Sekilas memang mirip dengan psychopat, tapi psychopaty merupakan jenis kelainan yang agak berbeda. Psychopat kerap identik dengan orang yang mengalami gangguan jiwa, sedangkan Psychopaty lebih ke gangguan kepribadian.
Mengutip dari psychopaty.org, pengidap psychopaty biasanya suka mengeksploitasi orang, ceroboh, rendahnya kontrol diri, dan kurang empati terhadap orang lain.
Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Ohio itu melibatkan 800 orang pria yang hobi mengakses media sosial. Yang mana menurut Jesse Fox, kepala penelitian tersebut, selain suka meng-upload foto selfie, pria-pria tersebut juga senang menghabiskan waktu mengedit agar foto selfienya agar terlihat lebih narsis.
“Tapi bagian paling menariknya adalah mereka juga mendapat poin tinggi soal kepribadian yang anti sosial, psychopaty, dan terlalu self-objectification,” ujar Fox, seperti detikINET kutip dari Ubergizmo, Senin (12/1/2015).
Pun begitu, Fox mengatakan tak semua pria yang ikut penelitiannya punya hasil yang sama. Tercatat ada dua pria yang dianggap normal karena hanya menonjol di sisi narsismenya. Lantas bagaimana dengan Anda?
(yud/ash)
