semua hal yang berkaitan dengan The Inverview.


Kelompok hacker tersebut, menurut Federal Bureau of Investigation (FBI) adalah kelompok hacker yang berasal dari Korea Utara. Sebelumnya Korea Utara telah menolak tuduhan mengenai keterlibatan mereka dalam insiden peretasan tersebut.


(asj/asj)